Gampong Pasie Masjid berada dalam wilayah Kabupaten Aceh Barat. Kondisi topografi wilayah Pasie Masjid berada di sepanjang sisi sungai Meureubo sehingga sangat memungkinkan terjadinya banjir limpahan sungai. Pembangunan dinding penahan banjir di ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi masalah banjir yang sering melanda daerah tersebut. Seiring meningkatnya curah hujan dan perubahan iklim, banjir menjadi ancaman serius bagi masyarakat dan infrastruktur. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis desain, material, dan metode konstruksi yang tepat untuk dinding penahan banjir yang efektif. Survei lapangan, pendekatan dan pengarahan kepada masyarakat terutama perangkat gampong merupakan metode yang digunakan. Pada asesmen awal didapati telah dilakukan usaha dari aparat gampong untuk mengatasi masalah banjir, namun terlihat belum maksimal. Kondisi tersebut terlihat dari banjir yang masih terjadi di wilayah tersebut bila hujan terus menerus dalam satu dua hari. Kondisi tersebut semakin diperparah oleh tumpukan sampah yang menjadi faktor pemicu tidak lancarnya saluran air sehingga saat hujan deras desa menjadi cepat banjir. Untuk itu dilakukan pengabdian kepada masyarakat dengan melakukan inisiasi pembuatan kembali dinding penahan sungai menggunakan material beton yang dicampur dengan cangkang kerang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan teknologi ramah lingkungan dan pemilihan material yang sesuai dapat meningkatkan daya tahan dan efisiensi dinding penahan banjir. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan juga dinilai penting untuk keberhasilan proyek ini. Diharapkan, pembangunan dinding penahan banjir ini dapat melindungi wilayah Pasie Mesjid dari bencana banjir, dan juga meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim di masa depan.