This Author published in this journals
All Journal Farmaka
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS KECOMBRANG (Etlingera elatior) dan KUNYIT (Curcuma longa L) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DAN ANTIINFLAMASI WENNI H.P PAKPAHAN; Dika Paramita Destiani
Farmaka Vol 16, No 3 (2018): Suplemen (September)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2859.04 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i3.17746

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang mampu menetralisir potensi kerusakan yng disebabkan oleh radikal bebas, sedangkan antiinflamasi merupakan senyawa yang dapat menekan inflamasi yang disebabkan oleh stress oksidatif berlebih. Penggunaan antioksidan dan antiinflamasi secara sintesis sudah umum digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit degeneratif, namun memberikan efek samping pada penggunanya. Sehingga dikembangkan antioksidan dan antiinflamasi alami yang berasal dari tumbuhan. Studi kali ini membahas efektifitas dari tumbuhan kecombrang dan kunyit yang dibandingkan dengan antioksidan dan antiinflamasi sintesis berdasarkan hasil riview dari beberapa jurnal penelitian. Efektivitas antioksidan yang paling baik ditunjukkan oleh kecombrang pada bagian daunnya dibanding kunyit, vitamin A dan vitamin C. Sedangkan efektivitas anti-inflamasi yang baik ditunjukkan oleh rimpang kunyit dengan kurkumin sebagai senyawa fitokimia yang berperan penting.Kata Kunci : Antioksidan, Antiinflamasi, Kecombrang, Kunyit