Marida Santi Yudha Ika Bayu
Indonesia Legume and Tuber Crops Research Institute, Indonesian Agency for Agricultural Research and Development

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Beauveria bassiana: Biopestisida Ramah Lingkungan dan Efektif untuk Mengendalikan Hama dan Penyakit Tanaman Marida Santi Yudha Ika Bayu; Yusmani Prayogo; Sri Wahyuni Indiati
Buletin Palawija Vol 19, No 1 (2021): Buletin Palawija Vol 19 No 1, 2021
Publisher : Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bulpa.v19n1.2021.p41-63

Abstract

Beauveria bassiana merupakan salah satu jenis cendawan entomopatogen yang termasuk dalam divisi Ascomycota, kelas Sordariomycetes, ordo Hypocreales dan famili Clavicipitaceae. B. bassiana dapat membunuh seluruh stadia serangga pada berbagai jenis hama tanaman dari ordo Homoptera, Hemiptera, Coleoptera, Lepidoptera, Orthoptera, Isoptera, Diptera, dan Hymenoptera. Efikasi B. bassiana dipengaruhi oleh berbagai jenis enzim yang dihasilkan yaitu: kitinase, protease, amilase, dan lipase yang berfungsi sebagai pendegradasi lapisan integumen serangga. Efikasi cendawan juga dipengaruhi oleh produksi toksin yang terdiri dari beauvericin, bassianin, bassiacridin, beauvericin, bassianolide, cyclosporine, oosporein, dan tenellin yang dapat mengganggu sistem syaraf dan membunuh serangga sasaran. Keunggulan B. bassiana bersifat ovisidal yang dapat menggagalkan penetasan telur selain membunuh stadia nimfa/larva maupun imago, sehingga dapat menekan perkembangan populasi dan menghambat terjadinya peledakan hama. Kelebihan lain B. Bassiana, yaitu bersifat endofit yang dapat menghambat perkembangan patogen tular tanah maupun penyakit karat daun (Phakospsora pachyrhizi), embun tepung (Microsphaera diffusa), dan embun bulu (Peronospora mansyurica). Cendawan B. Bassiana juga bersifat ramah lingkungan sehingga aman terhadap kelangsungan hidup musuh alami dan hewan ternak serta tidak mencemari sumber air maupun lingkungan. Aplikasi B. bassiana dapat menekan terjadinya resistensi maupun resurjensi. Waktu aplikasi B. bassiana dianjurkan pada sore hari dengan frekuensi aplikasi tiga kali. Cendawan B. bassiana prospektif untuk digunakan sebagai biopestisida dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman, ramah lingkungan, serta dapat digunakan sebagai alternatif pengganti pestisida sintetik.
INTEGRATED BIOLOGICAL TECHNOLOGY TO CONTROL MUNGBEAN PESTS AND DISEASES Marida Santi Yudha Ika Bayu; Yusmani Prayogo; Gatut Wahyu Anggoro Susanto
Indonesian Journal of Agricultural Science Vol 22, No 1 (2021): JUNE 2021
Publisher : Indonesian Agency for Agricultural Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/ijas.v22n1.2021.p8-16

Abstract

The main constraints to increase mungbean production in Indonesia are pests and diseases. The application of integrated biological agents can improve the efficacy of controlling the mungbean pests and diseases. The study aimed to determine the efficacy of integrated biological agents to suppress mungbean pests and diseases. This field research was conducted from May to July 2018 using a randomized block design with seven treatments and four replicates. The treatments were: T1 = Trichol + NSP, T2 = Trichol + SlNPV, T3 = Trichol + NSP + SlNPV, T4 = Trichol + NSP + SlNPV + BeBas, T5 = Trichol + NSP + SlNPV + BeBas + GE, T6 = chemical pesticides, and T7 = control. The results showed that the highest efficacy occurred in T4 and T5 treatments which saved the yield loss from major pests and diseases attack, and did not differ significantly with chemical pesticides (T6). Treatments T4 was able to reduce the development of soil borne diseases by 3% and suppress Spodoptera litura attack by 9.8% as compared to chemical treatment. T4 was also more efficient than T5 because it uses less biological agents. The advantage of biological agents is compatible if they were used together with predators such as Oxyopes sp., Paederus sp. and Coccinella sp; and also Telenomus sp. and Trichogramma sp. parasitoids. On the other hand, the chemical pesticides (T6) killed all existing natural enemies. Therefore, T4 could be recommended for controlling mungbean pests and diseases.
Beauveria bassiana: Biopestisida Ramah Lingkungan dan Efektif untuk Mengendalikan Hama dan Penyakit Tanaman Marida Santi Yudha Ika Bayu; Yusmani Prayogo; Sri Wahyuni Indiati
Buletin Palawija Vol 19, No 1 (2021): Buletin Palawija Vol 19 No 1, 2021
Publisher : Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bulpa.v19n1.2021.p41-63

Abstract

Beauveria bassiana merupakan salah satu jenis cendawan entomopatogen yang termasuk dalam divisi Ascomycota, kelas Sordariomycetes, ordo Hypocreales dan famili Clavicipitaceae. B. bassiana dapat membunuh seluruh stadia serangga pada berbagai jenis hama tanaman dari ordo Homoptera, Hemiptera, Coleoptera, Lepidoptera, Orthoptera, Isoptera, Diptera, dan Hymenoptera. Efikasi B. bassiana dipengaruhi oleh berbagai jenis enzim yang dihasilkan yaitu: kitinase, protease, amilase, dan lipase yang berfungsi sebagai pendegradasi lapisan integumen serangga. Efikasi cendawan juga dipengaruhi oleh produksi toksin yang terdiri dari beauvericin, bassianin, bassiacridin, beauvericin, bassianolide, cyclosporine, oosporein, dan tenellin yang dapat mengganggu sistem syaraf dan membunuh serangga sasaran. Keunggulan B. bassiana bersifat ovisidal yang dapat menggagalkan penetasan telur selain membunuh stadia nimfa/larva maupun imago, sehingga dapat menekan perkembangan populasi dan menghambat terjadinya peledakan hama. Kelebihan lain B. Bassiana, yaitu bersifat endofit yang dapat menghambat perkembangan patogen tular tanah maupun penyakit karat daun (Phakospsora pachyrhizi), embun tepung (Microsphaera diffusa), dan embun bulu (Peronospora mansyurica). Cendawan B. Bassiana juga bersifat ramah lingkungan sehingga aman terhadap kelangsungan hidup musuh alami dan hewan ternak serta tidak mencemari sumber air maupun lingkungan. Aplikasi B. bassiana dapat menekan terjadinya resistensi maupun resurjensi. Waktu aplikasi B. bassiana dianjurkan pada sore hari dengan frekuensi aplikasi tiga kali. Cendawan B. bassiana prospektif untuk digunakan sebagai biopestisida dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman, ramah lingkungan, serta dapat digunakan sebagai alternatif pengganti pestisida sintetik.