Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN RESPONSE TIME PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI IGD RS CIBABAT Murniati Murniati; Meilati Suryani; Pipit Fitria
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan pasien ditentukan oleh pelayanan yang salah satunya adalah waktu tanggap (response time) yang cepat dan penanganan yang tepat. Kepuasan pasien  menjadi indikator keberhasilan kualitas pelayanan rumah sakit dan menjadi modal untuk mendapatkan pasien lebih banyak dan loyal dilihat dari dengan jumlah kunjungan  yang meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran tentang hubungan antara response time perawat dalam   memberikan pelayanan dengan kepuasan pelanggan di IGD RS.Cibabat. Penelitian ini menggunakan desain  penelitian yang bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional dan tehnik sampling yang peneliti gunakan adalah non   probability sampling yaitu accidental sampling dengan populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2623 pasien di IGD RS.Cibabat. Sampel yang digunakan  adalah 97 pasien. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah stop watch/arloji untuk menghitung response time dan kuesioner untuk kepuasan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa response time perawat IGD RS.Cibabat adalah cepat. Kepuasan pelanggan menunjukkan puas  terhadap pelayanan di IGD. Ada hubungan antara response time perawat dalam memberikan pelayanan dengan kepuasan pasien dengan p value 0,000 < α (0,05). Diharapkan   semakin  di tingkatkannya response time sehingga pasien puas dan kunjungan akan bertambah tentu saja akan meningkatkan kualitas pelayanan secara keseluruhan di Rumah Sakit. Berdasarkan hasil penelitian hasil penelitian terapi rendam kaki air hangat ini diharapkan bisa dijadikan alternative intervensi yang dapat dilakukan secara continue pada penderita hipertensi. Kata Kunci : ResponseTime, Kepuasan pasien, Kualitas 
KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN SOP RESIKO JATUH DI RUANG ANAK LUKMANUL HAKIM RSUD AL IHSAN Meilati Suryani
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap individu yang melakukan kunjungan fasilitas layanan kesehatan beresiko mengalami cedera, salah satu nya adalah kejadian jatuh. Angka kejadian jatuh didunia diperkirakan 700 sampai 1000 pasien per tahun. Jatuh merupakan suatu masalah yang serius di rumah sakit terutama bagi pasien anak yang dirawat inap. Kejadian jatuh dapat menurunkan durasi dan kualitas hidup pasien. Untuk mendapatkan keamanan dan kenyamanan selama proses perawatan perawat harus melaksanakan kepatuhan terhadap standar prosedur operasional risiko jatuh. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran sejauh mana perawat patuh pada SOP Pencegahan Risiko Jatuh Pasien di Ruang Anak Lukmanul Hakim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif. Kesimpulan sebanyak 57,1% perawat tidak patuh terhadap SOP Pencegahan Resiko Jatuh di ruang anak Lukmanul Hakim. Saran untuk RS penambahan tenaga, sarana prasarana,Pelatihan risiko jatuh, bagi peneliti selanjutnya untuk meneliti tentang  Faktor-faktor Yang mempengaruhi kepatuhan melaksanakan SPO risiko jatuh di RSUD Al Ihsan Provinsi Jawa Barat.
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI METODE TELENURSING TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA Siti Nurfadila; Meilati Suryani; Karwati karwati
Health Idea Vol 3, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi3201

Abstract

ABSTRACTAnemia is a condition in which the number and size of erythrocytes or hemoglobin concentrations are below the threshold value, resulting in a decrease in blood transport capacity throughout the body. Anemia is still a problem because it is based on WHO data (World Health Organization, 2018). The prevalence of anemia in adolescents aged 15–24 reaches 32%, the anemia rate in women is (27.2%) higher than in men (20.3%). West Java Province has an anemia problem of 51.7%. Therefore, the Indonesian government intensifies the prevention and control of anemia in adolescent girls through health education. This study aims to determine the effect of providing education on telenursing methods on adolescent girls' knowledge about anemia. This type of research is a pre-experimental design method with a one-group pretest design. The sample in the study was 36 students in grade VII of Junior High School 8 Cimahi. Sampling in this study used the marginal homogenity analysis test. The results of the marginal homogenity test obtained a    p-value of 0.000 < 0.05, which means that H0 was rejected and Ha was accepted. With an average knowledge of 1.08 before the intervention and 2.33 after the intervention was given. The results of the study indicate that there is an influence of telenursing method education on adolescent girls knowledge about anemia. Telenursing media (a WhatsApp chat group) can be a reference in providing health education about anemia to adolescent girls to increase their knowledge. Keywords: anemia; telenursing; knowledge; health education ABSTRAK Anemia merupakan suatu kondisi jumlah dan ukuran eritrosit atau konsentrasi hemoglobin berada di bawah nilai ambang batas dan mengakibatkan terjadi penurunan kapasitas transportasi darah ke seluruh tubuh. Anemia masih menjadi masalah karena berdasarkan data WHO (World Health Organization, 2018). Prevalensi anemia pada remaja usia 15-24 tahun mencapai 32%, angka anemia pada wanita 27,2% lebih tinggi dibandingdkan pada pria 20,3%. Provinsi Jawa Barat memiliki masalah anemia sebesar 51,7%. Maka dari itu pemerintah Indonesia melakukan intensifikasi pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri melalui pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi metode telenursing terhadap pengetahuan remaja putri tentang anemia. Jenis penelitian ini adalah metode pre-eksperimental desain dengan tipe one-group pretest design. Sampel dalam penelitian adalah siswi kelas VII SMP Negeri 8 Cimahi yang berjumlah 36 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan uji analisa Marginal Homogenity. Hasil uji Marginal Homogienity diperoleh nilai p-value (0,000) < (0,05) yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan rerata pengetahuan sebelum diberikan intervensi 1,08 dan setelah diberikan intervensi meningkat menjadi 2,33. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh edukasi metode telenursing terhadap pengetahuan remaja putri tentang anemia. Media telenursing (grup chat Whatsapp) dapat menjadi referensi dalam memberikan pendidikan kesehatan tentang anemia pada remaja putri untuk meningkatkan pengetahuan. Kata kunci: anemia; telenursing; pengetahuan; pendidikan kesehatan