Articles
Akuntabilitas dan Transparansi Laporan Keuangan Pada Organisasi Pengelola Zakat: Studi Komparatif di BAZ dan LAZ Yogyakarta
Wulaningrum, Puspita Dewi;
Pinanto, Amin
Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia JATI Vol 3, No 1: March 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jati.030122
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akuntabilitas dan transparansi serta kebijakan akuntansi pada laporan keuangan BAZNAS Kota Yogyakarta dan Lazismu Kota Yogyakarta dalam pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah sesuai berdasarkan PSAK Nomor 109. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, multiple case study, dan penelitian komparasi. Hasil penelitian menunjukkan BAZNAS Kota Yogyakarta telah akuntabel dan transparan dalam penyusunan laporan keuangan tahunannya sesuai PSAK Nomor 109. Hal ini dibuktikan melalui komponen laporan keuangan yang lengkap, penyajian terpisah dana non halal, penyampaian sesuai tenggat waktu, dan diaudit oleh lembaga eksternal. Sedangkan Lazismu Kota Yogyakarta belum akuntabel dan transparan sesuai PSAK 109. Hal ini disebabkan komponen laporan keuangan tidak lengkap dan belum terpublikasinya ke media cetak maupun media digital.
Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal di Koripan 1 Dlingo
Wulaningrum, Puspita Dewi
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 6, No 2 (2018): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/bdr.6240
Koripan 1 in Dlingo has tourism potential that can be developed to improve people’s economy, there is water springs from sendang Umbul Ndeso and petilasan Gunung Pasar. In addition, because the majority of people’s livelihood are farmers, the results of agricultural processing can also be used as a means of supporting the tourist area. This activity aims to develop the potential tourist area in Koripan 1 which is expected to be an alternative income residents so that the economy increases. The method used is the analysis of village-based tourism development process based on local community participation then reduced to the steps of village development. The results and implications of this activity include the design of tourism objects Umbul Ndeso and petilasan Gunung Pasar, development of early stage of the form of gazebo, street lighting and road directions, training for the community related to improving the quality of farm produce and licensing P-IRT, and marketing through online media. The conclusion of this activity is the development program of tourist area of Koripan 1 has assisted in building the tourist village as well as providing direction for sustainable development step for the community. This activity has also provided education for the citizens about the importance of quality and licensing for food processing business of agricultural products. Keywords: Tourism, Local Community Participation, Processed Agricultural Products
Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal di Koripan 1 Dlingo
Wulaningrum, Puspita Dewi
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 6, No 2 (2018): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/bdr.6240
Koripan 1 in Dlingo has tourism potential that can be developed to improve people’s economy, there is water springs from sendang Umbul Ndeso and petilasan Gunung Pasar. In addition, because the majority of people’s livelihood are farmers, the results of agricultural processing can also be used as a means of supporting the tourist area. This activity aims to develop the potential tourist area in Koripan 1 which is expected to be an alternative income residents so that the economy increases. The method used is the analysis of village-based tourism development process based on local community participation then reduced to the steps of village development. The results and implications of this activity include the design of tourism objects Umbul Ndeso and petilasan Gunung Pasar, development of early stage of the form of gazebo, street lighting and road directions, training for the community related to improving the quality of farm produce and licensing P-IRT, and marketing through online media. The conclusion of this activity is the development program of tourist area of Koripan 1 has assisted in building the tourist village as well as providing direction for sustainable development step for the community. This activity has also provided education for the citizens about the importance of quality and licensing for food processing business of agricultural products. Keywords: Tourism, Local Community Participation, Processed Agricultural Products
Pengembangan Branding dan Pangsa Pasar Pada Industri Kreatif "Batik Tugiran" Pandak
Puspita Dewi Wulaningrum;
Hanifah Rahmi Fajrin
Abdimas Universal Vol. 4 No. 1 (2022): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v4i1.131
The Covid-19 pandemic has reduced public interest in the tourism sector, which has caused a lack of buyer interest in the creative industry sector. Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) Batik craftsmen "Batik Tugiran" are one of the MSMEs that are affected. This service aims to stimulate the economy of MSMEs engaged in the creative industry which have been significantly affected by the pandemic, especially for MSMEs, Tugiran batik craftsmen. The result of this service is handling for aspects of market share and branding. Branding development in the form of making product logos, making signboards, making road signs, and designing packaging improvements. Meanwhile, the development of the online sector market share is carried out by utilizing social media Instagram and the Shopee marketplace.
PELATIHAN AKUNTANSI BERBASIS EXCEL SESUAI SAK EMKM PENGOLAHAN KOPI PEMBIBITAN MENOREH KULON PROGO
Andreani Hanjani;
Puspita Dewi Wulaningrum
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1359.842 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.311.344
Tujuan Pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan praktik pengelolaan keuangan berdasarkan ilmu akuntansi berbasis excel SAK EMKM. Mitra usaha dalam program ini Kohar Coffee Roaster (KCR) pengolahan kopi pembibitan menoreh Kulon Progo milik Ibu Atta. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah mitra belum melakukan pencatatan laporan keuangan dikarenakan keterbatasan pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan usaha. Metode dilakukan dengan beberapa tahap yaitu melakukan observasi, penyampaian materi, memberikan pelatihan praktik pengelolaan keuangan sesuai SAK EMKM berbasis excel, dan evaluasi terhadap kepahaman peserta. Hasil kegiatan pengabdian ini mitra antusias terhadap pelatihan yang diberikan sehingga menjadi paham mengenai pengelolaan keuangan usaha dan mampu menyusun laporan keungan yang lebih baik dan akuntabel sesuai SAK EMKM dengan menggunakan microsoft excel.
UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN UMKM DIGITAL PRINTING BERBASIS ONLINE
Putri Rachmawati;
Hanifah Rahmi Fajrin;
Puspita Dewi Wulaningrum
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (495.217 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.889
Tujuan pengabdian ini adalah memanfaatkan teknologi informasi khususnya membuat brand pada produk yang akan dijual pada platform online. Zaman semakin berkembang dengan adanya wabah covid-19 yang berlangsung di Indonesia menuntut UMKM Prambanan Digital Printing lebih giat dan kreatif dalam melakukan pemasaran. Karena pandemik yang masih melanda akses untuk interaksi dengan manusia sangat dibatasi banyak pengusaha yang gulung tikar atas usahanya. Oleh karena itu, pengabdian ini membantu UMKM untuk mulai membuka digital online . Penjualan secara online merupakan jalan yang efektif dan solutif sekarang ini karena kurangnya masyarakat sekitar dalam pengenalan Digital Printing sehingga banyak penurunan income saat pandemik ini. Metode dalam pengabdian ini adalah pengembangan platform online. Sasaran program adalah UMKM prambanan Digital Printing. Hasil pengabdian ini adalah terbentuknya brand Digital Printing “Prambanan”, dan penentuan titik koordinat pada Google Map dengan platform media sosial pada Instagram http://instagram.com/digitalprambanan?utm_medium=copy_link.
PENGUATAN BRANDING BERBASIS TEKNOLOGI PADA UMKM OLAHAN BUBUR
Puspita Dewi Wulaningrum;
Desi Susilawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (848.6 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.893
Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk UMKM olahan jenang “Decia Kitchen” melalui branding dengan memanfaatkan teknologi. Metode pengabdian yang dilakukan yaitu dengan melakukan observasi, analisis masalah, penyusunan program, pelaksanaan program, evaluasi program, dan rencana tindak lanjut. Hasil dari pengabdian ini adalah realisasi program branding berupa pembuatan logo produk, perbaikan kemasan, pembuatan neon box, pembuatan katalog produk, dan perluasan pemasaran di marketplace Instagram. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan cara membandingkan rencana program dengan pelaksanaan yang telah dilakukan.
Good Governance Alokasi Dana Desa (ADD): Peran Perangkat dan Akuntabilitas Publik
Desi Susilawati;
Parwoto Parwoto;
Puspita Dewi Wulaningrum;
Tri Tri Wijayanto
Journal of Applied Accounting and Taxation Vol 5 No 1 (2020): Journal of Applied Accounting and Taxation (JAAT)
Publisher : Pusat P2M Politeknik Negeri Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (945.913 KB)
|
DOI: 10.30871/jaat.v5i1.1506
This research was conducted related to the accountability of the management of the Village Fund Allocation (ADD) 2018 in Village of Tirtomartani, Kalasan District. The research objectives are 1) Measuring the Role of Village Apparatuses in realizing good governance in managing village financial funds, 2) to determine the accountability of ADD management can work effectively for all dimensions, namely Transparency, Accountability and Participation in each process and stage which includes the Planning Phase, Implementation and Reporting 3) to help resolve the problems in the management of ADD so that issues regarding the management of ADD can prove and explain the strategic plans and objectives or the goals that have been planned and established by village government organizations through the meeting mechanism of village development planning. The results of this research that the principle of transparency and participation had been implemented well through the mechanism of consultation and deliberation that involved all elements of village community institutions, indicated by the answers of respondents show 91% answered "yes". The principle of transparency is fulfilled by the existence of clear information about the schedule of implementation of activities, sources of funds that are easily accessed by the community, showed that respondents' answers“yes” were 85.6%, which meant that implementation the ADD APBDES was already accountable. Although ADD management has been accountable, it certainly cannot be separated from the role of village officials or village apparatus which is a key to the successful management of ADD APBDES. The results showed that the role of village apparatus in Tirtomartani village was 72%., indicated that village apparatus have played a role to create good governance of managing ADD. This research is expected to contribute in the form of Transfer of Knowledge for village government administrators in order to be optimalized in the management of ADD in the planning process, implementation (expenditure of funds) and reporting in accordance with the provisions of the central government.
Peningkatan Produktifitas dan Pemasaran UMKM dengan Teknologi Informasi dan Manajemen Keuangan untuk Memacu Perekonomian yang Lebih Baik
Nur Hudha Wijaya;
Puspita Dewi Wulaningrum;
Wisnu Kartika
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 3 (2021): Pages 459-724
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i3.319
Masa pandemik ini penurunan finansial kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Permasalahan yang dialami para pelaku UMKM adalah kurangnya promosi dan branding, serta sistem pengolahan keuangan yang masih konvensional tidak tercatat. UMKM tersebut adalah bidang usaha emping melinjo dan gethuk. Jika ada promosi yang baik, maka informasi produk olahan di Wirokerten ini akan lebih mendorong pertumbuhan ekonomi dan peluang kerja bagi masyarakat. Dengan adanya standar laporan keuangan tersebut tentu dapat menjadi dokumentasi bagi UMKM. Hal ini akan menunjang kekuatan ekonomi rakyat yang semakin kokoh di masa depan karena usaha-usaha kecil ini memiliki harapan untuk berkembang menjadi lebih besar. Maka tujuan yang dicapai dalam progam ini adalah menerapkan teknologi dan keterampilan para pelaku UMKM agar memiliki keterampilan atau kemampuan tentang praktik pemanfaatan teknologi informasi dan pembukuan yang baik. Adapun metode yang digunakan adalah pembelajaran dan aplikasi berbasis partisipatif. Pada hasil evaluasi mitra sudah mampu melakukan branding dengan teknologi informasi dan pembukuan, pencatatan dan pelaporan keuangan sesuai dengan standar sesuai urutan yang sudah disampaikan.
Pemberdayaan dan Strategi Marketing Petani Madu Desa Giri Tengah Kecamatan Borobudur-Magelang
Andreani Hanjani;
Puspita Dewi Wulaningrum
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2019): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1203.05 KB)
|
DOI: 10.35568/abdimas.v2i1.261
Tujuan Program Pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemberdayaan kelompok petani madu ekonomi produktif desa Giri Tengah Kecamatan Borobudur membentuk individu dan masyarakat menjadi mandiri. Mitra Usaha dalam program ini adalah petani lebah bernama Bp. Wijarso dan Bp. Bambang. Permasalahan yang dihadapi oleh kedua mitra tersebut adalah produk UKM madu kaliandra desa Giri Tengah belum memiliki branding produk dan label kemasan sehingga pemasaran produk UKM madu kaliandra tidak maksimal. Selain itu, mitra masih kurang mengetahui membuat laporan hasil usaha. Metode pelaksanaan pengabdian ini yaitu: 1)Survey dengan melakukan pengamatan dan analisis; 2)Branding produk madu;3) Strategi Marketing agar produk lebih menarik dan dikenal; 4)Pelatihan pembuatan laporan keuangan sederhana hasil usaha. Hasil program ini adalah: 1) Produk madu memiliki label nama produk yang menarik dan lebih dikenal konsumen; 2)Pelatihan pembuatan laporan keuangan sederhana hasil usaha. Program ini diharapkan mampu memfasilitasi mitra untuk mempermudah melakukan penyajian laporan keuangan.