Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

THE RELATIONSHIP OF SELF-CONCEPT AND RESILIENCE OF PROSPEROUS PRIVATE STUDENTS IN SMP NEGERI 4 LEMBAH GUMANTI KABUPATEN SOLOK REGENCY Annisa Fitri; Firman Firman
Jurnal Neo Konseling Vol 2, No 3 (2020): Jurnal Neo Konseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/00303kons2020

Abstract

Resilience and self-concept are very important for individuals (students) in facing economic difficulties they experience. By having good resilience and positive self-concept, individuals will be able to survive the difficulties that occur to them and be able to assess themselves properly in accordance with their physical, psychological and social conditions. Based on the phenomenon that is seen many students of SMP Negeri 4 Lembah Gumanti who have low resilience and self-concepts in dealing with the underprivileged conditions they experience. This study aims to see how the relationship of self-concept with the resilience of pre-Sumatra students at SMP Negeri 4 Lembah Gumanti. This research is a quantitative descriptive correlational type of research. The sample of this research was 44 students from grade VIII and IX students using total sampling technique (saturated sample). This study uses a questionnaire prepared using a Likert scale model of self-concept and resilience. Then the data were analyzed using descriptive and correlational analysis techniques using the moment prodact formula with the help of SPSS Version 26 for Windows. Based on the results of data processing that has been done shows that the self-concept with resilience of pre-prosperous students in SMP Negeri 4 Lembah Gumanti is positive and significant (r count > r table, significance 0.01).
Optimalisasi Program Keluarga Harapan (PKH) Melalui Edukasi dan Pendampingan dalam Meningkatkan Kemandirian dan Kesejahteraan Keluarga di Nagari Pilubang, Kabupaten Padang Pariaman Amanda Hendrilia Putri; Annisa Fitri; Andri Saputra; Lusyiana Andhica; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program perlindungan sosial pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan melalui pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin dan rentan. Meskipun program ini telah berkontribusi dalam meningkatkan akses Masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, pelaksanaannya di tingkat lokal masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya pemahaman penerima manfaat mengenai mekanisme program, hak dan kewajiban peserta, serta masih tingginya ketergantungan terhadap bantuan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan PKH melalui kegiatan edukasi dan pendampingan guna meningkatkan kemandirian serta kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Nagari Pilubang, Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan sosialisasi pada tanggal 29 Maret hingga 4 April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan yang dilakukan melalui pendekatan partisipatif serta penggunaan media visual yang komunikatif mampu meningkatkan pemahaman KPM mengenai konsep dasar PKH, hak dan kewajiban penerima manfaat, pengelolaan keuangan keluarga, serta pentingnya kemandirian ekonomi. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta secara signifikan setelah mengikuti sosialisasi. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong perubahan cara pandang KPM terhadap PKH, dari sekadar bantuan sosial menjadi sarana pemberdayaan menuju kemandirian. Temuan penelitian menegaskan bahwa edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan PKH dan mewujudkan pemberdayaan masyarakat yang lebih berkelanjutan
Optimalisasi Program Keluarga Harapan (PKH) Melalui Edukasi dan Pendampingan dalam Meningkatkan Kemandirian dan Kesejahteraan Keluarga di Nagari Pilubang, Kabupaten Padang Pariaman Amanda Hendrilia Putri; Annisa Fitri; Andri Saputra; Lusyiana Andhica; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program perlindungan sosial pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan melalui pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin dan rentan. Meskipun program ini telah berkontribusi dalam meningkatkan akses Masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, pelaksanaannya di tingkat lokal masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya pemahaman penerima manfaat mengenai mekanisme program, hak dan kewajiban peserta, serta masih tingginya ketergantungan terhadap bantuan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan PKH melalui kegiatan edukasi dan pendampingan guna meningkatkan kemandirian serta kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Nagari Pilubang, Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan sosialisasi pada tanggal 29 Maret hingga 4 April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan yang dilakukan melalui pendekatan partisipatif serta penggunaan media visual yang komunikatif mampu meningkatkan pemahaman KPM mengenai konsep dasar PKH, hak dan kewajiban penerima manfaat, pengelolaan keuangan keluarga, serta pentingnya kemandirian ekonomi. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta secara signifikan setelah mengikuti sosialisasi. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong perubahan cara pandang KPM terhadap PKH, dari sekadar bantuan sosial menjadi sarana pemberdayaan menuju kemandirian. Temuan penelitian menegaskan bahwa edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan PKH dan mewujudkan pemberdayaan masyarakat yang lebih berkelanjutan