Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENENTUAN PRODUK KERAJINAN UNGGULAN DENGAN MENGGUNAKAN MADM-TOPSIS Wulandari, Fera Tri; Hartono, Fajar Budi
MAGISTRA Vol 26, No 87 (2014): Magistra Edisi Maret
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Pemilihan produk unggulan diharapkan dapat membantu pihak perindustrian dan perdagangan dalam menentukan produk unggulan berdasarkan data jumlah unit usaha untuk setiap jenis industri, data jumlah tenaga kerja, nilai investasi dan nilai produksi yang akan dirangking. Diawali dengan melakukan analisa terhadap industri, kriteria penilaian yang nanti selanjutnya digunakan sebagai kriteria dalam proses perangkingan dan bobot dari masing-masing kriteria penilaian. Nilai bobot kriteria dari masing-masing industri tersebut diproses dengan melakukan analisis TOPSIS untuk mendapatkan industri dengan peringkat terbaik berdasarkan bobot dari masing-masing kriteria. Hasil ditampilkan dalam dashboard bentuk diagram batang untuk menunjang pengambilan keputusan oleh pihak perindustrian dan perdagangan. Kata kunci: TOPSIS, MCDM, Unggulan
PELATIHAN PEMBUATAN WEBSITE SEBAGAI PENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN UNTUK GURU DI SD N 1 KARANGNOM KLATEN Wuryandari, Aryati; Muryanto; Hartono, Fajar Budi; Prasetyo, Hendro Joko; Kusuma, Dito Anggit; Meutifa, Ellis Cindy; Kristanto, Yepta Ferdi
WIDHARMA - Jurnal Pengabdian Widya Dharma Vol. 5 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Widya Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54840/widharma.v5i01.532

Abstract

The development of education in Indonesia demands a transformation in the curriculum and the use of technology to improve the quality of learning. A curriculum that is adaptive to current developments needs to be supported by information technology to make the teaching and learning process more effective and inclusive. Websites are one technology that plays a crucial role as a learning medium, a means of communication, and a provider of information for schools, teachers, students, and parents. However, limited teacher competency in website creation remains a barrier, primarily due to differences in expertise. This problem is also faced by SDN 1 Karanganom Klaten, where the majority of teachers do not yet have the skills to develop learning websites. As a solution, Widya Dharma University Klaten, in collaboration with SDN 1 Karanganom, conducted community service activities in the form of website creation training to support the learning process. This activity aims to improve teacher competency in website utilization and strengthen the synergy between universities and schools in supporting the improvement of educational quality.
Systematic Literature Review Pengembangan Aplikasi Mobile Cross-Platform: Tren, Kinerja, dan Tantangan Flutter, React Native, Xamarin Hartono, Fajar Budi
Indonesian Journal Computer Science Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/ijcs.v5i1.12340

Abstract

Perkembangan teknologi mobile semakin pesat, namun fragmentasi platform seperti Android dan iOS membuat pengembangan aplikasi menjadi lebih kompleks dan memakan waktu. Pengembangan aplikasi cross-platform muncul sebagai solusi untuk mengurangi biaya dan waktu pengembangan, sambil tetap mempertahankan performa dan pengalaman pengguna yang baik. Artikel ini melakukan analisis literatur terhadap berbagai framework cross-platform populer, seperti Flutter, React Native, dan Xamarin, dengan meninjau publikasi ilmiah dari tahun 2015 hingga 2025. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis, mengumpulkan, menganalisis, dan membandingkan kelebihan, kekurangan, serta tren penggunaan masing-masing framework. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa Flutter dan React Native menjadi pilihan dominan karena kemudahan pengembangan, performa mendekati native, dan komunitas yang aktif. Namun, tantangan masih ada pada integrasi fitur-fitur native tertentu dan optimasi performa pada aplikasi berskala besar. Artikel ini memberikan panduan ilmiah bagi pengembang dan peneliti untuk memahami tren terkini dalam pengembangan aplikasi mobile cross-platform serta membuka peluang penelitian lebih lanjut dalam optimasi performa dan pengembangan framework baru.