Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Video Animasi Sebagai Sarana Meningkatkan Semangat Belajar Mata Kuliah Media Pembelajaran di STKIP PGRI Lubuklinggau Agus Susilo; Mareta Widiya
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.972 KB) | DOI: 10.36987/jes.v8i1.1972

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah era globalisasi pendidikan saat ini yang mengharuskanpendidikan mengikuti perkembangan zaman. Kesiapan dunia pendidikan terutama perguruantinggi terkait pengembangan media dalam pembelajaran harus disambut dengan positif bagipengajar di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan semangatbelajar mata kuliah media pembelajaran di STKIP PGRI Lubuklinggau melalui media video.Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber analisisdata didapatkan melalui studi pustaka dan pengamatan langsung di lapangan peneliti sebagaiDosen mata kuliah media pembelajaran. Pembahasan meliputi Media Pembelajaran di EraTeknologi Informasi, yaitu media pembelajaran menjadi sangat penting di era teknologiinformasi saat ini. Peran tenaga pendidik dalam menciptakan atau menggunakan fasilitas dariperkembangan teknologi tersebut harus dilakukan. Video Animasi dan Semangat Belajar diPerguruan Tinggi, yaitu saat ini dalam penerapan media animasi dalam mata kuliah mediapembelajaran yang vital. Media animasi yang diajarkan di STKIP PGRI Lubuklinggaumenggunakan media web yang ada di internet sebagai penunjang fasilitas pembuatan mediaanimasi. Simpulannya, yaitu: media pembelajaran sangat penting dalam dunia pendidikan.Seorang pengajar harus tetap belajar dalam menerapkan media bagi dunia pendidikan saat ini.aspek-aspek dalam pembelajaran media tetap harus mengedepankan unsur kebutuhan dankondisi peserta didik. Saat ini penerapan media animasi dengan memanfaatkan platform web diinternet sangat mendukung peserta didik maupun tenaga pengajarnya.
THE USE OF CANVA-BASED INTERACTIVE LEARNING MEDIA TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES IN SCIENCE FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS sasmia; Mareta Widiya
Teaching and General Education Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Article publish January
Publisher : CV Grasta Glory

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the feasibility of using Canva-based interactive learning media in science subjects for junior high school students. The problem addressed in this study is the decline in students’ understanding, motivation, and interest in learning, which leads to low learning outcomes. Therefore, innovation in the learning process is needed through the use of interactive learning media based on Canva. This study employed a descriptive qualitative method using a literature study technique by reviewing five relevant journals. The results show that Canva-based interactive learning media increases students’ motivation, learning interest, and learning outcomes. The media is proven to be valid, practical, and effective in enhancing student engagement and facilitating understanding.
Inventaris Jamur Konsumsi Dan Beracun Di Perkebunan Sawit Kabupaten Musi Rawas Eka Lokaria; Ivoni Susanti; Mareta Widiya
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 6 No 2 (2019): October 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v6i2.14794

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui jenis–jenis jamur yang dapat dikonsumsi dan beracun di PT Bina Sains Cemerlang, Kabupaten Musi. Metode yang digunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan eksplorasi kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan jenis jamur yang dapat dimakan yakni Poliotha mutabilis, Coprinus comatus, Schizophyllum commune, Pleorotus ostreatus, Volvarielle volvacea dan Auricularia polytricha. Jenis jamu beracun yakni: Hidnum repandum, Trametes versicolor, Mycena hiemalis, Lentinus conatus, Marasmius remealis, Dacryopinax spathularia, Polyporus squamosus, Pycnoporus annabarinus, Fuligo septica dan Cortinarius sanguenius
Pemanfaatan E-Modul berbasis PBL (Problem Based Learning) dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa Mareta Widiya; Rindy Septiani
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.4192

Abstract

Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan e modul berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang mampu mendorong keaktifan siswa serta menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah sepuluh artikel dari jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan e-modul berbasis PBL memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa, khususnya dalam aspek pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan kemandirian belajar. Model PBL membantu siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran melalui pemecahan masalah yang berkaitan dengan situasi nyata, sedangkan e-modul memberikan kemudahan akses belajar kapan saja dan di mana saja. Dengan demikian, penerapan e-modul berbasis PBL dapat menjadi salah satu alternatif yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendukung proses belajar yang lebih bermakna di era digital.
Pemahaman Literasi Lingkungan Siswa SMA Negeri 5 Kota Lubuklinggau Mareta Widiya; Yupita Anjelica Dinissjah
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i2.4193

Abstract

Literasi lingkungan merupakan aspek penting dalam pembentukan generasi yang berwawasan ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat literasi lingkungan siswa SMA Negeri 5 Kota Lubuklinggau yang diukur melalui tiga aspek, yaitu kognitif, afektif, dan perilaku. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan instrumen angket likert yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui spss untuk memperoleh nilai rata-rata, kategori skor, serta persentase distribusi tingkat literasi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi lingkungan siswa berada pada kategori cukup baik. Berdasarkan analisis per aspek, aspek kognitif berada dikategori rendah. Aspek afektif berada pada kategori baik dan aspek behavior dikategori cukup baik. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi lingkungan siswa belum berkembang secara seimbang dan masih memerlukan penguatan pembelajaran serta program sekolah yang berkelanjutan.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS PROJECT BASED LEARNING MATERI EKOSISTEM KELAS X SMA Qodria Turromadoni; Mareta Widiya
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i2.4194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Project Based Learning pada materi ekosistem kelas X SMA yang valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas validator ahli, guru, dan peserta didik kelas X SMA. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi, angket respon guru dan peserta didik, serta tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis Project Based Learning memperoleh rata-rata validitas sebesar 90,00% dengan kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan memperoleh rata-rata persentase sebesar 90,85% dengan kategori sangat praktis. Selain itu, hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan hasil belajar peserta didik dengan nilai rata-rata pretest sebesar 61,40 meningkat menjadi 84,75 pada posttest dan nilai N-Gain sebesar 0,71 berkategori tinggi. Dengan demikian, LKPD berbasis Project Based Learning layak digunakan dalam pembelajaran Biologi materi ekosistem kelas X SMA.
Analisis Persepsi Siswa SMP Negeri 6 Lubuklinggau Terhadap Keanekaragamaan Hewan Vertebrata Amelia vega Amel; Destien Atmi Arisandy; Mareta Widiya
JBIOEDRA: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the perceptions of students at SMP Negeri 6 Lubuklinggau regarding the diversity of vertebrate animals, focusing on three aspects: knowledge, attitude, and behavior. The research employed a descriptive quantitative method with the population consisting of all seventh and eighth-grade students in the 2024/2025 academic year. Data were collected using a closed-ended questionnaire designed around the three main aspects, and were analyzed by calculating the mean score and percentage through simple frequency distribution. The results show that the overall average score of students’ perceptions is 3.34 with a percentage of 83.55%, categorized as very good. In terms of knowledge, students demonstrated a strong understanding of the basic classification of vertebrates (highest score 3.55), though many still struggled to distinguish characteristics among different groups (3.19). For attitudes, students responded positively to learning, particularly appreciating the enjoyable teaching methods used by teachers (3.52), although some still found vertebrate concepts difficult to grasp (3.19). Regarding behavior, students showed empathy by having experiences of helping injured animals (3.41), but relatively few had opportunities to observe vertebrates directly outside of school (3.27). Overall, the findings indicate that students’ perceptions of vertebrate diversity are highly positive. However, improvements are still needed through the use of visual media, field observations, and guidance in utilizing credible digital learning resources.