Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Memilih Warung Kopi Arabika di Kota Meulaboh Risnadi Irawan; Mustafa Kamal; Hanif Muchdatul Ayunda; Adib Adib; Abdiel Khaleil Akmal; Marlinda Marlinda; T. M. Azis Pandria
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6067

Abstract

Seiring dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi pasca bencana gempa dan tsunami aceh tahun 2004 mempengaruhi tingkat pertumbuhan warung kopi di kota Meulaboh. Hal ini juga menjadi pendorong meningkatnya jumlah konsumen dan berbagai karakter serta sejumlah latar belakang konsumen penikmat kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokan konsumen ke dalam beberapa kategori yang didasari faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam memilih warung kopi arabika. Penggunaan teknik analisis multivariate dari Principle Component Analysis (PCA) dalam analisis data penelitian dengan tahapan seperti perhitungan matriks korelasi, analisis faktor dan mengestimasi muatan setiap faktor dengan metode estimasi maksimum. Hasil penelitian menunjukan persentase kelima kelompok konsumen warung kopi arabika di Kota Meulaboh ialah penikmat kopi 17,1%, konsumen umum/konvensional 14,2%, konsumen sosialita 13,4%, konsumen trendi 12,8%, konsumen gaya hidup 12,2%. Dapat disimpulkan bahwa banyak konsumen memilih warung kopi arabika dikarenakan cita rasa dan kualitas dari kopi yang disajikan, kelompok ini termasuk kedalam orang yang mengerti kopi. Selain kelompok penikmat kopi, warung kopi arabika di Kota Meulaboh juga dikunjungi dari 4 kelompok lainnya seperti konsumen umum yang memilih warung kopi arabika dikarenakan rekan kerja, konsumen sosialita karena hubungan sosial, konsumen trendi karena gengsi dan konsumen gaya hidup dengan alasan brand dan status sosial.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Memilih Warung Kopi Arabika di Kota Meulaboh Risnadi Irawan; Mustafa Kamal; Hanif Muchdatul Ayunda; Adib Adib; Abdiel Khaleil Akmal; Marlinda Marlinda; T. M. Azis Pandria
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6067

Abstract

Seiring dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi pasca bencana gempa dan tsunami aceh tahun 2004 mempengaruhi tingkat pertumbuhan warung kopi di kota Meulaboh. Hal ini juga menjadi pendorong meningkatnya jumlah konsumen dan berbagai karakter serta sejumlah latar belakang konsumen penikmat kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokan konsumen ke dalam beberapa kategori yang didasari faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam memilih warung kopi arabika. Penggunaan teknik analisis multivariate dari Principle Component Analysis (PCA) dalam analisis data penelitian dengan tahapan seperti perhitungan matriks korelasi, analisis faktor dan mengestimasi muatan setiap faktor dengan metode estimasi maksimum. Hasil penelitian menunjukan persentase kelima kelompok konsumen warung kopi arabika di Kota Meulaboh ialah penikmat kopi 17,1%, konsumen umum/konvensional 14,2%, konsumen sosialita 13,4%, konsumen trendi 12,8%, konsumen gaya hidup 12,2%. Dapat disimpulkan bahwa banyak konsumen memilih warung kopi arabika dikarenakan cita rasa dan kualitas dari kopi yang disajikan, kelompok ini termasuk kedalam orang yang mengerti kopi. Selain kelompok penikmat kopi, warung kopi arabika di Kota Meulaboh juga dikunjungi dari 4 kelompok lainnya seperti konsumen umum yang memilih warung kopi arabika dikarenakan rekan kerja, konsumen sosialita karena hubungan sosial, konsumen trendi karena gengsi dan konsumen gaya hidup dengan alasan brand dan status sosial.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT GAMPONG TEUPIN PANAH MELALUI DIVERSIFIKASI HASIL TANI MENJADI USAHA SKALA RUMAHAN DALAM PELATIHAN PEMBUATAN KERUPUK GENDAR YANG BERNILAI EKONOMI Sofiyanurriyanti Sofiyanurriyanti; Mahmud Basuki; Marlinda Marlinda
Madiun Spoor : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37367/r167t895

Abstract

Diversifikasi produk merupakan salah satu strategi utama dalam mengurangi risiko ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pertanian. Sebagian besar hasil pertanian masyarakat di Gampong Teupin Panah masih berupa produk mentah sehingga belum memberikan nilai tambah yang optimal. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat, dilakukan pelatihan diversifikasi hasil tani yang ditujukan kepada ibu-ibu gampong, dengan fokus pada pengolahan sisa nasi menjadi kerupuk gendar. Kegiatan ini meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan produksi hingga menghasilkan produk siap jual. Keberhasilan program terlihat dari terciptanya inovasi produk baru berupa kerupuk berbahan dasar nasi sisa yang memiliki nilai ekonomi dan berpotensi menjadi produk unggulan desa. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam mengolah hasil pertanian serta tumbuhnya peluang usaha rumah tangga baru. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, tetapi juga menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Analisis Situasi Gizi dan Kejadian Wasting serta Rekomendasi Intervensi Kecamatan Meurebo Kabupaten Aceh Barat (Studi Kasus di Desa Meurebo) Ade Mawarni; Marlinda Marlinda; Nora Nora; Selfi Farlia; Surti Evananda T
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): JUNI-JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/dqf6qw24

Abstract

Wasting remains a major nutritional problem among children under five and is associated with inadequate nutrient intake, infectious diseases, and poor childcare practices. This study aimed to analyze the nutritional situation related to wasting and evaluate the effectiveness of community-based nutrition education in Meureubo District, West Aceh Regency. A qualitative case study approach was employed using primary data collected through in-depth interviews with nutrition officers and secondary data obtained from the Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI), Indonesian Health Survey (SKI), health profiles, and local nutrition program reports. Problem prioritization was conducted using the Urgency, Seriousness, and Growth (USG) method. The findings identified wasting as the highest-priority nutritional problem. Nutrition education involving 29 mothers with infants and toddlers increased the average knowledge score from 88.28 (pre-test) to 95.17 (post-test). Participant satisfaction was also high, with 89.66% reporting satisfaction or high satisfaction. These findings indicate that community-based nutrition education is an effective promotive and preventive strategy for improving maternal knowledge and supporting efforts to reduce wasting among children under five.