p-Index From 2021 - 2026
0.778
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Syntax Idea
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Isolasi Senyawa Turunan Kuinon dari Tanaman Klaritya Anisya Kurnia; Shafa Qotrunnada Widyatamaka; Shipa Paujiah; Erlangga Muhamad Prayuda
Syntax Idea Vol 3 No 6 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i6.1275

Abstract

Indonesia is an archipelago with a wealth of flora where 7,000 types of medicinal plants have various properties. With this biodiversity there is also chemical diversity such as secondary metabolites and one of them is quinones. This review article was created with the aim of providing information and evidence regarding the isolation found in plants suspected of having quinone-derived compounds. The isolation of quinone derivatives can be carried out by extraction, fractionation, and isolation methods using different solvents and methods. The method used in this review is based on analytical literature study which was analyzed from several scientific publications in national and international journals. The results obtained showed that isolates from aloe vera, bisbul, mengkudu, hedyotis caudatifolia Merr and ceratotheca triloba plants showed positive responses to the tests carried out, so it can be concluded that each plant contains quinone derivative compounds.
Analisis Senyawa Acetaminophen pada Spesimen Rambut Manusia Menggunakan Metode Kromatografi Gas-Spektrometri Massa (Gc-Ms) Cantika Dewi Berliana Aprida; Erlangga Muhamad Prayuda; Febry Nola Odhia; Nadia Andriani; Putri Setya Tyasna; Regita Nailuvar; Syifa Dwi Andini
Syntax Idea Vol 4 No 5 (2022): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v4i5.1835

Abstract

Parasetamol adalah obat yang mengandung analgesik-antipiretik non opiod dan anti-inflamasi non steroid (AINS). Review jurnal ini memiliki tujuan berupa menganalisis dan mengetahui kandungan paracetamol (acetaminophen) bisa terdeteksi dalam sampel biologis rambut seorang pasien yang menjalani terapi pengobatan parasetamol dengan memakai metode Kromatografi gas-Spektrometri massa (GC-MS) serta Mengetahui seberapa besar pengaruh panjang rambut pada konsentrasi paracetamol (acetaminophen). Sampel biologis rambut manusia diperoleh dengan dua metode berbeda, dari sukarelawan dan 10 orang pasien yang menggunakan paracetamol. Parasetamol yang berada didalam rambut manusia diekstraksi menggunakan methanol, kemudian hasil ekstraksinya diderivatisasi dengan kandungan BSTFA yang tercampur dengan 1% TMCS dan tahap terakhir dianalisis memakai metode Kromatografi gas-Spektrometri massa (GC-MS). Hasil penelitian menunjukan bahwa pasien yang telah mengkonsumsi paracetamol menunjukan bahwa pada sampel rambut mereka terdeteksi positif acetaminophen dalam bentuk acetaminophen-TMS. Bentuk acetaminophen-TMS dihasilkan sebagai hasil dari derivatisasi dengan BSTFA yang mengandung 1% TMCS. Pada sampel rambut dengan panjang 0-3 cm diperoleh konsentrasi 0,1761-0,3392 ng/mg sampel rambut, pada sampel rambut dengan Panjang 0-6 cm diperoleh konsentrasi 0,2081-0.4845 ng/mg sampel rambut dan pada sampel rambut dengan Panjang 0-10 cm diperoleh konsentrasi sebesar 0,2473-0,5782 ng/mg sampel rambut. Dari review jurnal ini menunjukkan senyawa acetaminophen dapat terdeteksi pada spesimen rambut manusia pada individu yang menjalani terapi acetaminophen, lalu pada perlakuan derivatisasi dapat mengoptimalkan hasil analisis acetaminophen pada spesimen rambut dan pada panjang rambut manusia dapat mempengaruhi konsentrasi senyawa acetaminophen dengan metode GC-MS.