Citra S. U. Dewi
Ilmu Kelautan, FPIK - Universitas Brawijaya, Jalan Veteran, Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Keragaman, kerapatan dan penutupan lamun di Pulau Biak, Papua Citra S. U. Dewi; Beginer Subhan; Dondy Arafat
Depik Vol 6, No 2 (2017): August 2017
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.926 KB) | DOI: 10.13170/depik.6.2.6227

Abstract

The purpose of this study were to evaluate the diversity, density, and covering area of seagrass  in Biak Island, Papua. Methodology that used in this study were combination of line intercept and quadrat transects, which drawn perpendicular to the shoreline. The results showed that there were 9 species of seagras found in Biak Island and it was categorized as high category. The density was renged from 450 ind/m2 to 898 ind/mand the covering area was between 60% to 80%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman, kerapatan jenis lamun dan penutupan lamun di Pulau Biak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah transek kuadrat dan transek garis, yang ditarik tegak lurus dari garis pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman jenis lamun di Pulau Biak tergolong tinggi, karena ditemukan delapan jenis lamun, dari 13 jenis lamun yang ada di Indonesia. Jenis lamun yang beragam di Pulau Biak diikuti juga dengan kerapatan lamun di setiap stasiun, yaitu pada kisaran 450 individu/m2 hingga 898 ind/m2. Kondisi ini seiring dengan penutupan lamun yang tergolong tinggi, yaitu berkisar antara 60% hingga 80%.
Keragaman, kerapatan dan penutupan lamun di Pulau Biak, Papua Citra S. U. Dewi; Beginer Subhan; Dondy Arafat
Depik Vol 6, No 2 (2017): August 2017
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.6.2.6227

Abstract

The purpose of this study were to evaluate the diversity, density, and covering area of seagrass  in Biak Island, Papua. Methodology that used in this study were combination of line intercept and quadrat transects, which drawn perpendicular to the shoreline. The results showed that there were 9 species of seagras found in Biak Island and it was categorized as high category. The density was renged from 450 ind/m2 to 898 ind/mand the covering area was between 60% to 80%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman, kerapatan jenis lamun dan penutupan lamun di Pulau Biak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah transek kuadrat dan transek garis, yang ditarik tegak lurus dari garis pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman jenis lamun di Pulau Biak tergolong tinggi, karena ditemukan delapan jenis lamun, dari 13 jenis lamun yang ada di Indonesia. Jenis lamun yang beragam di Pulau Biak diikuti juga dengan kerapatan lamun di setiap stasiun, yaitu pada kisaran 450 individu/m2 hingga 898 ind/m2. Kondisi ini seiring dengan penutupan lamun yang tergolong tinggi, yaitu berkisar antara 60% hingga 80%.
Keragaman, kerapatan dan penutupan lamun di Pulau Biak, Papua Citra S. U. Dewi; Beginer Subhan; Dondy Arafat
Depik Vol 6, No 2 (2017): August 2017
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.6.2.6227

Abstract

The purpose of this study were to evaluate the diversity, density, and covering area of seagrass  in Biak Island, Papua. Methodology that used in this study were combination of line intercept and quadrat transects, which drawn perpendicular to the shoreline. The results showed that there were 9 species of seagras found in Biak Island and it was categorized as high category. The density was renged from 450 ind/m2 to 898 ind/mand the covering area was between 60% to 80%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman, kerapatan jenis lamun dan penutupan lamun di Pulau Biak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah transek kuadrat dan transek garis, yang ditarik tegak lurus dari garis pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman jenis lamun di Pulau Biak tergolong tinggi, karena ditemukan delapan jenis lamun, dari 13 jenis lamun yang ada di Indonesia. Jenis lamun yang beragam di Pulau Biak diikuti juga dengan kerapatan lamun di setiap stasiun, yaitu pada kisaran 450 individu/m2 hingga 898 ind/m2. Kondisi ini seiring dengan penutupan lamun yang tergolong tinggi, yaitu berkisar antara 60% hingga 80%.