Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN HEAT SHOCK PROTEIN 90 (HSP90) DENGAN RADIONUKLIDA 64Cu, 18F, dan 89Zr UNTUK KANKER OVARIUM : REVIEW JURNAL Rusydina Sabila; Danni Ramdhani
Farmaka Vol 18, No 1 (2020): Farmaka (Januari)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.016 KB) | DOI: 10.24198/jf.v18i1.22398

Abstract

Kanker ovarium adalah penyebab utama kelima kematian terkait kanker pada wanita. Pada sel-sel kanker terjadi peningkatan aktivitas HSP90, sehingga penargetan molekular dijadikan konsep utama dalam pengobatan kanker dan penghambat Hsp90 disarankan sebagai obat antikanker yang menjanjikan. Penargetan molekular dapat menggunakan radioisotop cuprum-64 (t1/2 = 12,7 jam), flourin-18 (t1/2 = 110 menit) dan zirkonium-89 (t1/2 = 3,71 hari). Tujuan dilakukannya review ini adalah untuk mengetahui radiotracers yang dapat digunakan untuk pencitraan kanker ovarium dengan inhibitor HSP90.
ANALISIS PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN BERBASIS RASIO PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA SEBELUM, SAAT DAN PASCA COVID 19 Rusydina Sabila; Siti Samsiah; Agustiawan
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2025): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan rasio keuangan perusahaan di sektor telekomunikasi sebelum, selama, dan setelah COVID-19. Sampel penelitian ini berjumlah sembilan perusahaan dan data sekunder yang digunakan bersumber dari situs Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis non-parametrik dengan metode Kruskall Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio keuangan perusahaan telekomunikasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sebelum, selama, dan setelah COVID-19.