Sri Wahyuni
Universitas Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PEMANFAATAN FASILITAS BELAJAR DI SEKOLAH Sri Wahyuni; Muswardi Rosra; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.166 KB)

Abstract

The aims of this research was to determine corelations of student’s motivation and using of school learning facilities to students' learning achievement. The method used in this research was correlation method. The subjects in the study  were 36 students gotten by random sampling technique. Data collecting techniques  using a scale of motivation to learn and questionaire of utilization of school facilities . The results obtained indicate that there was a relationship between learning motivation and utilization of student learning, it was shown from the results of data analysis using Person Product Moment Correlation (r) tehniques, r output by 0.4 then consulted with r tabel of 0.325. The conclusion is  there is a corelations between learning motivation and using learning of school  learningn facilities to students learning achievement.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi belajar siswa dengan pemanfaatan fasilitas belajar di sekolah pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 36 siswa yang didapat melalui teknik random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan skala motivasi belajar dan angket pemanfaatan fasilitas belajar. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi belajar dengan pemanfaatan fasilitas belajar siswa, ditunjukkan dari hasil analisis data menggunakan teknik korelasi Person Product Moment (r), diperoleh nilai rhitung sebesar 0,4 kemudian dikonsultasikan dengan rtabel sebesar 0,325. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara motivasi belajar dengan pemanfaatan fasilitas belajar di sekolah pada siswa.Kata kunci: bimbingan dan konseling, fasilitas belajar, motivasi belajar siswa
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PS DAN PP DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN AWAL Sri Wahyuni; Erlina Rupaida; Tedi Rusman
JEE (Jurnal Edukasi Ekobis) Vol 2, No 3 (2014): JEE (Jurnal Edukasi Ekobis)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was aimed at finding the difference between students’ Economic learning result and the effectiveness of Problem Solving (PS) and Problem Posing (PP), also the basic ability roles. The method used comparative research by using experiment approach. The result of this study showed;(1)There was a difference on result study between learning model used with basic ability rate;(2)There was a difference on result study by using PS and PP learning without focusing on the basic ability;(3)There was a difference on result study among students who were high, midle and low in their basic ability without learning model used; (4)There was an interaction between learning model used and the basic ability rate;(5)There was a difference on the average score by using PS and PP at high basic ability rate;(6) There was a difference on the average score by using PS and PP learning at the middle basic ability rate and; (7)There was no difference on the average score by using PS and PP at Low basic ability rate. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan hasil belajar Ekonomi dan efektifitas model Problem Solving (PS) dan Problem Posing (PP), serta peran kemampuan awal. Metode yang digunakan adalah penelitian komparatif dengan pendekatan eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan:(1)Ada perbedaan hasil belajar antara model pembelajaran dengan tingkat kemampuan awal;(2)Ada perbedaan hasil belajar menggunakan PS dan PP tanpa memperhatikan kemampuan awal;(3)Ada perbedaan hasil belajar antara siswa yang berkemampuan awal tinggi, sedang, rendah tanpa model pembelajaran;(4)Ada interaksi antara model pembelajaran dengan tingkat kemampuan awal;(5)Ada perbedaan rerata hasil belajar menggunakan PS dan PP pada kemampuan awal tinggi;(6)Ada perbedaan rerata hasil belajar menggunakan PS dan PP pada kemampuan awal sedang;(7)Tidak ada perbedaan rerata hasil belajar menggunakan PS dan PP pada kemampuan awal rendah.Kata kunci: kemampuan awal, PP,PS