Bambang Sunarko
Universitas Jenderal Soedirman

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Performance

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP MARKET VALUE ADDED (MVA) PADA INDUSTRI MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Bambang Sunarko; Sri Martini
Performance: Jurnal Personalia, Financial, Operasional, Marketing dan Sistem Informasi Vol 13 No 1 (2011): Performance
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.597 KB)

Abstract

This research is an empirical study to analyze the data causally (cause and effect). This research entitled by: "Impact Analysis of Earnings, Operating Cash Flows, Economic Value Added (EVA) and DR to the Market Value Added (MVA)". The aim of this study was to determine the performance of manufacturing firms in Indonesia Trade Center. In addition, this study also aimed to determine the influence of Earnings, Operating Cash Flow, Economic Value Added (EVA) and DR to the Market Value Added (MVA). Population in this research are manufacturing companies that listing on the Indonesia Trade Center. Determination of the sample is done by purposive sampling method. The number of companies that used a sample of 23 companies. Period of research is 3 years during 2006 until 2008. Based on the results of research known that the performance of manufacturing firms in Indonesia Trade Center was good. By analysis of data using multiple regression showed that (1) Earnings significantly affect the Market Value Added (MVA), (2) Operating cash flow is not significantly affect the Market Value Added (MVA), (3) Economic Value Added (EVA) not significantly affect to the Market Value Added (MVA),(4) Debt Ratio (DR) significantly affect to the Market Value Added (MVA), (5) Simultaneously, Earnings, Operating Cash Flow, Economic Value Added (EVA) and DR significantly affect the Market Value Added (MVA), and (5) Operating Cash Flow is the most influential variable on Market Value Added (MVA). The implications of the conclusions above are in decision-making, both managers and investors, should see the company's performance. These performance indicators can be seen through Earnings, Operating Cash Flow, Economic Value Added (EVA) and Debt Ratio (DR).
ANALISIS PERENCANAAN KAPASITAS PRODUKSI DENGAN METODE ROUGHT CUT CAPACITY PLANNING (RCCP) PADA PEMBUATAN PRODUK KASUR BUSA (Studi pada PT Buana Spring Foam di Purwokerto) Akrimi Matswaya; Bambang Sunarko; Retno Widuri; Suci Indriati
Performance: Jurnal Personalia, Financial, Operasional, Marketing dan Sistem Informasi Vol 26 No 2 (2019): Performance
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.175 KB) | DOI: 10.20884/1.jp.2019.26.2.1624

Abstract

Penelitian dilakukan pada PT Buana Spring Foam di Purwokerto, yang memproduksi spring bed dankasur busa. Pokok masalah dalam penelitian ini adalah menyusun rencana kapasitas produksi kasurbusa sehingga mampu memenuhi permintaan konsumen yang beragam sesuai dengan yangdijadwalkan. Perencanaan kapasitas dilakukan dengan metode Rought Cup Capacity Planning (RCCP)yang memiliki empat langkah yang harus dilakukan. Pertama, melakukan peramalan dengan metodetrend, metode pemulusan dengan musiman, metode moving average, dan metode pemulusan.Kemudian menghitung perencanaan agregat dengan metode tenaga kerja tetap dan metodetransportasi atas dasar hasil peramalan. Selanjutnya dilakukan proses disagregasi dengan metodecut & fit. Kedua, menentukan waktu proses produksi. Ketiga, menghitung bill of capacity dengan caramencari standar hours pada setiap jenis produk. Keempat, menghitung kebutuhan sumber dayaspesifik dan membuat laporan RCCP. Sedangkan untuk kapasitas tersedia didapat dari perhitunganrencana produksi. Bedasarkan hasil perhitungan tersebut dibuat load profile yang menunjukanbahwa hasil penelitian terhadap jadwal induk produksi layak digunakan untuk proses produksikasur busa. Kelayakan ini dihitung berdasarkan kesesuaian antara total kapasitas tersedia 28224unit dengan kapasitas terpakai 19415 unit. Oleh karena itu kapasitas tersedia dapat memenuhikapasitas terpakai.
ANALISIS PERENCANAAN KAPASITAS PRODUKSI DENGAN METODE ROUGHT CUT CAPACITY PLANNING (RCCP) PADA PEMBUATAN PRODUK KASUR BUSA (Studi pada PT Buana Spring Foam di Purwokerto) Akrimi Matswaya; Bambang Sunarko; Retno Widuri; Suci Indriati
Performance: Jurnal Personalia, Financial, Operasional, Marketing dan Sistem Informasi Vol 26 No 2 (2019): Performance
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan pada PT Buana Spring Foam di Purwokerto, yang memproduksi spring bed dankasur busa. Pokok masalah dalam penelitian ini adalah menyusun rencana kapasitas produksi kasurbusa sehingga mampu memenuhi permintaan konsumen yang beragam sesuai dengan yangdijadwalkan. Perencanaan kapasitas dilakukan dengan metode Rought Cup Capacity Planning (RCCP)yang memiliki empat langkah yang harus dilakukan. Pertama, melakukan peramalan dengan metodetrend, metode pemulusan dengan musiman, metode moving average, dan metode pemulusan.Kemudian menghitung perencanaan agregat dengan metode tenaga kerja tetap dan metodetransportasi atas dasar hasil peramalan. Selanjutnya dilakukan proses disagregasi dengan metodecut & fit. Kedua, menentukan waktu proses produksi. Ketiga, menghitung bill of capacity dengan caramencari standar hours pada setiap jenis produk. Keempat, menghitung kebutuhan sumber dayaspesifik dan membuat laporan RCCP. Sedangkan untuk kapasitas tersedia didapat dari perhitunganrencana produksi. Bedasarkan hasil perhitungan tersebut dibuat load profile yang menunjukanbahwa hasil penelitian terhadap jadwal induk produksi layak digunakan untuk proses produksikasur busa. Kelayakan ini dihitung berdasarkan kesesuaian antara total kapasitas tersedia 28224unit dengan kapasitas terpakai 19415 unit. Oleh karena itu kapasitas tersedia dapat memenuhikapasitas terpakai.
Pengaruh Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan Pada Saat Pandemi Covid-19 : Intensitas Penelitian Dan Pengembangan Sebagai Variabel Moderasi Tohir Tohir; Bambang Sunarko; Jaryono Jaryono; Sri Lestari; Habib Fuady Rasyid; Sulistyandari Sulistyandari
Performance: Jurnal Personalia, Financial, Operasional, Marketing dan Sistem Informasi Vol 30 No 1 (2023): Performance
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/1.jp.2023.30.1.8831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan dengan menggunakan intensitas penelitian dan pengembangan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini terutama berfokus pada perusahaan manufaktur selama pandemi Covid-19 (tahun 2019 dan 2020). Pemilihan sampel berdasarkan sejumlah kriteria, salah satu kriteria tersebut adalah perusahaan yang mempublikasikan laporan keuangan lengkap, merinci alokasi biaya penelitian dan pengembangan, dan membayar dividen kepada investor selama tahun 2019 dan 2020. Peneliti menggunakan beberapa metode di dalam penelitian ini. Pertama, pemilihan model dengan menggunakan uji chow dan juga uji haussman,. Kedua, untuk menentukan pengaruh variabel bebas dan variabel terikat peneliti menggunakan metode regresi berganda, dan ketiga menggunakan metode MRA (Moderated Regression Analysis) untuk menguji variabel moderasi. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan: 1) Kebijakan Dividen tidak mempengaruhi nilai perusahaan secara positif, dan 2) Intenitas penelitian dan pengembangan memoderasi pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan. Keterbatasan pada penelitian ini antara lain adalah : Pertama, penelitian ini tidak bisa dinilai untuk keselutruhan aspek bisnis di perusahaan di BEI, terutama sektor manufaktur. Hal tersebut dikarenakan penelitian ini dibatasi oleh beberapa hal, yang pertama adalah ketika waktu penelitian dilakukan, adanya perubahan kondisi yang ekstrim pada tahun 2020 dimana pandemi covid sedang melanda dunia. Kedua, data besaran alokasi dana penelitian dan pengembangan terbatas, dimana tidak semua perusahaan mencantumkan dana yang dialokasikan untuk kegiatan penelitian dan pengembangan pada perusahaan.