Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Accountability of the "Title" Hajj in Bugis Culture: Social Interaction and Self Control Jurana Nurdin; Muhammad Ikbal Abdullah; Nina Yusnita Yamin; Rahayu Indriasari; Masruddin Karim; Muhammad Din; Ni Made Suwitri Parwati; Nurlaela Mapparessa
International Journal of Religious and Cultural Studies Vol 4 No 1 (2022): International Journal of Religious and Cultural Studies (April 2022-September 202
Publisher : Yayasan Rumah Peneleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34199/ijracs.2022.04.04

Abstract

This study aims to find the meaning of accountability for Hajj’s “title” or designation from the perspective of Bugis culture. This study uses an interpretive paradigm with a symbolic interactionism approach. The informants in this study were Bugis people who have fulfilled the pilgrimage which were chosen in purposive manner. The data were analyzed by using the action patterns of the informants, which were obtained through real-life observations, as well as from interviews to understand the responses and interpretations of the informants. The study finds that the “title” of Hajj was interpreted as an action based on social value as well as self-control in behaving in society.
Sosialisasi Penguatan Fungsi Pengawasan dalam Pengelolaan Keuangan Desa di Desa Wera Kecamatan Pamona Pusalemba Nina Yusnita Yamin; Muhammad Ansar; Latifah Sukmawati Yuniar; Nurlaela Mapparessa
Senarai Kearifan Lokal Akuntansi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1: 2025
Publisher : Jurusan Akuntansi Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengawasan keuangan desa menjadi sebuah tanggung jawab untuk memastikan bahwa dana yang dikelola dilakukan secara transparan, akuntabel, tertib, dan partisipatif. Pengawasan keuangan desa melibatkan seluruh stakeholders, termasuk masyarakat desa sebagai upaya untuk membantu pemerintah desa dalam melaksanakan penyelengaraan pemerintahan dan pembangunan desa itu sendiri. Banyaknya kasus penyelewengan dana desa mengindikasikan lemahnya pengawasan atas pengelolaan keuangan desa. Kasus korupsi dana desa di salah satu pemerintah desa di Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, menjadi pembuktian atas lemahnya pengawasan. Untuk itu, kegiatan sosialisasi fungsi pengawasan keuangan desa kepada aparat pemerintah desa menjadi bagian dari upaya untuk memberi pemahaman dan penguatan fungsi pengawasan. Sosialisasi ini didukung oleh Pemerintah Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso. Sehingga aparat pemerintah desa se kecamatan Pamona Puselemba, khususnya yang terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan desa, yaitu Kepala desa, Sekretaris desa, kepala urusan keuangan, dan kepala urusan perencanaan hadir dalam kegiatan sosialisasi. Hasil sosialisasi itu memberikan pemahaman kepada aparat pemerintah desa tentang pengawasan sebagai bentuk pengendalian. Sosialisasi ini juga memberi implikasi untuk dibuatnya sistem dan operasional prosedur (SOP) sebagai mekanisme check and balances.