Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Global Health Science (GHS)

Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Dan Gaya Pacaran Sehat Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Novita Mansoben; Sariana Pangaribuan
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 4 (2020): Desember 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.036 KB) | DOI: 10.33846/ghs5401

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi yang sering terjadi pada remaja adalah perilaku menyimpang dari gaya berpacaran. Informasi tentang Dampak gaya berpacaran terhadap kesehatan reproduksi tidak didapat secara spesifik dari orang tua dan guru. Survei kesehatan reproduksi yang dilakukan badan Kesehatan Keluaraga Berencana Nasional, ditemukan bahwa sekitar 92% remaja yang berpacaran, saling berpegangan tangan, ada 82% yang saling berciuman, dan 63% remaja yang berpacaran tidak malu-malu untuk menyentuh bagian tubuh sensitif pasangan mereka. Mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi remaja dan gaya pacaran sehat terhadap pengetahuan dan sikap remaja di SMA Negeri 2 Kota Sorong. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode experiment dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II jurusan IPS di SMA Negeri 2 Kota Sorong. Jumlah populasi sebanyak 144 orang dari 4 kelas. Jumlah Sampel penelitian in 89 respodnen, diambil menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan pada April 2018. Penelitian menunjukkan perbedaan pengetahuan pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah intervensi penyuluhan kesehatan dan perbedaan sikap pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah intervensi penyuluhan kesehatan hasil uji wilcoxon menunjukkan nilai keduanya mempunyai nilai p=0,000 yang berarti α≤ 0,05. Ada pengaruh pengetahuan dan sikap sesudah intervensi penyuluhan kesehatan reproduksi remaja tentang gaya pacaran sehat di SMA Negeri 2 Kota Sorong. Hasil penelitian ini diharapkan bahwa pihak sekolah dapat menjalin kerjasama dengan puskesmas untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi remaja dalam mengatasi masalah-masalah kesehatan reproduksi remaja. Kata kunci: kesehatan reproduksi; gaya berpacaran; pengetahuan; sikap
Pengetahuan dan Tingkat Pendidikan Sebagai Prediktor Tindakan Pencegahan HIV dan AIDS di Kota Sorong Sariana Pangaribuan; Novita Mansoben
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 4 (2020): Desember 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.914 KB) | DOI: 10.33846/ghs5402

Abstract

Penyebaran HIV dan AIDS di Papua telah memasuki phased generelized epidemic dimana penderita HIV dan AIDS telah ditemukan pada masyarakat luas. Setiap orang harus melakukan tindakan pencegahan dengan baik untuk bisa menekan penularannya. Laki-laki yang mempunyai pasangan namun melakukan perilaku berisiko dengan tidak setia pada pasangan dan gonta-ganti mitra seks, merupakan sumber penularan HIV dan AIDS di tingkat keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, tingkat pendidikan, pekerjaan dan pendapatan terhadap tindakan pencegahan. Penelitan ini dilaksanakan di Kota Sorong pada bulan September sampai Oktober 2019. Jenis penelitian ini adalah observasional analytic dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh laki-laki yang mempunyai pasangan tetap dan berdomisili di RW 01 Kelurahan Remu Selatan Kota Sorong dengan jumlah sampel sebanyak 134 responden, Sampel dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi-square dan Fisher’s exact. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada variabel pendidikan (ρ value = 0,010) dan pengetahuan (ρ value = 0,009) terhadap tindakan pencegahan HIV dan AIDS pada laki-laki yang mempunyai pasangan di RW 01 Kelurahan Remu Selatan Kota Sorong, sedangkan variabel pekerjaan (ρ value = 0,726) dan pendapatan (ρ value = 0,159) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tindakan pencegahan HIV dan AIDS. Pengetahuan dan tingkat pendidikan berpengaruh secara siknifikan terhadap tindakan pencegahan HIV dan AIDS, pekerjaan dan pendapatan tidak berpengaruh secra siknifikan terhadap tindakan pencegahan HIV dan AIDS. Disarankan agar Dinas kesehatan Kota Sorong meningkatkan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Kata kunci: HIV dan AIDS; pencegahan; pengetahuan; pendidikan