Yeni Oktafia
Fakultas Hukum Universitas Brawijaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP INVESTOR DI PASAR MODAL SYARIAH YANG BERKEPASTIAN HUKUM Yeni Oktafia
Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Sarjana Ilmu Hukum, Agustus 2016 Periode I
Publisher : Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yeni Oktafia Siti Hamidah, SH., MM., M. Zairul Alam, S.H., M.H. Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Email: yeni.oktavia68@gmail.com ABSTRAK Sesuai dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (UUPM) merupakan kegiatan yang bersangkutan dengan Penawaran Umum dan perdagangan Efek, Perusahaan Publik yang berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek. Begitulah undang-undang memberikan definisi tentang pasar modal , sedangkan pengertian pasar modal syariah tidak ada yang spesifik karena pengertian pasar modal syariah diambil dari terminology pasar modal. Menurut ketentuan pasar modal maka segala macam kegiatan dan mekanisme pasar modal syariah merujuk pada pengaturan pada pasar modal namun dibarengi dengan pengaturan yang diselenggarakan oleh Otoritas jasa keuangan dan fatwa DSNMUI. Namun disisi lain perlu diingat bahwa pengaturan yang digunakan dalam pasar modal syariah dalah Undang-Undang pasar modal konvensional yang nyatanya tidak sama sekali menggunakan prinsip syariah yang jika ditelaah maka tidak sesuai dengan pasar modal syariah sehingga menimbulkan kekosongan hukum. Penelitian dilakukan dengan metode yuridis-normatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam kegiatan yang dilakukan oleh pasar modal syariah tidak sepenuhnya menggunakan prinsip syariah yang mana keadaan ini merugikan investor akibat masih digunakannya Undang-Undang pasar modal konvensional sehingga pasar modal syariah harusnya mempunyai payung hukum tersendiri untuk pasar modal syariah yang berguna sebagai perlindungan hukum untuk investor.     Kata kunci : Perlindungan Hukum, Pasar Modal Syariah, Pasar Modal, Investor, Prinsip Syariah.
Kedudukan Harta Bersama dalam Perkawinan Poligami yang Tidak Dicatatkan Oktafia, Yeni; Sudarsono, Sudarsono
Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.814 KB) | DOI: 10.17977/um019v6i2p462-469

Abstract

This study aimed to analyze the distribution of joint property in unregistered polygamous marriages and the legal certainty of the distribution in unregistered polygamous marriages. This study was normative juridical research because this study used the statutory approach, the conceptual approach, and the historical approach. Data collection techniques were sourced from primary, secondary, and tertiary legal sources. The researcher analyzed data with descriptive analysis and interpretation methods. The study results showed that the distribution of joint property in polygamous marriages that were not registered must carry out isbat marriage so that there was a guarantee of legal protection for the distribution of joint property. The division of joint property in a polygamous marriage that was not registered was equated with a legal marriage as long as it could be proven to have good faith in its implementation. The legal certainty of the distribution of joint assets in unregistered polygamous marriages could be carried out by law chosen by husband and wife by deliberation and consensus. If submitted in court, it was based on the right of rechtsvinding based on ijtihad and the noble values of Indonesian customary law.