Axellina Muara Setyanti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PRODUKSI DAN EFISIENSI USAHATANI BUNGA POTONG (Studi pada Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu) Axellina Muara Setyanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.044 KB)

Abstract

Pertanian bunga potong (florikultura) merupakan bagian dari subsektor pertanian hortikultura. Tingginya kebutuhan masyarakat untuk menggunakan bunga potong dalam berbagai kesempatan serta masa panen yang singkat, menyebabkan pertanian bunga potong sangat potensial untuk dikembangkan. Kota Batu, tepatnya Desa Gunungsari merupakan salah satu penghasil bunga potong terbesar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor produksi (input) terhadap produksi bunga potong (output) serta tingkat efisiensi teknis pada usahataninya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan kuisioner pada 60 orang responden. Alat analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan program SPSS 23.0 dan Data Envelopment Analysis (DEA) dengan program Maxdea Pro.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap produksi adalah luas lahan, jumlah jenis tanaman, kenaggotaan kelompok tani, dan status kepemilikan lahan. Sementara itu, sebagian besar usahatani yang dinyatakan dalam Decision Making Units (DMU) masih memiliki tingkat efisiensi rendah, dengan nilai Technical Efficiency (TE) di bawah rata-rata 0,714. Hal ini disebabkan masih terdapat cukup banyak excess pada  penggunaan input.Kata kunci: usahatani bunga potong, produksi, efisiensi.
Towards Equity: Projecting and Converging the Human Development Index in Indonesia Nayaka Artha Wicesa,; Axellina Muara Setyanti; Silvi Asna Prestianawati
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan Vol. 17 No. 1 (2024): Vol. 17, No. 1, Februari 2024 (pp.1-154)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEKT.2024.v17.i01.p07

Abstract

Human development has become an imperative for Indonesia amid the ongoingdemographic bonus. However, various challenges persist in the realm of humandevelopment in the country, as evidenced by disparities in Human Development Index(HDI) achievements. This research aims to project Indonesia's HDI for the years 2023, 2024,2035, and the "Golden Indonesia" period in 2045 to discern the developmental trajectory ofHDI and its disparities. Additionally, it seeks to measure the convergence of Indonesia's HDIto attain equitable development. The results of the trend projection estimations indicate thatIndonesia's HDI is projected to be 73.74 in 2023 and 74.28 in 2024, which is anticipated to fallbelow the target set by the government, aiming for an HDI of 75.54 in 2024. Indonesia's HDIis projected to reach 80.22 in 2035 and 85.62 in 2045, categorizing it as 'Very High,' aligningwith the vision for the Golden Indonesia in 2045. Furthermore, conditional convergenceanalysis results indicate that it would take 75 years for provinces with lower HDI to catch upwith those with higher HDI, achieving zero inequality. Based on the estimation results, it isfound that Per Capita Spending on Educational Functions is a significant variableinfluencing HDI convergence.