Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Bimbingan dan Konseling Islami untuk Menurunkan Kecenderungan Kenakalan Remaja Dzaki Aflah Zamani; Safiruddin Al Baqi
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.404 KB) | DOI: 10.24036/rapun.v10i1.105005

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas bimbingan konseling Islami untuk menurunkan kecenderungan kenakalan remaja. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen.dengan desain nonequivalent control group. Subjek penelitian ini adalah 16 siswa yang dibagi dalam dua kelompok (kelompok eksperimen dan kontrol). Karakteristik subjek penelitian ini adalah siswa yang memiliki kecenderungan kenakalan remaja dan berusia 15-18 tahun. Kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan berupa delapan sesi bimbingan dan konseling Islami, sedangkan kelompok kontrol diberikan materi bimbingan konseling konvensional. Analisis Wilcoxon Signed-Rank Test dari pre-test dan post-test kelompok eksperimen menunjukkan nilai signifikansi 0.006 (<0.05). Hal ini menunjukkan bimbingan dan konseling Islami efektif untuk menurunkan kecenderungan kenakalan remaja.
Faktor Pendukung Motivasi Berperilaku Disiplin Pada Santri Pondok Pesantren Safiruddin Al Baqi; Abdul Latip A; Tyas Sarli Dwiyoga
Educan : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/educan.v1i1.1300

Abstract

Discipline behavior is one of the most important behavior to be taught because it could lead someone to follow the rules. Schools is a strategic environment to teach the discipline behavior. Boarding school education system require students to stay in dormitory and every student should always be discipline and follow the rules. This study aims to determine factors that influence students to be discipline. Data obtained by taking survey to 163 students (male: 95; female: 68) from 4 boarding school. Results of analysis show that there are some factors: 1) external motivation of students indiscipline behavior, 2) internal motivation of students indiscipline behavior, 3) external motivation of students discipline behavior, and 4) internal motivation of students disciplined behavior. So it is expected that the findings of this study can help school administrators to create school environment that capable to make student to be discipline.
Pengentasan Kesenjangan Pendidikan Serta Pemberdayaan Masyarakat Panti Asuhan Kabupaten Ponorogo. Taufik Rizki Sista; Safiruddin Al Baqi
Khadimul Ummah Vol 2, No 1 (2018): November
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1773.082 KB) | DOI: 10.21111/ku.v2i1.2666

Abstract

PKM. Pengentasan Kesenjangan Pendidikan Serta Pemberdayaan Masyarakat Panti Asuhan Kabupaten Ponorogo bertujuan untuk mengatasi permasalahan pendidikan dan produktiftas masyarakat panti. Mitra 1 adalah Panti Asuhan Putri Nyai Ahmad Dahlan yang memiliki permasalahan dalam pemanfaatan sumber daya manusia dalam jahit menjahit, minimnya pengetahuan siswa tentang teknologi yang dapat membantu dalam bidang pendidikan, rasa tidak percaya diri dikarenakan latar belakan status social, serta minimnya bantuan program program pelatihan yang bermanfaat bagi masa depan siswi panti. Mitra 2 adalah Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa Al-Amin Jetis Ponorogo yang memiliki permasalahan minimnya sarana pendidikan yang memadai bagi siswa, kurang produktifnya para siswa sehingga kurang bisa mendukung perekonomian panti, tidak adanya kaderisasi siswa produktif, serta minimnya pengetahuan tentang akses informasi pendidikan dan kewirausahaan. Bentuk kegiatan yang telah dilaskanakan adalah pelatihan penmanfaatan media e learning dalam belajar bagi semua mitra, pelatihan bahasa asing (arab), pelatihan mikro teaching, penyerahan bantuan mesin jahit, dan pemberian motivasi secara berkala kepada masyarakat panti. Hasil yang dicapai adalah masyarakat panti telah mengetahui bagaimana mengaskes media e learning sebagai alat bantu dalam belajar, mengenal dasar dasar bahasa (arab), memiliki kemampuan dalam mengajarkan ilmu yang mereka dapat kepada adik kelas, serta meningkatnya kepercayaan diri mereka. Hasil pencapaian ini terjadi pada semua mitra kegiatan PKM.