Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Terorisme Nasionalistis a la Balkanisasi Semy Arayunedya; Semmy Tyar Armandha
Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat Vol 7 No 1 (2020): Kebenaran Sebagai Oasis Masyarakat
Publisher : Reformed Center for Religion and Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33550/sd.v7i1.135

Abstract

Pemaknaan terhadap suatu kata atau realita, pada dasarnya, bergantung pada konteks tertentu. Latar belakang sosial, ekonomi, politik, budaya, serta ideologi  mempengaruhi interpretasi pada realita. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan sudut pandang yang berbeda pada narasi terorisme yang selama ini identik dengan ekstremisme agama. Narasi mengenai terorisme masih didominasi oleh entitas yang memiliki kekuatan, umumnya oleh negara. Sikap nasionalisme, yang selama ini juga digaungkan dan diusung oleh negara, ternyata memiliki pengaruh dalam aksi terorisme. Istilah balkanisasi, yang bersumber dari perpecahan negara-bangsa di Semenanjung Balkan, juga digunakan sebagai model untuk menanamkan nasionalisme. Dikupas dengan hermeneutika radikal, tulisan ini akan menunjukkan bahwa tindakan terorisme dapat dilakukan melalui penggunaan istilah balkanisasi yang dibingkai dalam narasi nasionalisme.KATA-KATA KUNCI: balkanisasi, nasionalisme, terorisme, hermeneutika radikal
Terorisme Nasionalistis a la Balkanisasi Semy Arayunedya; Semmy Tyar Armandha
Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat Vol 7 No 1 (2020): Kebenaran Sebagai Oasis Masyarakat
Publisher : Reformed Center for Religion and Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33550/sd.v7i1.135

Abstract

Pemaknaan terhadap suatu kata atau realita, pada dasarnya, bergantung pada konteks tertentu. Latar belakang sosial, ekonomi, politik, budaya, serta ideologi  mempengaruhi interpretasi pada realita. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan sudut pandang yang berbeda pada narasi terorisme yang selama ini identik dengan ekstremisme agama. Narasi mengenai terorisme masih didominasi oleh entitas yang memiliki kekuatan, umumnya oleh negara. Sikap nasionalisme, yang selama ini juga digaungkan dan diusung oleh negara, ternyata memiliki pengaruh dalam aksi terorisme. Istilah balkanisasi, yang bersumber dari perpecahan negara-bangsa di Semenanjung Balkan, juga digunakan sebagai model untuk menanamkan nasionalisme. Dikupas dengan hermeneutika radikal, tulisan ini akan menunjukkan bahwa tindakan terorisme dapat dilakukan melalui penggunaan istilah balkanisasi yang dibingkai dalam narasi nasionalisme.KATA-KATA KUNCI: balkanisasi, nasionalisme, terorisme, hermeneutika radikal