Moch. Nurcholis Majid
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Karakter Mandiri Pada Anak Yatim di Panti Muhammadiyah Pagesangan Surabaya Moch. Nurcholis Majid
Pena Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2020): September
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter mandiri pada anak yatim merupakan salah satu cara membentuk karakter bagi anak yatim dalam berkehidupan sosial bermasyarakat. Dalam penelitian ini untuk mengerahui, bagaimana implentasi pendidikan karakter mandiri pada anak dan faktor pendukung pendidikan karakter mandiri pada anak yatim di Panti Muhammadiyah Pagesangan Surabaya. dalam penelitian ini mengunakan metode kualitatif deskriptif, dengan informan 5 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: a) Implementasi Pendidikan Karakter Mandiri pada Anak Yatim di Panti Muhammadiyah Pagesangan Surabaya sesuai dengan Eti Nurhayati, secara psikososial kemandirian seseorang itu dapat terbentuk melalui atas tiga aspek pokok yakni Kemandirian Emosi, Kemandirian Bertindak dan Kemandirian Nilai. sedangkan implemtasi Pendidikan Karakter Mandiri di panti Muhammadiyah Pagesangan Surabaya meliputi: pertama, Pengembangan Bakat Minat. Kedua, Pelatihan Kepemimpinan. b) Dalam pembelajaran yang terlaksana di panti Muhammadiyah Pagesangan Surabaya, teridentifikasi ada sejumlah faktor yang berperan dalam mendukung proses Pendidikan karakter mandiri pada anak sebagai berikut: pertama, pengalaman belajar. Kedua, Hubungan Interpersonal. Ketiga, Dukungan Lingkungan.
MEREKATKAN IDENTITAS KOLEKTIF: ANALISIS NARASI KEBERSAMAAN DALAM IKLAN RAMADHAN IM3 OOREDOO 2025 Moch. Nurcholis Majid
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 5 No 1 (2025): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v5i1.10694

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis narasi kebersamaan dalam iklan Ramadhan IM3 Ooredoo 2025 dan bagaimana narasi tersebut merekatkan identitas kolektif masyarakat digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis semiotika Roland Barthes, penelitian ini menelaah tanda-tanda visual dalam iklan berdasarkan tiga tingkat makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Data diperoleh melalui dokumentasi visual dan deskriptif atas adegan-adegan utama dalam iklan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan secara efektif membangun makna kebersamaan melalui representasi keluarga kecil, rekan kerja, dan komunitas yang saling membantu saat berbuka puasa. Pada tingkat mitos, kebersamaan diposisikan sebagai nilai sosial yang melekat kuat pada identitas kolektif masyarakat Muslim Indonesia, terutama dalam konteks digital dan modern. Iklan ini tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai narasi simbolik yang memperkuat solidaritas sosial di bulan Ramadhan. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa iklan IM3 Ooredoo 2025 mampu mengonstruksi ulang makna kebersamaan sebagai elemen penting dalam membentuk identitas kolektif masyarakat, sekaligus menjadi strategi komunikasi yang efektif dalam konteks budaya dan keagamaan Abstract: This study aims to analyze the narrative of togetherness in the IM3 Ooredoo 2025 Ramadan advertisement and how this narrative cements the collective identity of the digital community. Using a qualitative analysis approach and Roland Barthes' semiotics, this study examines the visual signs in the advertisement based on three levels of meaning: denotation, connotation, and myth. Data were obtained through visual and descriptive documentation of key scenes in the advertisement. The results show that the advertisement effectively constructs a sense of togetherness through representations of small families, coworkers, and communities helping each other during iftar. At the mythical level, togetherness is positioned as a social value deeply embedded in the collective identity of Indonesian Muslims, especially in a digital and modern context. This advertisement functions not only as a promotional medium but also as a symbolic narrative that strengthens social solidarity during Ramadan. The conclusion of this study is that the IM3 Ooredoo 2025 advertisement is able to reconstruct the meaning of togetherness as a crucial element in shaping the community's collective identity, while also serving as an effective communication strategy in a cultural and religious context