Minuman serbuk bisa diartikan sebagai produk pangan yang berbentuk butiranserbuk atau tepung yang penggunanya mudah larut dalam air dingin dan air panas.Dalam proses pembuatan minuman serbuk, salah satu pemanis sintetis yang seringditambahkan produsen adalah siklamat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikadar sikamat pada minuman serbuk rasa jeruk memenuhi Permenkes RI No.722/Menkes/Per/IX/88 yaitu 3 g/kg perbahan. Sampel siklamat yang digunakan untuk penelitian yaitu dari minuman serbuk rasa jeruk yang dijual di mini market Raja Basa Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah metode gravimetri secara kualitatif dan kuantitatif. Untuk kualitatif gravimetri yaitu siklamat pada suasana asam akan diuraikan oleh NaNO,, dan dengan penambahan BaCl, akan membentuk BaSO, yang berwarna putih, dimana adanya endapan putih menunjukkan bahwa_ sampel mengandung siklamat. Kuantitatif gravimetri dimana adanya endapan putih yang terbentuk setara dengan kadar siklamat dalam sampel. Hasil uji kualitatif terhadap 4 (empat) sampel terdapat semua sampel positif mengandung siklamat. Hasil uji kuantitatif kadar rata-rata siklamat dalam minuman serbuk terhadap 4 (empat) sampel yaitu A = 2,807 g/kg B = 6,4561 g/kg C = 6,7368 g/kg D = 12,3508 g/kg.Dari hasil yang diperoleh 4 (empat) sampel menunjukan bahwa kadar siklamatpada minuman serbuk hanya 1 (satu) sampel memenuhi persyaratan Permenkes RINo. 722/MenKes/Per/IX/88 tentang batasan penggunaan bahan tambahan panganuntuk minuman ringan yaitu tidak melebihi 3 g/kg perbahan.Kata kunci : minuman serbuk, siklamat, gravimetric