Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA BERDASARKAN SIKAP DAN GENDER Besse Intan Permatasari
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v3i2.753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMPN 8 Balikpapan ditinjau dari sikap dan gender. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 378 siswa. Sampel merupakan siswa kelas VIII yang terpilih dengan cluster random sampling berjumlah 217 siswa. Siswa yang terpilih sebagai sampel menyelesaikan tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan mengisi kuisioner sikap terhadap matematika. Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial 2x2. Hasil ANAVA dua jalan mengungkapkan bahwa: 1) siswa dengan sikap positif memiliki kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik dari pada siswa dengan sikap negatif, 2) tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari gender (laki-laki maupun perempuan), serta 3) tidak terdapat interaksi antara sikap dan gender terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
HUBUNGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA KELAS X IPA SMA NEGERI 7 BALIKPAPAN TAHUN AJARAN 2017/2018 Ni’matur Rochmah; Tri Hariyati Nur Indah Sari; Besse Intan Permatasari
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 12 No 1 (2019): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.597 KB) | DOI: 10.36277/kompetensi.v12i1.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan komunikasi dan pemahaman matematis siswa kelas X IPA SMA Negeri 7 Balikpapan Tahun Ajaran 2017/2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara tidak terstruktur untuk mencari data literatur awal kepada salah satu guru matematika, dan tes digunakan untuk mengukur pengetahuan siswa. Uji prasyarat analisis berupa uji normalitas dan linieritas. Teknik analisis yang digunakan adalah korelasi product moment. Teknik analisis data uji prasyarat menggunakan software SPSS windows 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan komunikasi dan pemahaman matematis siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai r sebesar 0,085 dan nilai signifikansi 0,388 ≥ 0,05.
Nilai-Nilai Matematis dalam Budaya Balikpapan: Kajian Etnomatematika Nur Ismiyati; Besse Intan Permatasari
MASALIQ Vol 6 No 3 (2026): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v6i3.10233

Abstract

Although ethnomathematics studies have been widely conducted on various local cultures in Indonesia, research that specifically discusses the identification of mathematical values in Balikpapan community culture remains limited. This study aims to identify and describe the mathematical values contained in Balikpapan culture through an ethnomathematics study. This study employed a qualitative approach with an exploratory-ethnographic design. The research informants consisted of two resource persons, namely a local cultural activist and an East Kalimantan cultural researcher, who were selected through purposive sampling. Data were collected through semi-structured interviews and cultural documentation and were then analyzed using NVivo-assisted thematic analysis through the stages of data reduction, open coding, axial coding, theme categorization, and data interpretation. The results showed that Balikpapan culture contains various mathematical concepts integrated into community cultural practices, including geometry, transformation, symmetry, measurement, ratio, proportion, repeated patterns, similarity, congruence, and simple statistics. These concepts were found in Balikpapan Batik, Shaho Batik, Rumah Lamin, Kenyah carvings, traditional weaving, and local culinary products such as mantau and amplang. These findings contribute to the development of ethnomathematics studies on multiethnic culture in East Kalimantan and broaden understanding of the relationship between culture and the mathematical activities of society. The conclusion of this study affirms that mathematics develops contextually in community cultural activities and can be used as a meaningful source of mathematics learning. The implications of this study include theoretical contributions to the development of ethnomathematics literature and practical implications for the development of local culture-based mathematics learning.