Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIS ANTARA SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE DAN SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL DIRECT INSTRUCTION Nandang Kusnandar
BUANA ILMU Vol 1 No 2 (2017): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v1i2.138

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan perbandingan penggunaan model pembelajaran think talk write dan model direct instruction terhadap pencapaian kemampuan pemahaman dan komunikasi matematis siswa pada materi keliling dan luas persegi dan persegi panjang. Untuk mengetahui pencapaian kemampuan pemahaman dan komunikasi matematis siswa pada kelas eksperimen I yang menggunakan model pembelajaran think talk write dan kelas eksperimen II yang menggunakan model direct instruction maka dilakukan penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas III (tiga) SD di Kabupaten Sumedang yang berjumlah 52 orang siswa yang terbagi dalam 2 kelas masing-masing berjumlah 26 orang siswa. Perlakuan (treatment) dilakukan sebanyak enam pertemuan pada setiap kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes berbentuk uraian baik untuk kemampuan pemahaman maupun kemampuan komunikasi matematis siswa. Berdasarkan hasil perhitungan persentase skor rata-rata pretest dan posttest kemampuan pemahaman matematis pada kelas think talk write didapat peningkatan sebesar 18,34% dan kelas direct instruction sebesar 21,3%. Sedangkan untuk kemampuan komunikasi matematis pada kelas think talk write didapat peningkatan sebesar 19,23% dan kelas direct instruction sebesar 17,58%. Hasil perhitungan statistik parametrik dengan uji perbedaan dua rata-rata independen (uji-t) menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan mengenai peningkatan kemampuan pemahaman dan kemampuan komunikasi matematis siswa antara kelas eksperimen I yang menggunakan model pembelajaran think talk write dan kelas eksperimen II yang menggunakan model direct instruction. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kedua kelas eksperimen memiliki efektivitas yang sama baik pada kemampuan pemahaman matematis maupun kemampuan komunikasi matematis siswa. Kata kunci: pemahaman matematis, komunikasi matematis, model pembelajaran think talk write, dan model direct instruction.
Fatmawati, Anisa UPAYA MENINGKATKAN ORAL ACTIVITY DAN KEMAMPUAN HOTS IPA MATERI ZAT TUNGGAL DAN ZAT CAMPURAN MELALUI MODEL READ-ANSWER-DISCUSS-EXPLAIN AND CREATE Anisa Fatmawati; Poppy Anggraeni; Nandang Kusnandar
JESA-Jurnal Edukasi Sebelas April Vol 9 No 1 (2025): JESA - Jurnal Edukasi Sebelas April
Publisher : LPPM UNSAP & Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was undermined by the low oral activity and HOTS ability of students at SDN Sukasirna. One attempt to improve oral activity and HOTS ability of students is by using the learning model of RADEC. The research is aimed at finding out how to enhance oral activities and ability of HOTS IPA single and mixed substances through the RADEC model. This research uses the Class Action Research method (PTK). The research design used the Kemmis & Mc Taggart model carried out in two cycles, each cycle consisting of planning, implementation of observation and reflection. SDN Sukasirna's fifth grade of 29 students were the subject of his research. Observation techniques and test techniques are data collection techniques for this research. Model implementation sheets, oral activity observation sheet and evaluation tests become research instruments. The data analysis resulted that using the RADEC learning model, the percentage of oral activity in cycle 1 reached 69% with medium criteria and cycle 2 increased to 87% with very high criteria. The HOTS ability of students is also improved which is visible from the student's learning intensity in cycle I to 72% of the students who are in high school and at cycle II to 90%. Based on these findings, the conclusion can be drawn that the RADEC learning model can improve oral activity and the ability of HOTS students to learn single and mixed IPA materials.