Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN PENINGKATAN KEAHLIAN PROGRAM PERANCANGAN MULTIMEDIA DI F18 DIGITAL PRINTING PALEMBANG Aji Windu Viatra; Bobby Halim; K. Ghazali
Jurnal Abdimas Mandiri Vol 3, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.158 KB) | DOI: 10.36982/jam.v3i1.724

Abstract

ABSTRAKPelatihan peningkatan keahlian program perancangan multimedia dengan pemanfaatan program Adobe Premiere bertujuan untuk memberikan keterampilan dalam pembuatan multimedia yang menarik dengan cara yang relatif mudah. Penguasaan kemampuan perancangan media iklan elektronik dengan aplikasi media LED display screen yang dikuasai oleh sumber daya manusia program multimedia oleh para desainer grafis diharapkan akan memicu minat untuk lebih bersemangat dalam mengembangkan kemampuan, dan pada akhirnya akan meningkatkan kualitas perancangan multimedia digital secara keseluruhan.Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah Metode presentasi mengenai pengenalan software, kemanfaataannya, dan penerapannya dalam pembuatan media pembelajaran interaktif, metode workshop/demonstrasi mengenai pengoperasionalisasian program dan metode praktik yaitu pembuatan  secara teknis tip dan trik secara langsung bagi peserta sesuai dengan sub kerja masing-masing dengan pemanfaatan program-program Adobe. Metode evaluasi dengan mengamati perbedaan kemampuan desainer sebelum dan setelah pelatihan. Hasil yang dicapai terlihat peningkatan kemampuan yang cukup signifikan dibanding dengan sebelum dilatih, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kemampuan peserta dan memicu motifasi etos kerja untuk selalu berpikir kreatif dan artistik. Evaluasi hasil dilihat dari penilaian tugas praktik yang menggambarkan keberhasilan materi yang telah disajikan. Selain itu juga dicermati kinerja dan partisipasi para peserta. Program pelatihan ini diharapkan terus diadakan pada setiap jenis usaha sejenis karena sangat dirasakan manfaatnya untuk meningkatkan kualitas media grafis yang lebih kreatif.Kata kunci : Pelatihan, Multimedia, Program Adobe, Desain Grafis, Digital Printing.
Sistem Informasi Pegawai Pada Balai Diklat Keagamaan Palembang Baginda Pane; John Roni Coyanda; K. Ghazali
Digital Transformation Technology Vol. 3 No. 2 (2023): Artikel Periode September 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v3i2.2986

Abstract

Sistem Informasi Pegawai ini adalah untuk dapat menghasilkan sumber informasi yang akurat, tepat guna juga efektif dan efisien sesuai dengan perkembangan teknologi. Pada Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang merupakan salah satu lembaga diklat yang berperan dalam meningkatkan kompetensi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Agama. Dengan di buat sistem informasi pegawai dapat membantu pengolahan data pegawai, absensi, dan memudahkan pegawai dalam melakukan pengajuan cuti. Pada penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara serta studi pustaka dari beberapa penelitian sebelumnya. Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi, maka penulis akan memberikan alternatif pemecahan masalah dengan membuat sistem informasi pegawai yang berjalan saat ini dengan terkomputerisasi berbasis web. Dengan sistem terkomputerisasi ini diharapkan dapat mempermudah pegawai dan kepegawaian dalam memperoses absensi dan cuti.
Pelatihan smart teaching untuk meningkatkan kompetensi guru SMK dalam pembelajaran berbasis teknologi digital Terttiaavini Terttiaavini; Tedy Setiawan Saputra; Lesfandra Lesfandra; K. Ghazali
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39753

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi digital menuntut guru SMK untuk mampu mengimplementasikan pembelajaran berbasis teknologi secara efektif dan interaktif. Namun, masih terdapat guru yang mengalami kendala dalam penggunaan Learning Management System (LMS), media pembelajaran interaktif, dan platform evaluasi digital pada proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan konsep Smart Teaching berbasis teknologi digital. Mitra kegiatan adalah SMK YTK Kimia Palembang dengan peserta sebanyak 15 orang guru. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Metode pelaksanaan menggunakan demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi pelatihan meliputi penggunaan LMS, pembuatan media pembelajaran interaktif menggunakan Canva, penggunaan Kahoot dan Google Forms sebagai media evaluasi digital, serta penerapan Smart Teaching dalam pembelajaran berbasis teknologi digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berjalan dengan baik dan mampu meningkatkan kompetensi peserta pada seluruh indikator penilaian. Rata-rata skor pre-test sebesar 2,77 meningkat menjadi 4,65 pada post-test dengan persentase peningkatan sebesar 68,25%. Selain itu, peserta mampu membuat media pembelajaran digital interaktif dan mulai menerapkan teknologi digital dalam proses pembelajaran di kelas. Dengan demikian, kegiatan pelatihan Smart Teaching terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi digital guru SMK dan mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi digital. Kata kunci: smart teaching; teknologi digital; kompetensi guru; pembelajaran digital; SMK. Abstract The development of digital technology requires vocational school teachers to implement technology-based learning effectively and interactively. However, many teachers still experience difficulties in using Learning Management Systems (LMS), interactive learning media, and digital evaluation platforms in the learning process. This community service activity aimed to improve teachers’ competencies in implementing Smart Teaching based on digital technology. The target partner of this activity was SMK YTK Kimia Palembang, involving 25 teachers as participants. The activity consisted of four stages, namely preparation, implementation, evaluation, and follow-up. The implementation methods included demonstrations, hands-on practice, mentoring, and evaluation through pre-tests and post-tests. The training materials covered LMS utilization, interactive learning media development using Canva, the use of Kahoot and Google Forms for digital evaluation, and the implementation of Smart Teaching in digital-based learning. The results showed that the training activity successfully improved participants’ competencies in all assessment indicators. The average pre-test score increased from 2.77 to 4.65 in the post-test, with an average improvement percentage of 68.25%. In addition, participants successfully developed interactive digital learning media and began implementing digital technology in classroom learning activities. Therefore, the Smart Teaching training effectively improved vocational school teachers’ digital competencies and supported the transformation of digital-based learning. Keywords: smart teaching; digital technology; teacher competency; digital learning; vocational school.