Rusdhianto Effendie AK
Departemen Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisa Metode Cross-Coupling Generalized Predictive Control untuk Mengurangi Countour Error pada Mesin CNC Muhammad Fathu Sunu Mukti; Rusdhianto Effendie AK
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i1.49998

Abstract

Computerized Numerical Control (CNC) semakin banyak diminati di bidang industri manufaktur [1]. Pada umumnya, CNC dibutuhkan untuk dapat menghasilkan pergerakan yang sinkron diantara tiap sumbu geraknya untuk mengikuti suatu lintasan yang telah ditentukan. Tantangan utamanya adalah bagaimana cara untuk mengeliminasi contour error daripada menghilangkan error pada masing-masing sumbu [2]. Penelitian ini mengajukan desain cross-coupling dari Generalized Predictive Control untuk mesin CNC dengan sistem servo dua sumbu gerak. Untuk mendapatkan sinkronisasi dan respon tracking yang baik, metode Cross-Coupled Control, yang cukup banyak digunakan untuk mengurangi contour error[5], dikombinasikan dengan metode Generalized Predictive Control. Metode Cross-Coupling Generalized Predictive Control (CC-GPC) akan dibandingkan dengan metode modified Cross-Coupled Control (M-CCC) [3] untuk menunjukkan metode kontrol mana yang menghasilkan perfoma paling memuaskan untuk mengurangi contour error. Simulasi menunjukkan keuntungan dari metode CC-GPC adalah dapat meningkatkan respon dari sistem motor servo AC. Rise time (t_r) menurun menjadi 1.6 detik dan error steady state (e_ss) berkurang menjadi 0.49. Keuntungan lain adalah koreksi dari tiap sumbu terjadi secara bersamaan, sehingga sehingga sistem memiliki kemampuan yang baik untuk menahan gangguan. Dari pengujian gangguan, hasil menunjukkan Root Mean Square Error (RMSE) dari metode CC-GPC adalah 0.3806. Cukup baik dibanding RMSE metode M-CCC yang sebesar 1.0478.
Deteksi Halangan Menggunakan Metode Stereo R-CNN pada Mobil Otonom Adrian Aryaputra Firmansyah; Rusdhianto Effendie AK; Ari Santoso
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.53687

Abstract

Mobil otonom merupakan inovasi yang muncul akibat perkembangan teknologi komputasi yang semakin mumpuni. Mobil otonom beroperasi dengan meminimalkan campur tangan manusia sehingga dapat mengurangi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kesalahan pengemudi. Mobil otonom memerlukan beberapa sensor agar dapat bekerja dan melakukan navigasi. Sensor yang umumnya digunakan adalah LIDAR. Namun LIDAR memiliki keterbatasan pada rentang deteksi serta adanya komponen bergerak yang membutuhkan perawatan lebih, rentan terhadap perubahan cuaca, serta harganya yang relatif mahal dibandingkan dengan alternatif lain seperti kamera stereo. Algoritma Stereo Regional Convolutional Neural Network (Stereo R-CNN) akan diterapkan pada kamera stereo untuk membuat bounding box tiga dimensi dengan memproses perbedaan sudut pandang pada gambar di kedua kamera. Metode ini dapat mendeteksi bounding box 3D dari objek pada gambar. Algoritma ini dapat mendeteksi objek dengan jarak deteksi yang lebih jauh dibandingkan dengan LIDAR, namun saat ini metode ini masih kurang feasible untuk dapat diterapkan sebagai pengganti LIDAR sebagai sensor utama karena kecepatan deteksinya yang masih lambat di kisaran 0.81 detik (1,2 frame per detik).
Designing an Optimal Control LQT for Controlling and Guidance of Missile Rusdhianto Effendie AK; Muhamad Rafif Prasetyo; Zulkifli Hidayat
JAREE (Journal on Advanced Research in Electrical Engineering) Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : Department of Electrical Engineering ITS and FORTEI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25796216.v2.i1.36

Abstract

Missile has to be controlled and follow the commanded guidance in order to make its flight hit the target. Since missile has a nonlinear characteristic and coupled dynamic equation, controlling a missile has become more complex. Linear Quadratic Tracking (LQT) is one of optimal control theory where its objective is to make the output of a system tracks its reference as close as possible while minimize or maximize a desired performance index. In this paper, an autopilot for missile is designed which consists nonlinear state feedback decoupler and LQT controller. Pursuit Guidance is used for the guidance law. A missile-target engagement simulation is created using 2 kinds of target; static target and dynamic target. By using static target, the mean of the closest distance between missile and the target is 0.45 meters and by using dynamic target the mean of the closest distance between missile and the target is 2.562 meters. Keywords: guided missile, Linear Quadratic Tracking, Nonlinear State Feedback Decoupler, Pursuit Guidance