Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

caring for fellow movements and social service volunteers for covid-19 mechanical engineering at Balikpapan University in Karangrejo sub-district, Balikpapan city Suherna; Kuswandi Arifin; Patunru Pongky
Abdimas Universal Vol. 3 No. 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v3i1.111

Abstract

Gerakan peduli sesama dan bakti sosial adalah salah satu program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Balikpapan sebagai bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat dan lingkungan ditengah pandemic covid-19. Pelaksanaan kegiatan Gerakan Peduli Sesama dan Bakti Sosial oleh Relawan Teknik Mesin merupakan bagian dari tri dharma dan program kerja dari Universitas Balikpapan untuk meningkatkan pengetahuan dan membantu  masyarakat tentang upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Kegiatan ini terlaksana pada Kelurahan Karang Rejo Kecamatan Balikpapan Tengah tepatnya RT. 31, 32, 46, 48 dan 62 dengan metode pengabdian berupa kegiatan penyuluhan, pembagian sabun cuci tangan, pembagian masker dan sembako serta penyemprotan disenfektan dilingkungan pemukiman warga.  Hasil menunjukkan adanya respon positif pemerintah serta partisipasi aktif masyarakat yang tinggi.
EVALUASI SISTEM MANAJEMEN PERALATAN KESELAMATAN PELAYARAN PADA ACCOMMODATION WORK BARGE ELANG BIRU 507: STUDI KASUS: PT. MEINDO ELANG INDAH Patunru Pongky
IDENTIFIKASI Vol 2 No 1 (2016): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi D-IV K3

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.411 KB)

Abstract

Setiap kapal yang berlayar harus memiliki kelaikan pelayaran dan terpenuhinya semua persyaratan pelayaran, baik itu terpenuhinya persyaratan keselamatan kapal, pencegahan pencemaran dari kapal, tehnis pembuatan kapal, status hukum kapal, memenuhi persyaratan material, konstruksi, bangunan, permesinan, perlistrikan, stabilitas, tata susunan serta perlengkapan penolong, radio elektronik kapal yang dibuktikan dengan sertifikat setelah dilakukan pemeriksan dan pengujian sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi terhadap sistem manajemen sertifikasi peralatan yang berhubungan dengan keselamatan pelayaran di Accommodation Work Barge Elang Biru 507 PT. Meindo Elang Indah. Penelitian ini meliputi sertifikasi peralatan keselamatan pelayaran yang diterbitkan bersifat menetap atau permanen, bersifat tahunan dan yang diterbitkan bulanan. Dari hasil penelitian terhadap sertifikasi peralatan keselamatan pelayaran di Accommodation Work Barge Elang Biru 507 dapat disimpulkan bahwa sistem manajemen sertifikasi sudah berjalan sesuai dengan peraturan pemerintah dan prosedur perusahaan, namun ditemukan beberapa sertifikat pelayaran dalam kondisi yang invalid karena masih dalam proses perpanjangan. Disarankan dengan diketahuinya kondisi tersebut agar pihak perusahaan lebih proaktif melakukan kontrol dan pemeriksaan terhadap sertifikat yang ada secara berkala dan sistematis.
IMPLEMENTASI PENGENDALIAN RISIKO TERHADAP KECELAKAAN KERJA PADA LANDASAN HELIKOPTER: ANALISIS KERJA DAN AKTIVITAS : TOTAL E&P INDONESIA Patunru Pongky
IDENTIFIKASI Vol 3 No 1 (2017): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi D-IV K3

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.502 KB)

Abstract

Risiko adalah suatu kondisi yang timbul karena ketidakpastian dengan seluruh konsekwensi tidak menguntungkan, sehingga membutuhkan pengendalian risiko agar risiko tersebut tidak membahayakan para pekerja pada landasan helikopter Penelitian ini bertujuan untuk Memperoleh informasi dan gambaran mengenai risiko yang dihadapi pekerja serta penerapan pengendalian pada landasan helikopter di PT. Total E&P Indonesie. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jenis penelitian Analisis Kerja dan Aktivitas, dengan jumlah responden 14 orang karyawan. Dari uraian latar belakang dan rumusan masalah yang telah dikemukakan sebelumnya, maka didapati risiko yang sering dihadapi dilapangan adalah kesalahan komunikasi dan pemenuhan prosedur pada alat keselamatan yang dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan pada landasan helikopter di Total E&P Indonesie.
ANALISA KESELAMATAN PEKERJAAN BONGKAR MUAT BARANG MENGGUNAKAN FORKLIFT PADA PT. X KOTA BALIKPAPAN Muhammad Aris Perdana; Komeyni Rusba; Patunru Pongky
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 10: Mei 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i10.800

Abstract

Pekerjaan di sektor industri mempunyai potensi bahaya yang cukup tinggi yang pada akhirnya menyebabkan kecelakaan kerja yang dapat mengakibatkan kerugian baik terhadap harta maupun jiwa manusia, sehingga perlu diusahakan pencegahan. Dalam proses produksi sering menggunakan alat bantu seperti forklift untuk memindahkan material maupun perkakas kerja yang berukuran besar. Dengan melihat adanya potensi bahaya serta penanganan yang belum terarah perusahaan ini memerlukan Job Safety Analysis (JSA).PT.X Kota Balikpapan merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industry. Dalam kegiatan operasionalnya PT. X Kota Balikpapan sering melakukan bongkar muat barang menggunakan forklift, Proses pelaksanaan bongkar muat merupakan kegiatan memindahkan barang dari charge ke warehouse. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses kegiatan bongkar muat dan hambatan-hambatan yang dihadapi selama proses bongkar muat di Perusahaan. Penelitian ini dilaksanakan di perusahaan industry di PT. X Kota Balikpapan , Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantatif. Data yang dikumpulkan melalui pengamatan dan wawancara. Cara pengumpulan data dengan mengumpulkan pedoman wawancara berupa pertanyaan yang akan diajukan kepada pihak yang terkait. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan bongkar muat barang yang dilakukan oleh PT.X Kota Balikpapan belum berjalan optimal, karena masih banyak hambatan yang dihadapi seperti Terjepit atau tertabrak forklift, barang jatuh,cidera ringan,terkena aliran listrik dan forklift terguling(rusak) yang disebabkan karena kerusakan alat. Identifikasi bahaya yang di lakukan di PT. X Kota Balikpapan pada pekerjaan bongkar muat menggunakan forklift menghasilkan 16 bahaya dari 8 tahapan pekerjaan yang di sebabkan dari lingkungan, pekerja, peralatan, alat kerja. Yaitu risiko tersengat listrik, risiko tertimpa barang yang di angkat, tertabrak, tergores peralatan yang tajam, luka akibat terjepit, cidera pinggan sehingga perlu di lakukan tindakan perbaikan dan memusatkan kepada penilaian risiko dengan menggunakan Job Safety Analysis (JSA).