Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

TUNER GITAR OTOMATIS PORTABEL MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC Rizky Toursiadi; Mohamad Agung Prawira Negara; Sumardi Sumardi
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 2 No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gitar merupakan sebuah instrumen musik yang sangat merakyat. Hampir semua bagian  masyarakat dari berbagai profesi mengenal dan bisa memainkannya. Karena kepopuleran gitar banyak orang-orang ingin mempelajarinya. Masalah timbul ketika orang awam mulai belajar gitar yaitu tentang bagaimana cara tuning gitar agar mendapatkan komposisi harmony chord yang sesuai. Beberapa peneliti telah membuat tuning gitar otomatis dengan mengimplementasi kontrol PID di dalamnya. Penulis ingin mencoba mengimplementasikan kontrol fuzzy logic yang memiliki kinerja yang lebih baik. Komponen dasar dari alat ini adalah sebuah pickup gitar yang berfungsi sebagai sensor frekuensi yang di kopel dengan penguat pre-amp dan sebuah Arduino Mega 2560 serta rangkaian power supply juga enam servo sebagai actuator. Dari hasil pengujian Arduino dalam mengolah frekuensi didapatkan error persen rata-rata  di bawah 1%. Pada frekuensi senar keenam diperoleh error 0,25%, senar kelima 0,18%, senar keempat 0,08%, senar ketiga 0,5%, senar kedua 0,15%, senar pertama 0,19% . Pengujian dibandingkan dengan 2 softwere pendeteksi yang berbeda. Untuk pengujian keseluruhan alat ini menggunakan tiga buah gitar yang di uji satu persatu , rata-rata waktu tuning dari senar sampai set point adalah 6,2 detik dengan error persen sebesar 0,45% untuk pengujian gitar pertama, sedangkan pengujian gitar yang kedua adalah rata-rata waktunya adalah 6,5 detik dan error persen rata-rata sebesar 0,78% sedangkan untuk gitar yang ketiga didapatkan waktu rata-rata 5,6 detik dengan error persen rata-rata 0,41%.
Rancang Bangun Pengontrol Suhu dan Kekeruhan Air Kolam Ikan Patin Berbasis Fuzzy Logic Ahmad Bahtiar; Bambang Supeno; Mohamad Agung Prawira Negara
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 2 No 3 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan patin merupakan salah satu ikan air tawar yang memiliki peluang ekonomi untuk dibudidayakan karena memiliki harga jual yang tinggi. Karena itulah pengusaha banyak yang berminat untuk membudidayakannya. Keberhasilan di bidang budidaya ikan ditunjang keadaan air kolam ikan. Ada beberapa faktor yang digunakan sebagai pedoman dalam menilai kualitas suatu perairan yaitu derajat keasaman air (nilai pH), kandungan oksigen, suhu air, kekeruhan air, dan kesadahan air. Seiring dengan perkembangan teknologi, banyak terobosan terobosan baru di bidang budidaya ikan. Salah satunya yaitu pengontrolan secara real time pada kolam ikan. Dari yang awalnya hanya pengontrolan manual, terus dikembangkan hingga ditemukan metode pengontrolan kolam ikan dengan teknologi yang terbaru. Penelitian bertujuan untuk membantu mengontrol dan mengatasi permasalahan pada air kolam ikan patin. Alat ini dirancang menggunakan sistem fuzzy. Hasil studi menunjukkan perancangan alat memiliki nilai rata rata eror persen pengukur suhu dengan DS18B20 sebesar 1,286% dan rata rata sensor kekeruhan sebesar 0,346%.  Selain itu, dari 360 data, terdapat 64 data yang hasilnya tidak sesuai dan tidak terdefinisi. Data yang tidak sesuai sebanyak 35 data atau 9,72% dan data yang tidak terdefinisi sebanyak 29 data atau 8,05%. Jumlah ikan pada awal pengujian pengontrol kondisi air kolam ikan patin menggunakan sistem fuzzy yaitu 20 ekor hingga akhir pengujian berjumlah 17 ekor.
Rancang Bangun Alat Pemurni Air MenggunakanMetode Fuzzy Mohamad Agung Prawira Negara; Badrul Munir; Satryo Budiutomo
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v3i1.5507

Abstract

Air merupakan zat yang paling penting bagi kehidupan setelah udara. Sekitar tiga per empat dari tubuh kita terdiri dari air dan tidak seorangpun yang sanggup hidup tanpa air lebih dari 4-5 hari. Pengkonsumsian air kotor dapat menimbulkan banyak penyakit. Pada tugas akhir ini dirancanglah sebuah alat pemurni air yang digunakan untuk menyaring air kotor agar layak digunakan. Sensor yang digunakan pada alat ini antara lain sensor pH, sensor TDS dan sensor turbidi untuk mengukur apakah air layak digunakan atau tidak. Logika fuzzy digunakan pada alat ini untuk mengambil keputusan apakah air layak digunakan atau perlu dilakukan penyaringan kembali. Arduino UNO digunakan sebagai pemroses utama sekaligus mengontrol pompa yang digunakan untuk menyaring air. Error pembacaan sensor turbidi 1 dan 2 adalah sebesar 2,46% dan 1,46%. Error pembacaan sensor pH 1 dan 2 adalah sebesar 1,32% dan 0,56%. Error pembacaan sensor TDS 1 dan 2 adalah sebesar 0,89% dan 0,77%. Error defuzzifikasi adalah sebesar 0%
Sistem Navigasi Pada Prototype Robot Pemotong Rumput Menggunakan Metode Tracking Path Menghindari Obstacle Statis Catur Suko Sarwono; Mohamad Agung Prawira Negara; Okman Nurochim
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v3i2.2918

Abstract

Kemajuan teknologi dibidang robotika membuat banyak kegiatan manusia yang dapat dilakukan secara otomatis oleh robot. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan oleh robot adalah proses pemotongan rumput menggunakan autonomous mobile robot yang mampu berperilaku secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem navigasi robot pemotong rumput yang dapat melakukan tugasnya secara mandiri dalam memotong rumput. Sensor yang digunakan pada penelitian ini yaitu  rotary encoder dan sensor ultrasonik. Pengujian sensor rotary encoder pada gerak lurus didapatkan tingkat keakkuratan dengan rata-rata error sebesar 4.07% , pada gerak rotasi ke kanan dengan rata-rata error sebesar 4.03% dan gerak rotasi ke kiri dengan error rata-rata 5.05%. Pengujian sensor ultrasonik dengan range jarak 5cm didapatkan tingkat keakuratan dengan error rata-rata sebesar 1.08%. Pengujian pemotongan rumput dilakukan dengan jumlah dan posisi halangan yang berbeda. Pada pengujian pertama dengan 1 halangan didapatkan tingkat akurasi dengan error terbesar sebesar 5 cm dan menyisakan rumput  ±10%. Pengujian kedua dilakukan dengan dua halangan dan didapatkan tingkat akurasi dengan error terbesar sebesar 6 cm dan menyisakan rumput  ± 20%. Pengujian ketiga dilakukan dengan dua halangan namun dengan posisi yang berbeda dari sebelumnya. Pada pengujian ketiga didapatkan tingkat akurasi dengan error terbesar sebesar 4 cm dan juga menyisakan rumput ±20%.
Perancangan Kendali Robot pada Smartphone Menggunakan Sensor Accelerometer Berbasis Metode Fuzzy Logic Mohamad Agung Prawira Negara; Dodi Setio Laksono
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1361.724 KB) | DOI: 10.17529/jre.v13i2.7766

Abstract

Telecommunications and robotics technology is being developed to assist and facilitate the work of a human. In the field of telecommunications particularly smartphone has reached the planting of operating systems like android until planting sensors such as an accelerometer, gyro, proximity, etc. We would like to take advantage of the accelerometer sensor on a smartphone as robot control. We will compare the use of Sugeno Fuzzy Logic and Mamdani Fuzzy Logic to determine the best control method. The basic components of the robot are the Bluetooth module HC-05 as a medium of communication with the android, arduino as the control system and actuators such as DC motors drive the rear wheels to adjust the speed of the robot, and servo motor drives the front wheels to adjust the degree of turn robot. In robot’s movement test, 4 of 8 trials or approximately 50% stated better Sugeno Fuzzy Logic than Mamdani Fuzzy Logic in terms of linearity. In robot's controller response test, for Sugeno Fuzzy Logic method the average delay is 0.41 seconds, and for Mamdani Fuzzy Logic method the average delay is 10.80 seconds.
Perancangan Kendali Robot pada Smartphone Menggunakan Sensor Accelerometer Berbasis Metode Fuzzy Logic Mohamad Agung Prawira Negara; Dodi Setio Laksono
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17529/jre.v13i2.7766

Abstract

Telecommunications and robotics technology is being developed to assist and facilitate the work of a human. In the field of telecommunications particularly smartphone has reached the planting of operating systems like android until planting sensors such as an accelerometer, gyro, proximity, etc. We would like to take advantage of the accelerometer sensor on a smartphone as robot control. We will compare the use of Sugeno Fuzzy Logic and Mamdani Fuzzy Logic to determine the best control method. The basic components of the robot are the Bluetooth module HC-05 as a medium of communication with the android, arduino as the control system and actuators such as DC motors drive the rear wheels to adjust the speed of the robot, and servo motor drives the front wheels to adjust the degree of turn robot. In robot’s movement test, 4 of 8 trials or approximately 50% stated better Sugeno Fuzzy Logic than Mamdani Fuzzy Logic in terms of linearity. In robot's controller response test, for Sugeno Fuzzy Logic method the average delay is 0.41 seconds, and for Mamdani Fuzzy Logic method the average delay is 10.80 seconds.
Rancang Bangun Generator Axial Flux 3 Fasa Dengan Magnet Permanen Neodymium (NdFeB) Menggunakan Besi Pada Stator Dengan Rangkaian Seri dan Rangkaian Paralel Hadi, Widyono; Negara, Mohamad Agung Prawira; Jodi, Rivaldo Pratama
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v10i3.46426

Abstract

Peningkatan penggunaan bahan bakar fosil di Indonesia telah berdampak negatif pada ketersediaan bahan bakar fossil seperti batubara dan minyak bumi. Selain meningkatkan harga komoditas, penggunaan bahan bakar fosil menyebabkan polusi. Energi terbarukan adalah alternatif yang lebih ramah lingkungan untuk bahan bakar fosil. Energi terbarukan tidak mencemari karena menggunakan sumber daya alam seperti matahari, angin, dan air. Generator listrik adalah solusi ramah lingkungan untuk menghasilkan energi dari sumber daya terbarukan untuk penelitian ini. Generator induksi magnetik memiliki stator yang berdiri dan rotor yang bergerak. Generator memiliki struktur stator dan rotor di mana stator adalah bagian yang tidak bergerak dan rotors adalah bagian berputar. Listrik yang dihasilkan dapat menjadi arus terbalik (AC) atau arus arah. (DC). Studi ini melibatkan dua percobaan, satu bebas beban dan dengan beban pada baterai 12V 12Ah. Arus dan tegangan diukur menggunakan tahometer pada kecepatan 200 hingga 2000 rpm. Hasilnya menunjukkan kinerja generator dan kapasitas pengisian baterai. Penelitian ini menemukan bahwa menggunakan besi pada stator menghasilkan tegangan dan arus yang lebih rendah daripada tanpa besi di stator. Selain itu, rangkaian seri menghasilkan arus yang lebih besar daripada rangkaian paralel.
The Implementation of Mamdani Fuzzy Logic Control on a Hexapod Robot as a Guide for Visually Impaired People Mohamad Agung Prawira Negara; Fikri Mulyadi; Ali Rizal Chaidir; Khairul Anam
Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi Vol. 24 No. 2 (2024)
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jet.638

Abstract

The constraints faced by visually impaired individuals have spurred various human-created innovations to aid them. One such innovation is employing robots as guides for the blind. Numerous studies have delved into utilizing robots as guides for visually impaired individuals. Nevertheless, these robots still encounter limitations, particularly in navigating rough and uneven terrain. To tackle this issue, there's a necessity for a hexapod robot capable of traversing uneven surfaces more effectively than wheeled robots. The hexapod robot developed in this research is an autonomous robot that employs fuzzy logic as its control method. The resultant hexapod robot has showcased outstanding performance, attaining a 100% success rate in navigating the specified path and demonstrating a reliability of 79.78%.
Analysis of IoT Communication Performance Using Environmental Sensors in Portable Coffee Bean Dryers Based on Data-Driven Insights Aviq Nurdiansyah Putra; Khairul Anam; Mohamad Agung Prawira Negara; Muchamad Arif Hana Sasono; Ferdilla Ayza Melani; Bella Inestyas Krisanti; Virda Ayu Pujiati
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol. 22 No. 1 (2026): Vol. 22, No. 1, March 2026
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17529/jre.v22i1.1770

Abstract

This study presents a data-driven evaluation of Internet of Things (IoT) communication performance in a portable coffee bean drying system by comparing Hypertext Transfer Protocol (HTTP) and Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) under identical operational conditions. Environmental data were collected over 54 hours and simultaneously transmitted via both protocols, while local secure digital (SD) card logging served as ground-truth reference. Four key metrics were evaluated: reliability, latency, data consistency, and protocol efficiency. The results show that MQTT achieved higher reliability 91.88% compared to HTTP 81.06%, along with significantly lower average latency 3.87s vs. 15.17s. MQTT also demonstrated superior bandwidth efficiency 91.29% compared to HTTP 13.25%, consuming substantially less hourly transmission data. However, HTTP exhibited higher data consistency, with cloud records more closely matching the ground truth. These findings reveal a clear tradeoff between transmission efficiency and replication accuracy. MQTT is better suited for real-time environmental monitoring in bandwidth-constrained IoT deployments, whereas HTTP provides stronger data integrity at the cost of higher overhead and latency. The proposed parallel, ground-truth-based evaluation framework enables an unbiased and realistic comparison of communication protocols in agricultural IoT systems.