Gusti Ayu Rai S.R.
Program Studi Farmasi Universitas Malahayati

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENETAPAN KADAR KALSIUM PADA IKAN TERI BASAH DAN IKAN TERI KERING YANG DIJUAL DI PASAR SMEP BANDAR LAMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN KOMPLEKSOMETRI Gusti Ayu Rai S.R.; Nofita N
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 3 (2018): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v3i3.2806

Abstract

Ikan teri adalah sekelompo ikan laut kecil Famili Engraulidae. Kalsium yangterdapat pada ikan teri dapat memenuhi kebutuhan kalsium yang bekerja samadengan laktosa dan vitamin D untuk pembentuk masa tulang karena dikonsumsidengan tulangnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar kalsium yang terkandung dalam ikan teri nasi basah dan ikan teri nasi kering yang di jual di pasar SMEP Bandar Lampung. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif yaitu dengan menggunakan metode titrasi Kompleksometri. Sampel ikan teri nasi basah dan ikan teri nasi kering yang telah diabukan dititrasi dengan menggunakan Na2EDTA sebagai pentiternya dan menggunakan indicator murexid menghasilkan titik akhir berwarna ungu. Hasi Ipenelitian menunjukkan kadar kalsium pada 3 sampel ikan teri nasi basah dan ikan teri nasi kering yaitu sampel A = 1,06 %, sampel B = 1,24 % dan sampel C = 1,08 % dan kadar kalsium pada 3 ikan teri nasi kering (asin) sampel A = 2,58 %, sampel B = 2,33% dan sampel C = 2,56 %. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapatnya perbedaan antara kadarĀ  kalsium pada ikan teri nasi basah dan ikan teri nasi kering. Hal ini disebabkan oleh factor kadar air yang terkandung didalam sampel, karena kadar air dapat membawa kalsium sehingga semakin sedikit kadar air yang terdapat didalam sampel maka semakin tinggi kadar kalsium yang terdapat didalam ikan nasi basah dan ikan nasi kering.Kata kunci: Ikan teri nasi basah dan kering, kalsium, kompleksometri.
PENETAPAN KADAR SIKLAMAT PADA MINUMAN SERBUK RASA JERUK YANG DIJUAL DI MINI MARKET RAJA BASA BANDAR LAMPUNG SECARA GRAVIMETRI Gusti Ayu Rai S.R.; Syaifuloh S
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v3i2.2787

Abstract

Minuman serbuk bisa diartikan sebagai produk pangan yang berbentuk butiranserbuk atau tepung yang penggunanya mudah larut dalam air dingin dan air panas.Dalam proses pembuatan minuman serbuk, salah satu pemanis sintetis yang seringditambahkan produsen adalah siklamat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikadar sikamat pada minuman serbuk rasa jeruk memenuhi Permenkes RI No.722/Menkes/Per/IX/88 yaitu 3 g/kg perbahan. Sampel siklamat yang digunakan untuk penelitian yaitu dari minuman serbuk rasa jeruk yang dijual di mini market Raja Basa Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah metode gravimetri secara kualitatif dan kuantitatif. Untuk kualitatif gravimetri yaitu siklamat pada suasana asam akan diuraikan oleh NaNO,, dan dengan penambahan BaCl, akan membentuk BaSO, yang berwarna putih, dimana adanya endapan putih menunjukkan bahwa_ sampel mengandung siklamat. Kuantitatif gravimetri dimana adanya endapan putih yang terbentuk setara dengan kadar siklamat dalam sampel. Hasil uji kualitatif terhadap 4 (empat) sampel terdapat semua sampel positif mengandung siklamat. Hasil uji kuantitatif kadar rata-rata siklamat dalam minuman serbuk terhadap 4 (empat) sampel yaitu A = 2,807 g/kg B = 6,4561 g/kg C = 6,7368 g/kg D = 12,3508 g/kg.Dari hasil yang diperoleh 4 (empat) sampel menunjukan bahwa kadar siklamatpada minuman serbuk hanya 1 (satu) sampel memenuhi persyaratan Permenkes RINo. 722/MenKes/Per/IX/88 tentang batasan penggunaan bahan tambahan panganuntuk minuman ringan yaitu tidak melebihi 3 g/kg perbahan.Kata kunci : minuman serbuk, siklamat, gravimetric
PENETAPAN KADAR KALSIUM PADA IKAN TERI BASAH DAN IKAN TERI KERING YANG DIJUAL DI PASAR SMEP BANDAR LAMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN KOMPLEKSOMETRI Gusti Ayu Rai S.R.; Nofita N
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 3 (2018): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.357 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v3i3.2806

Abstract

Ikan teri adalah sekelompo ikan laut kecil Famili Engraulidae. Kalsium yangterdapat pada ikan teri dapat memenuhi kebutuhan kalsium yang bekerja samadengan laktosa dan vitamin D untuk pembentuk masa tulang karena dikonsumsidengan tulangnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar kalsium yang terkandung dalam ikan teri nasi basah dan ikan teri nasi kering yang di jual di pasar SMEP Bandar Lampung. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif yaitu dengan menggunakan metode titrasi Kompleksometri. Sampel ikan teri nasi basah dan ikan teri nasi kering yang telah diabukan dititrasi dengan menggunakan Na2EDTA sebagai pentiternya dan menggunakan indicator murexid menghasilkan titik akhir berwarna ungu. Hasi Ipenelitian menunjukkan kadar kalsium pada 3 sampel ikan teri nasi basah dan ikan teri nasi kering yaitu sampel A = 1,06 %, sampel B = 1,24 % dan sampel C = 1,08 % dan kadar kalsium pada 3 ikan teri nasi kering (asin) sampel A = 2,58 %, sampel B = 2,33% dan sampel C = 2,56 %. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapatnya perbedaan antara kadarĀ  kalsium pada ikan teri nasi basah dan ikan teri nasi kering. Hal ini disebabkan oleh factor kadar air yang terkandung didalam sampel, karena kadar air dapat membawa kalsium sehingga semakin sedikit kadar air yang terdapat didalam sampel maka semakin tinggi kadar kalsium yang terdapat didalam ikan nasi basah dan ikan nasi kering.Kata kunci: Ikan teri nasi basah dan kering, kalsium, kompleksometri.
PENETAPAN KADAR SIKLAMAT PADA MINUMAN SERBUK RASA JERUK YANG DIJUAL DI MINI MARKET RAJA BASA BANDAR LAMPUNG SECARA GRAVIMETRI Gusti Ayu Rai S.R.; Syaifuloh S
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.855 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v3i2.2787

Abstract

Minuman serbuk bisa diartikan sebagai produk pangan yang berbentuk butiranserbuk atau tepung yang penggunanya mudah larut dalam air dingin dan air panas.Dalam proses pembuatan minuman serbuk, salah satu pemanis sintetis yang seringditambahkan produsen adalah siklamat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikadar sikamat pada minuman serbuk rasa jeruk memenuhi Permenkes RI No.722/Menkes/Per/IX/88 yaitu 3 g/kg perbahan. Sampel siklamat yang digunakan untuk penelitian yaitu dari minuman serbuk rasa jeruk yang dijual di mini market Raja Basa Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah metode gravimetri secara kualitatif dan kuantitatif. Untuk kualitatif gravimetri yaitu siklamat pada suasana asam akan diuraikan oleh NaNO,, dan dengan penambahan BaCl, akan membentuk BaSO, yang berwarna putih, dimana adanya endapan putih menunjukkan bahwa_ sampel mengandung siklamat. Kuantitatif gravimetri dimana adanya endapan putih yang terbentuk setara dengan kadar siklamat dalam sampel. Hasil uji kualitatif terhadap 4 (empat) sampel terdapat semua sampel positif mengandung siklamat. Hasil uji kuantitatif kadar rata-rata siklamat dalam minuman serbuk terhadap 4 (empat) sampel yaitu A = 2,807 g/kg B = 6,4561 g/kg C = 6,7368 g/kg D = 12,3508 g/kg.Dari hasil yang diperoleh 4 (empat) sampel menunjukan bahwa kadar siklamatpada minuman serbuk hanya 1 (satu) sampel memenuhi persyaratan Permenkes RINo. 722/MenKes/Per/IX/88 tentang batasan penggunaan bahan tambahan panganuntuk minuman ringan yaitu tidak melebihi 3 g/kg perbahan.Kata kunci : minuman serbuk, siklamat, gravimetric