Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL KONVERSI

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) SEBAGAI ZAT TAMBAH PEMBUATAN SABUN CAIR Fatma Sari; Ika Kurniaty; Susanty Susanty
JURNAL KONVERSI Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/konversi.10.1.7

Abstract

.Antioksidan merupakan senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan  karena sifatnya yang dapat memperlambat proses oksidasi lipid. Ekstrak daun jambu biji mengandung senyawa flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan yang digunakan untuk melindungi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak daun jambu biji terhadap sifat antioksidan sabun cair. Ekstrak daun jambi biji didapatkan dengan metode ektraksi ultrasonik dengan menvariasikan waktu ekstraksi (5 menit, 10 menit, 15 menit,20 Menit, 25 Menit) dengan menggunakan pelarut etanol dengan rasio pelarut 1:10. Hasil kadar flavonoid terbaik didapat pada waktu 15 menit sebesar 5,27 μg/ml.Hasil ekstraksi dengan flavonoid terbaik ditambahkan ke dalam Sabun cair dengan konsentrasi 0,1%, 0,2%, 0,3%, 0,4%, 0,5%. Kemudian dilakukan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Dari hasil penelitian didapatkan zat antioksidan dengan % inhibisi terbaik pada konsentrasi 0,1% yaitu 87,66% didapatkan persamaan regresi linier y = -53,721X + 95,789 .Perolehan IC50 sebesar 1,17 µg/mL dan dapat menghambat 50% radikal bebas. Kata kunci:  Daun jambu biji, Flavonoid,Antioksidan Sabun cair
IDENTIFKASI KENAIKAN TITIK DIDIH PADA PROSES EVAPORASI, TERHADAP KONSENTRASI LARUTAN SARI JAHE Ismiyati Ismiyati; Fatmasari Lubis
JURNAL KONVERSI Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/konversi.9.2.7

Abstract

Evaporasi adalah suatu operasi dimana sebagian fluida berubah dari fasa cairan menjadi fasa uap. Teknologi evaporasi vakum banyak digunakan pada industri pangan terutama pada pengolahan bahan pangan pasta atau cairan kental seperti pembuatan saos tomat, kecap, pengolahan susu, juga ekstrak sari jahe. Penguapan pada evaporator dapat dihitung dengan mengetahui tekanan absolut yang terjadi di ruang penguapan. Dimana suhu penguapan merupakan suhu uap jenuh pada tekanan absolut di dalam ruang penguapan tersebut. Larutan yang dipekatkan akan menunjukkan kenaikan titik didihnya, sesuai dengan konsentrasi larutan yang diinginkan. Tujuan peneltian adalah mengidentifikasi perilaku kenaikan titik didih larutan sari jahe pada berbagai tekanan dan suhu operasi, sehingga dapat dibuat formula (rumus) persamaan konsentrasi larutan berkorelasi dengan kenaikan titik didih tekanan. Metode yang digunakan pada penentuan formula kenaikan titik didih adalah menggunakan rancangan Response Surface Method.  Rancangan percobaan yang dilakukan dengan memvariasikan tekanan dan suhu didih.  Perlakuan yang diberikan terdiri dari 5 taraf uji yaitu dengan dilakukan 5 kelompok rentan tekanan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tekanan evaporasi, kenaikan titik didih larutan terhadap konsentrasi larutan sari Jahe. Dengan kondisi optimum terjadi pada tekanan optimum  21,720 mmbar dan kenaikan titik didih optimum  13,8816 oC, diperoleh konsentrasi  optimum  49,7267 %.Keyword: evaporasi, konsentrasi, kenaikan titk didih, sari jahe.
KARAKTERISTIK SENYAWA ALKANOLAMIDA DARI MINYAK JARAK CASTOR DAN DIETANOLAMINE DENGAN KATALIS KOH Fatma Sari Lubis
JURNAL KONVERSI Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.311 KB) | DOI: 10.24853/konversi.7.2.6

Abstract

Alkanolamide is an amide compound widely used in chemical, cosmetic and automotive industries. This compound has a "detergency" property because it has an amphilic molecule. the raw material that used is methyl esters, but the use of methyl esters needs to be considered because it can cause excessive foam in its use. This study uses castor oil as a raw material for triglycerides. Because of its nature, the alkanolamide can act as a surfactant. Hence, the surfactant of alkanolamide type environmentally-friendly and biodegradable surfactant from renewable sources. This study aims to identify amide compounds from reaction between triglyceride and diethanolamine with KOH catalyst. From the FTIR analysis result, the C=O compound formed has a wavelength 1618,88 cm-1, the best result of GC-MS is the compound diethanolamide oleat with 38% similarity.
PENGARUH pH dan WAKTU TERHADAP ADSORPSI LOGAM TIMBAL (PB) DENGAN ARANG AKTIF DARI GAMBAS (Luffa acutangula) ATAU OYONG KERING Fatma Sari; Gema Fitriyano; Syamsudin AB; Athiek Sri Redjeki; Hera Hadikusuma
JURNAL KONVERSI Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/konversi.11.1.8

Abstract

Limbah cair industri dapat menyebabakan pencemaran lingkungan. Salah satau limbar cair yang berbahaya yaitu limbah logam Pb (timbah). Salah satau untuk mengurangi limbah cair (Pb) yaitu dengan Adoprsi menggunakan arang aktif. Gambas atau Oyong  (L. acutangula) yang sudah kering dapat dimanfaatkan sebagai arang aktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat arang aktif dari gambas atau oyong yang dapat digunakan untuk mengadsorpsi limbah cair (Pb) dengan variasi pH. Gambas atau oyong yang telah dipotong-potong dikeringkan dengan oven pada suhu 105°C. Untuk aktivasi arang dilakukan secara kimia yaitu dengan merendam arang dengan menggunakan larutan HCl 4N selama 24 jam kemudian dibilas dengan akuades sampai pH netral kemudian dikeringkan dalam oven selama 4 jam pada suhu 105°C. Kemudian dilakukan proses adsorpsi dengan limbah cair (Pb) variasi pH 3, 4, 5, 6 dan 7.  Hasil pengujian daya serap iod  adalah sebesar 301,74 mg/L. Sedangkan untuk pengujian kadar abu telah sesuai persyaratan dengan hasil 5,9 %. Pada pengujian daya serap arang aktif dari gambas atau oyong terhadap logam Pb (timbal) yaitu pada pengaruh kondisi pH. Adsorpsi optimal diperoleh pada pH 4. Arang aktif dari gambas atau oyong memberikan hasil yang cukup baik dengan penyerapan sebesar 99,7 % pada pengujian sampel limbah cair  mengandung dengan kandungan logam Pb (timbal) 4,67 mg/L.
UJI FISIKA DAN KIMIA MINYAK PELUMAS “X” UNTUK TURBINE GENERATOR DI PT INTERTEK UTAMA SERVICES Nadia Ulfa Ramadhani; Henry Rochaeny; Fatmasari Lubis
Jurnal Konversi Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/konversi.12.1.12

Abstract

Pelumas merupakan zat kimia berupa cairan pada umumnya, ditempatkan di antara dua permukaan yang saling berinteraksi untuk membentuk suatu lapisan tipis yang dapat mengurangi friksi atau gesekan dan mencegah keausan. Faktor utama penentu kualitas pelumas yaitu dari base oil dan zat aditif yang ditambahkan. Penambahan zat aditif dalam pelumas sanga t mempengaruhi karakteristik dan kualitas dari pelumas. Minyak pelumas sangat berperan penting untuk mesin, seperti halnya darah untuk manusia. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengetahui kualitas minyak pelumas “X” untuk turbine generator dengan uji fisika dan kimia. Beberapa parameter uji fisika dalam percobaan pada sampel minyak pelumas “X” yaitu, viskositas kinematik (40 dan 100) ˚C yang mengacu pada ASTM D 455 diuji menggunakan viscometer Oswald dan titik nyala yang mengacu pada ASTM D 92 diuji secara Cleveland Open Cup menggunakan flash point tester. Parameter kimia yang diuji diantaranya, kadar air yang mengacu pada ASTM D 6304 dilakukan secara Karl Fischer dan nilai angka asam total yang mengacu pada ASTM D 664 dilakukan secara potensiometri. Berdasarkan hasil percobaan minyak pelumas “X”, diperoleh nilai viskositas kinematik 40 °C berada pada rentang (31,07-31,45) cSt.  Viskositas kinematik 100 °C berada pada rentang (5,35-5,40) cSt. Titik nyala berada pada rentang (210-220) °C.  Kadar air berada pada rentang (21-73) ppm dan nilai angka asam total sebesar 0,05 mg KOH/g. Hasil tersebut memenuhi standar acuan pada SNI 7069-14:2019 tentang Klasifikasi dan Spesifikasi Minyak Pelumas Turbin untuk parameter viskositas 40 °C, titik nyala dan angka asam  total, beserta standar mutu produsen minyak pelumas “X” untuk parameter viskositas kinematik 100 °C dan kadar air.