Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal EMPATI

HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN AGRESIVITAS Lerisa Sovinia; Nailul Fauziah
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.864 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan agresivitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Sampel diambil berdasarkan teknik cluster random sampling. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah santri Pesantren Al Ma’soem Bandung berjumlah 139 santri berdasarkan tiga wali santri dari lima wali santri. Alat pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi yaitu skala religiusitas (41 aitem valid, α=0,898) dan skala agresivitas (32 aitem valid, α=0,874). Hasil analisis dengan menggunakan analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar = -0,586 pada p = 0,000 (p
HUBUNGAN ANTARA KELEKATAN TERHADAP ORANG TUA DENGAN KOMPETENSI INTERPERSONAL PADA PENGURUS BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA (BEM) FAKULTAS DI UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG Liza Nurul Khotimah; Nailul Fauziah
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.632 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7596

Abstract

Mahasiswa yang berperan sebagai pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dituntut memiliki kemampuan untuk dapat bekerja sama, menghargai pendapat dan mengatasi konflik. Kemampuan-kemampuan tersebut merupakan bagian dari kompetensi interpersonal. Kompetensi interpersonal adalah kemampuan individu untuk berkomunikasi secara efektif kepada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan terhadap orang tua dengan kompetensi interpersonal pada pengurus BEM Fakultas di Universitas Diponegoro Semarang serta mengetahui besarnya sumbangan efektif yang didapatkan. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan positif antara kelekatan terhadap orang tua dengan kompetensi interpersonal pada pengurus BEM Undip. Sampel penelitian ini adalah pengurus BEM Fakultas di Universitas Diponegoro Semarang yang berjumlah 270 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah Skala Psikologi, yaitu Skala Kompetensi Interpersonal (40 aitem valid, α = 0,891) dan Skala Kelekatan terhadap Orang Tua (48 aitem valid, α = 0,927). Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi rxy = 0,543 dengan p = 0,000 (p
HUBUNGAN ANTARA PERAN GENDER DENGAN INTENSI MELAKUKAN KEKERASAN DALAM PACARAN PADA MAHASISWA STRATA-1 FAKULTAS TEKNIK DI UNIVERSITAS DIPONEGORO Mela Astri; Nailul Fauziah
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.81 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara peran gender maskulin dengan intense melakukan kekerasan dalam pacaran pada mahasiswa strata-1 fakultas teknik di Universitas Diponegoro, peran gender feminin dengan intense melakukan kekerasan dalam pacaran pada mahasiswa strata-1 fakultas teknik di Universitas Diponegoro dan perbedaan intense melakukan kekerasan dalam pacaran dengan peran gender maskulin dan peran gender feminin. Populasi Penelitian ini seluruh mahasiswa strata-1 fakultas teknik yang memiliki karakteristik yang sesuai dengan penelitian.Sampel penelitian sebanyak 90 orang, sampel diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah Skala Psikologi yaitu Skala Intensi Melakukakan Kekerasan dalam Pacaran (23 aitem valid, α= 0,873) dan Skala Peran Gender (28 aitem valid, α= 0,930). Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi maskulin sebesar 0,500 dengan p=0,333 (p>0,05) dan koefisien korelasi feminin sebesar 0,031 dengan p=0,477 (p>0,05). Angka p=0,477 (p>0,05). Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti, yaitu terdapat hubungan positif yang signifikan antara peran gender maskulin dan peran gender feminin dengan intense melakukan kekerasan dalam pacaran ditolak. Hasil uji beda antara perbedaan intense melakukan kekerasan dalam berpacaran dengan peran gender maskulin dan peran gender feminin menggunakan uji dua sampel bebas uji Mann-Whitney p=0,035 (p