Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Penyakit Kecacingan Nurfachanti Fattah; Arina F Arifin; Santriani Hadi; Fathul Rachmat S. Imam
UMI Medical Journal Vol 5 No 2 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i2.78

Abstract

Latar belakang: Kecacingan merupakan masalah kesehatan yang tersebar luas didaerah tropis dan subtropis. Personal hygiene dan sanitasi lingkungan yang kurang baik pada anak-anak merupakan faktor yang mempermudah penularan kecacingan. Salah satu cara untuk memberantas kecacingan adalah dengan menghilangkan faktor-faktor yang memudahkan terjadinya penularan salah satunya adalah keadaan hygiene atau perilaku hidup dan sanitasi lingkungan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik obsevasioanal, dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah total sampling dengan mengambil seluruh siswa-siswi di salah satu sekolah dasar, wilayah kerja puskesmas Tabaringan. Terdiri dari kelas 4 dengan jumlah siswa 25 orang; kelas 5 dengan jumlah siswa 20 dan kelas 6 dengan jumlah siswa 20 orang. Alat ukur yang digunakan adalah kuisioner, lembar observasi dan pemeriksaan laboratorium feses diperoleh dengan cara kunjungan ke sekolah dasar, tempat tinggal subyek, dan puskesmas Tabaringan. Hasil: Adanya hubungan antara kebiasaan mencuci tangan (ρ=0,048), kebersihan kuku (ρ=0,014), kebiasaan jajanan (ρ=0,035), kebiasaan BAB (ρ=0,009), penggunaan air bersih (ρ=0,002), pembuangan air limbah (ρ=0,025), pembuangan kotoran (ρ=0,048) dengan kejadian cacingan pada siswa. Kesimpulan: Ada hubungan personal hygiene dan sanitasi lingkungan dengan kejadian cacingan pada siswa sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Tabaringan Makassar.
Pemberdayaan Posyandu Lansia di Desa Borisallo, Kec. Parangloe, Kab. Gowa Wardiah Hamzah; Nurfachanti Fattah
JPMNT JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT NIAN TANA Vol. 3 No. 1 (2025): Januari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/jpmnt.v3i1.633

Abstract

Integrated Service Post for the Elderly or Posyandu Lansia is a form of health service organized by the community with support from the government, which aims to improve the quality of life of the elderly. Posyandu cadres become partners in this service facing the following problems; (1) Posyandu cadres have not been trained in managing Posyandu Lansia activities (2) Incomplete supporting equipment such as tensiometers, scales and other simple health check-up tools at Posyandu Lansia. The solutions are: (1) Training of Posyandu cadres in managing the administration and program activities of Posyandu Lansia, (2) Provision of supporting tools for Posyandu Lansia activities in Borisallo Village, Parangloe District, Gowa Regency. The activity will be carried out for 4 months with funding sources from the UMI Waqf Foundation. Results of the implementation of PKM activities (1) Training of Posyandu Lansia cadres for 6 Posyandu Lansia cadres in Borisallo Village, Parangloe District, Gowa Regency. (2) Provision and explanation of the use of supporting tools for Elderly Posyandu activities such as scales, microtoists and thermometers. It is recommended that (1) Elderly Posyandu cadres motivate the Elderly to diligently come to the Posyandu every month so that they can have regular health checks (2) to anticipate Elderly who are lazy to go to the Elderly Posyandu.