p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Surya
Sinta Kurniasari
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lamongan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN KADER DALAM PELAKSANAAN KEGIATAN BINA KELUARGA BALITA DI KECAMATAN SEKARAN KABUPATEN LAMONGAN Sinta Kurniasari
Surya : Jurnal Media Komunikasi Ilmu Kesehatan Vol 13, No 1 (2021): Jurnal Surya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38040/js.v13i1.178

Abstract

Peran seorang kader merupakan hal yang sangat penting dalam pelaksanaan kegiatan BKB (Bina Keluarga Balita). Para kader BKB dituntut untuk menguasai materi agar pelaksanaan BKB efektif dan tidak terkendala. Oleh karena itu, tingkat pengetahuan kader dapat mempengaruhi proses berjalannya kegiatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran pengetahuan kader dalam pelaksanaan kegiatan BKB di Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan.Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan bulan Oktober 2020 di Kecamatan Sekaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Dari populasi sebanyak 109 orang diperoleh jumlah sampel sebanyak 52 kader BKB melalui tehnik simple random sampling. Pengumpulan data dengan teknik wawancara menggunakan kuisioner. Tehnik pengolahan data dengan scoring untuk tiap pertanyaan dan Tabulasi ke dalam tabel distribusi frekuensi serta tabulasi silang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kader BKB di Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan sebagian besar berusia > 40 tahun, dengan  tingkat pendidikan sebagian besar pada tingkat SMA, pekerjaan paling banyak adalah ibu rumah tangga, pengalaman menjadi kader sebagian besar dalam waktu  >2 tahun, dan keikutsertaan pelatihan paling banyak adalah kader BKB yang tidak pernah ikut pelatihan. Pengetahuan kader tentang pelaksanaan kegiatan BKB di Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan dalam kategori Baik 28,8 %, Cukup 36,5 %, Kurang 34,6%.Kesimpulan dari penelitin ini adalah tingkat pengetahuan kader tentang pelaksanaan kegiatan BKB sebagian besar dalam kategori Cukup dan Kurang. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan tentang pengelolaan BKB bagi kader. Kata kunci : pengetahuan; kader; bina keluarga balita; BKB
Faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan KB pada Ibu Balita di Desa Moro Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan Sinta Kurniasari
Surya : Jurnal Media Komunikasi Ilmu Kesehatan Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Surya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38040/js.v14i1.420

Abstract

Background: The role of a mother as a Spouse of Childbearing Age (PUS), is not only fixated on reproductive health issues. The use of contraception when a child is under five must be considered because mothers need to regulate the spacing of their children and provide more optimal care for their toddlers. Based on the 2019 Family Data update, the use of contraception among mothers with toddlers in Moro Village is still low (42%).Objectives: Thus, a study was conducted to determine the factors associated with the participation of a mother’s toddler in family planning.Design: The study used quantitative methods with non-probability sampling. The research sample was drawn by total sampling, namely all couples of childbearing age who had toddlers and were recorded in the 2021 Family Data Collection, as many as 42 people. The study's independent variables were age, education level, number of children, and BKB (Bina Keluarga Balita) activities. Meanwhile, the dependent variable of the research is family planning participation. Data Sources: Data were collected through secondary data from the 2021 Family Data Collection Form. Data analysis used the Chi-Square test with a significance level of 5%. Results: The results showed that 60% of mothers aged 15-34 years old had completed junior high school education, 47% had graduated from junior high school, 74% were mothers with 1-2 children and 73% were active in BKB activities. The statistical tests showed a significant relationship between education level (p=0.035) and BKB activity (p=0.026) with family planning participation. However, there was no significant relationship between age (p=0.921) and some children (p=0.912) with family planning participation for mothers under five in Moro Village.Conclusions: This study concludes that there is a relationship between the level of education and BKB activity with family planning participation. Therefore, there is a need for family planning counselling and the use of BKB in socializing the use of contraception for women with toddlers.