Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

DETEKSI DINI CA CERVIX DENGAN MENGGUNAKAN METODE IVA TEST BERDASARKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU Adelina Pratiwi; Sri Handayani
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 1: Februari 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i1.581

Abstract

Latar Belakang: Ca.Cervix merupakan pembunuh wanita kedua di seluruh dunia. Angka kejadian penyakit ini rendah pada perempuan berumur dibawah 25 tahun, namun insiden meningkat pada perempuan berumur 35-40 tahun dan mencapai titik maksimum pada usia 50-an. Salah satu cara pencegahannya adalah dengan deteksi dini Ca.Cervix menggunakan IVA Test. Kendala yang dialami wanita dalam melakukan deteksi dini kanker serviks adalah keraguan akan pentingnya pemeriksaan, kurang pengetahuan, dan rasa malu saat dilakukannya pemeriksaan. Terbatasnya pengetahuan seseorang tentang penyakit kanker serviks menjadi salah satu penyebab rendahnya cakupan skrinning. Selain itu, kesadaran yang rendah pada masyarakat menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian kanker serviks di Indonesia. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan deteksi dini ca.cervix menggunakan IVA Test. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional.  Penelitian dilakukan di poli KIA Puskesmas Alang-Alang Lebar Palembang pada bulan September-Desember 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang melakukan kunjungan di poli KIA Puskesmas Alang-Alang Lebar Palembang dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden yang diambil dengan teknik Purposive Sampling. Data penelitian ini diperoleh dari hasil analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil: Berdasarkan hasil analisis univariat dengan Chi-square, α=0,05 pada variabel pengetahuan p value 0,000 yang berarti ada hubungan bermakna antara pengetahuan ibu dengan deteksi dini Ca.Cervix  menggunakan IVA Test. Pada variabel sikap p value 0,009 yang berarti ada hubungan bermakna antara sikap ibu dengan deteksi dini Ca.Cervix  menggunakan IVA Test. Saran: Disarankan adanya peningkatan pemeriksaan deteksi dini ca.cervix dengan memperbanyak penyuluhan kesehatan dan sosialisasi  ke masyarakat  secara optimal baik langsung maupun tidak langsung untuk menekan tingginya angka kejadian ca.cervix. Kata Kunci: Ca.Cervix, IVA Test, Pengetahuan, Sikap
HUBUNGAN UMUR, PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DENGAN UPAYA MEMPERSIAPKAN MASA PUBERTAS PADA REMAJA DI RT 48 KELURAHAN 3-4 ULU KECAMATAN SEBERANG ULU I PALEMBANGTAHUN 2018 Adelina Pratiwi
Masker Medika Vol 6 No 2 (2018): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pubertas adalah proses kematangan dan pertumbuhan yang terjadi ketika organ-organ reproduksi mulai berfungsi dan karakteristik seks sekunder mulai muncul. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui hubungan antara umur, pendidikan dan pengetahuan ibu tentang kesehatan reproduksi remaja dengan upaya mempersiapkan masa pubertas pada remaja di RT 48 Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Palembang tahun 2017. Metode penelitian: survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non random sampling terhadap sampel yang diambil ibu yang mempunyai anak remaja baik putra maupun putri dengan populasi sebanyak 111 kepala keluarga dan sampel sebanyak 32 responden. Hasil penelitan: pada variabel umur didapatkan hubungan antara umur dengan upaya mempersiapkan masa pubertas pada anak dengan hasil p-value 0,030 < α 0,05. Pada variabel pendidikan ibu, p-value 0,014 < α 0,05 juga didapatkan hasil berhubungan. Sedangkan pada variabel pengetahuan, juga didapatkan hasil berhubungan dengan upaya memeprsiapkan masa pubertas pada anak dengan p-value 0,002 < α 0,05. Saran: agar petugas kesehatan terutama bidan lebih banyak memberikan penyuluhan atau konseling secara terbuka kepada setiap ibu-ibu yang datang ke posyandu di RT 48 Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I sehingga mendapatkan informasi mengenai manfaat dan pentingnya upaya dalam mempersiapkan masa pubertas pada anak. Background Puberty is a process of maturity and growth that occurs when the reproductive organs begin to function and secondary sex characteristics begin to emerge. Data obtained from RT 48 Kelurahan 3-4 Ulu District Seberang Ulu I Palembang City, in 2017 from 111 head of family from january-october number of adolescents as much as 32 soul. This research this study aims to determine the relationship between age, education and knowledge of mothers about adolescent reproduction health with efforts to prepare for puberty in adolescents in RT 48 Kelurahan 3-4 Ulu District Seberang Ulu I Palembang in 2017. This research is an analytic survey research with Cross Sectional approach. Research methods Sampling was done by non random sampling technique to the samples taken by mothers who have teenagers both sons and daughters with a population of 111 heads of households and a sample of 32 respondents.In the age variables found the relationship between age with efforts to prepare for puberty in children with p-value 0,030 < α 0,05. In maternal education variable, p-value 0,014 <α 0,05 also got related result. While on the variable of knowledge, also got result relate to effort memeprsiapkan puberty in child with p-value 0,002 <α 0,05. It is recommended that health workers, especially midwives, give more counseling or counseling to every mother who comes to posyandu in RT 48 3-4 Ulu Sub District of Seberang Ulu I Sub district so get information about the benefits and importance of effort in preparing puberty for children.
POSISI MIRING KIRI PADA PERSALINAN TERHADAP LAMA KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN Sri Handayani; Adelina Pratiwi
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 13, No 2 (2021): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v13i2.744

Abstract

Latar Belakang: Posisi miring ke kiri pada saat persalinan membuat ibu lebih nyaman dan efektif untuk meneran dan membantu perbaikan oksiput yang melintang pada bayi untuk berputar menjadi posisi oksiput anterior serta mengurangi risiko terjadinya laserasi dan memperlancarkan aliran darah melalui plasenta serta suplai oksigen kejanin. Tujuan: Mengetahui hubungan antara posisi miring kiri terhadap lama kala I fase aktif pada ibu bersalin. Metode: Design penelitian perspektif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional untuk mengeksplorasi adakah hubungan posisi miring ke kiri dengan kemajuan kala I  fase aktif. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang bersalin di PMB Suryati, pengambilan sampel dimulai dari bulan November 2019 - Januari 2020 dengan teknik accidental sampling. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil uji statistik chi-square menunjukkan ada hubungan antara posisi miring kiri dengan lama kala I fase aktif p value 0,042 < α 0,05. Saran: Tenaga kesehatan dapat memilih posisi miring untuk mempercepat kemajuan persalinan. Kata Kunci: Posisi Miring, Kala 1, Persalinan
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR Adelina Pratiwi
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 9, No 3 (2018): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v9i3.150

Abstract

Latar belakang: Menyusui merupakan suatu cara yang tidak ada duanya dalam memberikan makanan yang ideal bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Seringkali proses menyusui mengalami kegagalan, terjadi cidera kecil maupun fatal pada ibu maupun bayi. Hal ini dapat dikarenakan oleh masalah payudara yang bisa menggangu kelancaran pemberian ASI. Bayi hanya menghisap pada puting karena sebagian besar areola tidak masuk ke dalam mulut bayi. Hal ini juga dapat terjadi pada akhir menyusui bila cara melepaskan hisapan bayi tidak benar. Tujuan: untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang teknik menyusui. Metode: Penelitian menggunakan survey deskriptif analitik. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua ibu menyusui yang datang ke BPM Ellna Palembang dari bulan Januari – Desember 2017 berjumlah 310 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2017 – Januari 2018. Hasil: Hasil penelitian diketahui 27 responden (87,1%) teknik menyusuinya benar, 24 responden (62,5%) yang berpengetahuan baik. Gambaran pengetahuan ibu tentang teknik menyusui yang benar dalam kategori baik, Saran: diharapkan ibu-ibu dapat terus memberikan ASI agar terhindar dari masalah puting susu lecet, bendungan ASI, dan sebagainya. Kata Kunci: Teknik Menyusui, Pengetahuan
ASUHAN KEBIDANAN IBU HAMIL, BERSALIN DENGAN LASERASI DERAJAT I, NIFAS DAN BAYI BARU LAHIR NORMAL PADA Ny “N” Adelina Pratiwi; Wahyu Putri Ningsih
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 13, No 1 (2021): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v13i1.611

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir merupakan suatu keadaan yangfisiologis namun dalam prosesnya terdapat kemungkinan suatu keadaan yang dapat mengancam jiwaibu dan bayi, bahkan dapat menyebabkan kematian. Oleh sebab itu, kehamilan, persalinan, nifas, bayibaru lahir harus ditangani oleh petugas kesehatan yang berwenang demi kesehatan dan keselamatanibu dan bayi. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik melalui cross sectional dalambentuk studi kasus untuk mengeksplorasi masalah asuhan bebidanan pada ibu hamil, bersalin denganlaserasi derajat I, nifas dan bayi baru lahir normal pada Ny “N” di Bidan Praktik Mandiri NurtilaPalembang. Asuhan Kebidanan dilakukan 23 April sampai dengan 9 Mei 2019, dengan persalinanpada Ny “N” tanggal 3 Mei 2019. Hasil: ANC dilakukan sebanyak 2 kali yaitu pada usia kehamilan 38minggu 1 hari dan 39 minggu 1 hari dan tidak ditemukan masalah yang patologis. Proses persalinanNy “N” dari kala I sampai dengan kala IV berlangsung normal yaitu kala I selama 3 jam, kala II 20menit, kala III 20 menit, dan kala IV berlangsung 2 jam. Pada kala III didapatkan laserasi perineumderajat I yaitu : mukosa vagina, fourchette dan kulit perineum tepat dibawahnya. Kesimpulan: HasilANC, Nifas, dan Bayi Baru Lahir tidak terdapat komplikasi. Pada proses persalinan pada Ny “N”terdapat laserasi perineum derajat I dengan penjahitan dan dilakukan tehnik jahitan jelujur untukmenjahit bagian mukosa vagina dan kulit perienum.Kata Kunci: Asuhan Kebidanan, Ibu Hamil, Bersalin, Nifas, Bayi Baru Lahir Normal