This Author published in this journals
All Journal Farmaka
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kitosan sebagai Eksipien dalam Sistem Penghantaran Obat Baru HISBAN HAMID ARIFKI; NADYA NURUL ZAMAN; WENNI HARTATI P. PAKPAHAN; KATARINA SILALAHI; INDAH PERTIWI; NASRUL WATHONI
Farmaka Vol 16, No 3 (2018): Suplemen (September)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.028 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i3.17781

Abstract

Teknologi di bidang farmasi terus berkembang, salah satunya saat ini dikembangkan  formulasi sediaan obat dengan teknologi Novel Drug Delivery System yang dapat memaksimalkan proses penghantaran obat. Tujuan pembuatan artikel review ini memberikan gambaran tentang kitosan sebagai eksipien alami yang digunakan dalam sistem penghantaran obat baru. Kitosan sebagai polimer alami memiliki sifat biokompatibilitas, biodegradabilitas, relatif murah, non-toksisitas, alergenisitas rendah sehingga banyak dipilih sebagai zat eksipien dalam sediaan NDDS. Metode yang telah banyak digunakan yaitu menjadikan kitosan dan zat aktif ke dalam bentuk microsphere dan nanocomposites, namun pemilihan metode sangat bergantung kepada sifat fisikokimia zat aktif yang digunakan. Saat ini, penggunaan kitosan sebagai eksipien NDDS sangat berperan penting dalam meningkatkan bioavaibilitas obat di dalam tubuh dalam periode tertentu agar tercapai efek terapi yang maksimal.
KARAKTERISTIK DAN MANFAAT TUMBUHAN PISANG DI INDONESIA : Review Artikel HISBAN HAMID ARIFKI; Melisa Intan Barliana
Farmaka Vol 16, No 3 (2018): Suplemen (September)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.085 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i3.17605

Abstract

Pisang merupakan buah yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Buah ini menjadi konsumsi sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi harian. Indonesia memiliki kurang lebih 200 jenis pisang yang tersebar di seluruh penjuru pulau. Beberapa pisang yang sering dikonsumsi orang indonesia antara lain pisang ambon (Musa paradisiaca S.), pisang tanduk (Musa paradisiaca fa. Corniculata.) dan pisang tongka langit (Musa troglodytarum L.). Banyak masyarakat tidak tahu manfaat buah pisang secara farmakologis karena minimnya sosialisasi kepada masyarakat terkait manfaat pisang. Hal ini membuat masyarakat cenderung lebih memilih untuk sekedar memakan buahnya saja.. Manfaat pisang yang sering dikonsumsi ini harus dianalisis lebih lanjut guna memberikan edukasi kepada masyarakat. Berdasarkan studi literatur dari hasil penelitian terdahulu didapatkan kesimpulan bahwa pisang memiliki banyak sekali manfaat dan khasiat diluar daging buah yang sering dikonsumsi.