Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Stigma dengan Self Esteem Pada Penderita Tuberkulosis Paru di Aceh Besar, Indonesia Rabiatul Hadawiyah; Iskandar Iskandar; Saiful Riza
Idea Nursing Journal Vol 13, No 1 (2022): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v13i1.22662

Abstract

Penyakit Tuberkulosis Paru (TB) dapat membawa berbagai dampak baik dari segi sosial maupun ekonomi termasuk stigma, diskriminasi dan kemiskinan. Secara lebih lanjut stigma sosial atau stigma masyarakat merupakan sebuah prasangka, diskriminasi, stereotip yang mengarah pada sikap negatif atau memandang seseorang atau membedakan seseorang berdasarkan sesuatu yang dapat berdampak pada self esteem seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stigma dengan self esteem pada penderita tuberkulosis paru. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini penderita TB paru yang berjumlah 31 orang di Puskesmas Krueng barona Jaya Aceh Besar. Teknik dalam penelitian ini adalah total sampling. Pengumpulan data mengggunakan data primer. Teknik analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar stigma masyarakat adalah negative (51,6%), dengan self esteem penderitanya berada pada kategori normal (45,2%). Analisa bivariat menunjukkan ada hubungan sangat bermakna antara stigma dengan self esteem penderita TB paru (p=0,000).
Enhancing Arabic Speaking Skills in Pesantren Khairul Ummah Riau Through Direct Instruction: Implications for Educational Management Erva Nurvarida; Rabiatul Hadawiyah; Neli Asmaniah; Aminudin
Journal of Educational Management Research Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v4i2.843

Abstract

The role of educators in teaching a foreign language requires careful consideration, particularly in selecting effective teaching methods. This study aims to describe the implementation of the direct method in teaching Arabic speaking skills (maharah al-kalam) and its effect on improving the Arabic language program at Pesantren Khairul Ummah Putri Riau. The study employs a qualitative descriptive approach, with female students of the pesantren as informants. Data were collected using triangulated techniques, including interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that applying the direct method in teaching speaking skills significantly enhances students’ oral proficiency and contributes to the overall improvement of the Arabic language program. The study highlights the necessity for educators’ creativity and pedagogical skills in designing effective speaking activities, as well as the importance of collaboration between teachers and students. These results imply that integrating management practices in educational planning and classroom organization can optimize language learning outcomes. By combining effective teaching methods with sound educational management, pesantren programs can achieve higher levels of learner engagement, skill acquisition, and program efficiency.
From Passive Learning to Digital Immersion: Enhancing Arabic Speaking Skills through Podcasts and Vlogs Rabiatul Hadawiyah; Ansori; Abdul Hanan Haromain
TSAQOFIYA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 7 No 2 (2025): Tsaqofiya: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/7r2qv870

Abstract

The growing demand for Arabic communication competence in the 21st century requires innovative approaches beyond traditional pedagogy. This study aims to analyze the potential of educational podcasts and vlogs as transformative media for developing Arabic speaking skills with synthesizes second language acquisition theory with digital media practice. Employing a qualitative descriptive approach with a library research method, data were systematically collected from academic journals, case studies, and empirical reports retrieved from databases such as Scopus Preview, DOAJ, and Google Scholar. The study integrates Krashen’s Input Hypothesis and Vygotsky’s Sociocultural Theory with the practical use of podcasts and vlogs, an area rarely explored in previous research. Findings indicate that podcasts and vlogs enhance both receptive and productive skills by providing authentic input, promoting learner motivation, and fostering self-expression in interactive contexts. They also address curriculum gaps, improve digital literacy, and align with 21st-century skill demands. However, challenges such as limited infrastructure, low teacher digital literacy, and rigid curricula remain critical barriers. It is recommended that educators integrate podcasts and vlogs into project-based learning, curriculum developers adopt flexible and communicative approaches, and policymakers strengthen digital infrastructure while supporting teacher training. Abstrak Meningkatnya permintaan akan kompetensi komunikasi bahasa Arab di abad ke-21 membutuhkan pendekatan inovatif di luar pedagogi tradisional. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi podcast dan vlog edukatif sebagai media transformatif untuk mengembangkan keterampilan berbicara bahasa Arab dengan memadukan teori pemerolehan bahasa kedua dengan praktik media digital. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode riset kepustakaan, data dikumpulkan secara sistematis dari jurnal akademik, studi kasus, dan laporan empiris yang diambil dari basis data seperti Scopus Preview, DOAJ, dan Google Scholar. Penelitian ini mengintegrasikan Hipotesis Input Krashen dan Teori Sosiokultural Vygotsky dengan penggunaan praktis podcast dan vlog, suatu area yang jarang dieksplorasi dalam penelitian sebelumnya. Temuan menunjukkan bahwa podcast dan vlog meningkatkan keterampilan reseptif dan produktif dengan memberikan input autentik, mendorong motivasi pembelajar, dan mendorong ekspresi diri dalam konteks interaktif. Podcast dan vlog juga mengatasi kesenjangan kurikulum, meningkatkan literasi digital, dan selaras dengan tuntutan keterampilan abad ke-21. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital guru, dan kurikulum yang kaku tetap menjadi hambatan utama. Disarankan agar para pendidik mengintegrasikan podcast dan vlog ke dalam pembelajaran berbasis proyek, pengembang kurikulum mengadopsi pendekatan yang fleksibel dan komunikatif, dan para pembuat kebijakan memperkuat infrastruktur digital sekaligus mendukung pelatihan guru.