Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROPOSAL KEGIATAN BAGI TIM PENGGERAK PKK KELURAHAN KAMPUNG EMPAT TARAKAN KALIMANTAN UTARA Siti Fathonah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v5i1.1951

Abstract

Pendampingan penyusunan proposal kegiatan ini diharapkan mampu menjadi salah satu solusi bagi tim penggerak PKK guna melakukan perbaikan secara administrasi ataupun sebagai bentuk pengembangan pengetahuan mengenai struktur dan isi dari sebuah proposal kegiatan. Dengan menyusun proposal kegaiatan maka tim penggerak PKK Kampung Empat Tarakan Kalimantan Utara akan mendapatkan kemudahan secara sistematis mengenai kegiatan-kegiatan yang akan dilaksakan dan akan direncanakan oleh tim penggerak PKK Kampung Empat. Metode yang akan dicapai dalam pencapaian tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk penyusunan draft proposal kegaiatan yaitu dengan cara melakukan penyusunan secara berkelompok dengan tema yang dapat disesuaikan dengan keiatan yang sedang berlangsung atau yang akan diadakan pada keluarah kampung Empat yang meliputi kaidah bahasa Indonesia dalam penyusunan proposal kegiatan, konsep proposal, sistematikan penyusunan proposal kegiatan serta kegiatan akhir adalah membuat draft proposal kegiatan yang telah disusun oleh kelompok ibu-ibu PKK Kelurahan Kampung Empat Tarakan Kalimatan Utara.
PENINGKATAN KECAKAPAN MENULIS PKK KAMPUNG IV MELALUI PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROPOSAL KEGIATAN Siti Fathonah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.203 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5327

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pelaksanaan program kemitraan bagi masyarakat ini ada dua hal, pertama adalah kecakapan bagi ibu-ibu tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga dalam penggunaan Bahasa Indonesia. Kedua adalah meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK tingkat kelurahan dalam penyusunan proposal kegiatan. Secara umum, metode yang digunakan adalah partisipatif dalm hal ini animo partisipasi ibu-ibu tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga di tingkat kelurahan khususnya Kelurahan Kampung IV Kota Tarakan. Pendekatan ini berorientasi pada upaya peningkatan dan skill. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan, maka ada lima tahapan, yakni identifikasi, pendekatan people center, parsiapan, dan pelaksanaan. Hasil dari program kemitraan ini terlihat bahwa antusiasme ibu-ibu penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga dalam keikutsertaan sebagai peserta, meskipun penyusunan proposal kegiatan kelihatan mudah, namun kaidah penyusunan proposal harus sesuai dengan Bahasa Indonesia yang baku. Indikator keberhasilan program ini terihat dari dua hal, pertama penggunaan bahasa pada judul proposal, bahwa peserta berhasil memilih penggunaan Bahasa yang tepat. Kedua adalah pemilihan kata yang tepat yang dituangkan dalam draft proposal yang telah dipresentasikan.   Abstract: Implementing this partnership program for the community is two things; the first is the skills for the mothers of the family welfare empowerment team to use Indonesian. The second is to improve the skills of PKK women at the village level in preparing activity proposals. In general, the method used is participatory. In this case, the team's mothers' interest drives the empowerment of family welfare at the village level, especially the Village IV of Tarakan City. This approach is oriented towards improvement efforts and skills. There are five stages to achieve the expected goals, namely identification, people centre approach, preparation, and implementation. The results of this partnership program show that the women's enthusiasm drives the empowerment of family welfare in participating as participants; even though the preparation of activity proposals looks easy, the rules for preparing proposals must follow standard Indonesian. Indicators of the success of this program can be seen from two things, firstly the use of language in the title of the proposal, that the participants succeeded in choosing the correct language use. The second is selecting the right words as outlined in the draft proposal that has been presented.  Abstrak: Tujuan dari pelaksanaan program kemitraan bagi masyarakat ini ada dua hal, pertama adalah kecakapan bagi ibu-ibu tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga dalam penggunaan Bahasa Indonesia. Kedua adalah meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK tingkat kelurahan dalam penyusunan proposal kegiatan. Secara umum, metode yang digunakan adalah partisipatif dalm hal ini animo partisipasi ibu-ibu tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga di tingkat kelurahan khususnya Kelurahan Kampung IV Kota Tarakan. Pendekatan ini berorientasi pada upaya peningkatan dan skill. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan, maka ada lima tahapan, yakni identifikasi, pendekatan people center, parsiapan, dan pelaksanaan. Hasil dari program kemitraan ini terlihat bahwa antusiasme ibu-ibu penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga dalam keikutsertaan sebagai peserta, meskipun penyusunan proposal kegiatan kelihatan mudah, namun kaidah penyusunan proposal harus sesuai dengan Bahasa Indonesia yang baku. Indikator keberhasilan program ini terihat dari dua hal, pertama penggunaan bahasa pada judul proposal, bahwa peserta berhasil memilih penggunaan Bahasa yang tepat. Kedua adalah pemilihan kata yang tepat yang dituangkan dalam draft proposal yang telah dipresentasikan. Kata Kunci: Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga; Pendampingan; Kecakapan;  Menulis.Abstract: Implementing this partnership program for the community is two things; the first is the skills for the mothers of the family welfareempowerment team to use Indonesian. The second is to improve the skills of PKK women at the village level in preparing activity proposals. In general, the method used is participatory. In this case, the team's mothers' interest drives the empowerment of family welfare at the village level, especially the Village IV of Tarakan City. This approach is oriented towards improvement efforts and skills. There are five stages to achieve the expected goals, namely identification, people centre approach, preparation, and implementation. The results of this partnership program show that the women's enthusiasm drives the empowerment of family welfare in participating as participants; even though the preparation of activity proposals looks easy, the rules for preparing proposals must follow standard Indonesian. Indicators of the success of this program can be seen from two things, firstly the use of language in the title of the proposal, that the participants succeeded in choosing the correct language use. The second is selecting the right words as outlined in the draft proposal that has been presented.Keywords: Empowerment of Family Welfare; Mentoring; Skills; Writing  
PERBANDINGAN LEKSIKOLOGI BAHASA SUKU DAYAK LUNDAYEH TANA’ LUN DAN LUN BA’ Siti Fathonah; Rita Kumala Sari
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 8, No 1: (April 2021)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v8i1.3059

Abstract

Bahasa Lundayeh banyak terdapat perbedaan leksikon. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan penyebaran bentuk linguistik dialek bahasa Lundayeh dalam bentuk leksikon pada sub suku Dayak Lundayeh Tana’ Lundan Lun Ba’ yang berada di Kabupaten Malinau dan Kerayan. Metode/Pendekatan dalam penelitian ini Penelitian dialektologi dalam bahasa Lundayeh ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pendekatan ini diaplikasikan untuk membuat deskripsi mengenai sifat-sifat, keadaan, serta hubungan fenomena-fenomena yang diteliti. Hasil Penelitian ini merupakan bentuk perbandingan kosakata bahasa Dayak Lundayeh dalam bentuk leksikal dan dapat mengetahui pola persebaran sub suku Dayak  Lundayeh tersebut.
WORKSHOP PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI GURU SMA NEGERI 1 SEBATIK KALIMANTAN UTARA Eva Apriani; Siti Fathonah; Muhammad Ilham; Achmad Dicki Romadhan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 8: Januari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i8.4503

Abstract

Di sekolah SMA Negeri 1 Sebatik membutuhkan workshop penulisan karya ilmiah. Hal ini menjadi pertimbangan utama karena berdasarkan hasil observasi masih banyak di antara kebingunan membuat karya tulis ilmiah ketika akan mengurus kenaikan pangkat. Permasalahan diatas tentu adalah masalah klasik dan telah menahun sehingga perlu adanya solusi untuk mengatasinya. Berdasarkan hasil diskusi dengan kepala sekolah dan guru didapatkan informasi bahwa guru-guru yang ada di SMANegeri 1 Sebatik cukup aktif dalam menulis namun belum memhami betul Teknik-teknik yang baik agar artikel mereka dengan mudah terbit melalui jurnal yang terakreditasiberdasarkan pengabdian yang telah dilaksanakan melalui beberapa tahap yakni, perencanaan, penyampaian materi, dan pendampingan dalam penulisan karya imliah berupa artikel hingga siap terbit pada jurnal diikuti secara antusias oleh guru-guru di SMA Negeri 1 Sebatik. Sehingga tujuan dari pengabdian ini bisa terwujud guru menghaislakn karya yang siap terbit melalui jurnal. selanjutnya, pengabdian ini tentu memotivasi guru-guru SMA Negeri 1 Sebatik untuk terus menulis karya ilmiah secara berkesinambungan.
FAKTOR LINGKUNGAN DALAM PEMEROLEHAN KOSAKATA PADA ANAK USIA 1-2 TAHUN: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Rita Kumala Sari; Siti Fathonah
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Edukasia (November 2021)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v8i2.3511

Abstract

Faktor lingkungan sangat berpengaruh terhadap proses pemerolehan kosakata pada anak usia 1-2 tahun. Melalui faktor lingkungan itu anak dapat menggali pengetahuan berbahasanya dalam masa perkembangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor lingkungan dalam pemerolehan kosakata yang diujarkan anak usia 1-2 tahun. Jenis penelitian ini merupakan penelitian psikolinguistik. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode linguistik sinkronis, yaitu penelitian bahasa yang dilakukan dengan mengamati fenomena suatu bahasa pada suatu kurun waktu tertentu, jadi bersifat deskriptif atau biasa disebut deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada adik nusaibah yang baru berumur 1 tahun 10 bulan memperoleh jumlah kosakata yang lebih banyak dibandingkan dari anak seusianya. Hal ini ditunjukan dengan jumlah kosakata yang diperoleh sebanyak 150 kata. Proses pemerolehan bahasa anak dapat dipengaruhi dari faktor luar dan dari faktor dalam diri anak itu sendiri.
PENINGKATAN PENGGUNAAN SOCIAL LEARNING NETWORK BAGI SISWA SISWI MTs NEGERI TARAKAN KALIMANTAN UTARA Siti Fathonah; Eva Apriani; Muhammad Ilham
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1: Januari 2022
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v2i1.1202

Abstract

Dewasa ini perkembangan internet semakin pesat dan merambah ke beberapa bidang, tidak terkecuali bidang pendidikan. Media pembelajaran juga ikut berkembang dan memunculkan Jejaring Sosial Pembelajaran (Social Learning Network). Edmodo merupakan sebuah media pembelajaran secara daring yang menggabungkan beberapa fitur Learning Management System dan Social Network menjadi Social Learning Network yang khusus dibuat untuk keperluan pendidikan.Untuk memperoleh proses pembelajaran yang efektif, guru maupun murid harus memiliki media pembelajaran yang inovatif dan menarik, hal inilah yang dialami oleh MTS Negeri Tarakan yang beralamat di kelurahan Mmamburungan namun siswa-siswi masih belum menggunakan media belajar berbasis social network tersebut. Hal tersebut melatarbelakangi tim pengabdian untuk memberikan pelatihan "Peningkatan Penggunaan Social Learning Network Bagi Siswa-Siswi MTS Negeri Tarakan.