Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konseling Sebagai Salah Satu Bentuk Pendampingan Psikologis Untuk Lansia Herdina Tyas Leylasari; Bernardus Widodo; Fransisca Mudjijanti
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan periode terakhir atau periode penutup dalam rentang hidup seseorang. Usia lanjut ditandai dengan perubahan fisik dan psikologis tertentu. Ada berbagai permasalahan yang dihadapi oleh lansia terutama terkait dengan menurunnya kondisi fisik, berkurangnya pendapatan karena memasuki masa pension, kehilangan pasangan hidup, dan masih banyak lagi. Lansia yang mampu melewati permasalahan-permasalahan tersebut akan mencapai kepuasan hidup, sedangkan lansia yang tidak mampu mengatasi permasalahan tersebut maka tidak akan mencapai kepuasan hidup. Oleh karena itulah perlu adanya pendampingan psikologis pada lansia. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan di salah satu Posyandu Lansia di Kelurahan Demangan, Kota Madiun. Bentuk pengabdian kepada masyarakat yang diberikan adalah agar lansia dapat mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Konseling dilakukan mulai bulan april - agustus. Hasil dari konseling yang diberikan kepada 10 orang lansia menunjukan bahwa semua subjek sudah mampu mengidentifikasi dan menyadari permasalahan-permasalahan yang dialami. Permasalahan-permasalahan tersebut cukup mempengaruhi kehidupan lansia dimana mudah muncul perasaan cemas dan stress sehingga berdampak pada kesehatan. Kata kunci: Konseling, Pendampingan Psikologis, Lansia
Implementasi Assertive Training untuk Meningkatkan Komunikasi Interkultural dan Mencegah Konflik Pemuda Lintas Etnis Felix Trisuko Nugroho; Bernardus Widodo
Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026): Mei: Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Huma
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/atmosfer.v4i2.1923

Abstract

Indonesia's cultural diversity presents opportunities for social cohesion while also increasing the risk of intercultural conflict among youth. This study examined the effectiveness of Assertive Training within a multicultural counseling framework in improving intercultural communication and preventing conflict among cross-ethnic youth. A quantitative approach with a quasi-experimental pretest–posttest control group design was employed. The participants were university students from diverse ethnic backgrounds studying in a multicultural campus environment. Data were collected using the Assertiveness Assessment Scale, both of which met validity and reliability requirements. Data were analyzed using descriptive statistics, paired sample t-tests, and independent sample t-tests. The findings revealed that participants who received Assertive Training demonstrated substantially greater improvement in intercultural communication and conflict prevention than those in the control group. The intervention also strengthened participants' ability to express opinions assertively, respect cultural differences, and resolve interpersonal disagreements constructively. These findings indicate that Assertive Training is an effective behavioral intervention for enhancing intercultural competence and can be integrated into multicultural counseling programs to promote social harmony and prevent conflict in culturally diverse communities.