Giosia Pele Widjaja
Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Katolik Parahyangan, Bandung

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Research Report - Engineering Science

ADAPTASI KOLAM PAKAR TAHURA IR. H. DJUANDA SEBAGAI ARENA RUANG PUBLIK KOTA BANDUNG Karyadi Kusliansjah; Giosia Pele Widjaja; Yosua Wiranata; Muhammad Riyan
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3909.353 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji kebutuhan dan potensi Tahura Ir.H.Djuanda maupun kota Bandung agar terjadi adaptasi dan peningkatan kualitas tata ruang lingkungan yang ekologis secara sinergis; antar kedua kepentingan tersebut dalam batas-batas yang memungkinkan sesuai peraturan konservasi hutan lindung. sebagai wadah penelitian untuk pengembangan kepentingan ilmu pengetahuan dan pendidikan lingkungan hidup (eco learning), hingga wisata alam bagi masyarakat luas.Potensi Tahura Ir.H.Djuanda sebagai kawasan hutan lindung dan kawasan konservasi dengan luas 529 hektar terletak di Utara kota Bandung, secara spesifik mempunyai koleksi tanaman hutan campuran dengan berbagai macam keanekaragaman hayati, serta menyimpan sejarah peradaban manusia sejak jaman Sunda Purba. Tahura ini memiliki peranan penting dalam mendukung kualitas ruang terbuka hijau(RTH) dan sumberdaya air (30% dari kapasitas kebutuhan) bagi pelayanan Kota Bandung.Kebutuhan Tahura adalah peningkatan kualitas layan dan pengelolaan potensinya sebagai sumberdaya alami bagi wilayah kota Bandung, wilayah Kabupaten Bandung maupun Kabupaten Bandung Barat. Balai Tahura Ir.H.Djuandapun selaku pengelola telah mencanangkan pencitraan baru di semua sektor pada tahun 2014-2018; dengan mengikutsertakan peran masyarakat dan pihak akademisi secara kemitraan, untuk melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di kawasan buffer zone maupun outter zone Tahura.Sedangkan kebutuhan yang menjadi salah satu kendala dihadapi kota Bandung adalah kekurangan arena ruang publik alami, yang dapat menyediakan wadah kegiatan refreshing bagi warga kota maupun pendatang; sekaligus bermanfaat untuk membangun wawasan tentang lingkungan alam.Tahura Ir. H. Djuanda dapat dijadikan pilihan untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan tetap berpegang pada prinsip peraturan yang ada. Salah satu objek potensial yang berada di dalam kompleks Tahura Ir. H. Djuanda adalah Kolam Pakar; yang luasnya hampir 1 hektar dan sekarang berfungsi sebagai kolam pengendapan lumpur untuk air sungai Cikapundung yang menunjang PLTA Bengkok. Kondisi kualitas ruang kolam pakar sekarang jauh dari kualitas yang diharapkan dalam pencitraan baru Tahura Ir. H. Djuanda. Melalui kegiatan ini, Kolam Pakar yang kualitasnya tercemar akan diteliti kondisi dan kelayakannya untuk dijadikan suatu arena ruang publik bagi warga Kota Bandung, melalui pendekatan sejarah kawasan dan SWOT Lingkungan.Keywords: Adaptasi, Kolam Pakar Tahura Ir. H. Djuanda, Arena Ruang Publik, Kota Bandung
KONSEP PERANCANGAN INFRA STRUKTUR KOLAM PAKAR TAHURA IR. H. DJUANDA SEBAGAI ARENA RUANG PUBLIK KOTA BANDUNG (ECO LEARNING WATER PARK) Karyadi Kusliansjah; Giosia Pele Widjaja; Amirani Ritva; Kage Priatna
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2593.723 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan kelanjutan keikutsertaan peran Universitas Katolik Parahyangan sebagai pihak akademisi dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat secara kemitraan bersama Balai Tahura Ir.H.Djuanda dan Yayasan Sahabat Lingkungan Hidup. Pengabdian ini berguna mendukungpencitraan baru Tahura di semua sektor layanan dan kualitas tata ruang sarana Tahura baik bagi kepentingan Tahura Ir. H. Djuanda pada tahun 2014-2018,dan merupakan bagian dari rencana jangka panjang tahun 2014-2044 menuju World Heritage Tropic Forest Park, berbasis eco learning. Kajianini mengambil objek Kolam Pakar yang merupakan kolam endapan lumpur yang berada di kawasan pintu masuk utama Tahura Ir.H.Djuanda, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas tata ruang lingkungan Tahura dengan buffer zone maupun outter zone-nya secara sinergis. Melalui metodaSWOT dan pendekatan teoritikal keseimbangan dan eko arsitektur, pencitraan baru digagas memperhatikan batas-batas yang memungkinkan secara peraturan konservasi hutan lindung,penyelenggaraan pendidikan lingkungan alam (eco learning), maupun sebagai arena ruang publik yang ikonik bagi kepentingan masyarakat luas khususnya bagi kota Bandung dan sekitarnya. Hasil penelitian ini berhasil merumuskan konsep dan kriteria perancangan infra struktur Kolam Pakar Tahura Ir. H. Djuanda sebagai arena ruang publik kota Bandung (Eco Learning Water Park); beserta rekomendasi yang berguna untuk pihak terkait melakukan pembangunan, pengelola kolam danlingkungannya.Kata Kunci: Pencitraan Baru, Kolam Pakar, Water park kota, Tahura Ir. H. Djuanda Bandung.