Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

NITROGEN DYNAMICS ON RICE FIELD SOILS MULYANI, NANAN S; SURYADI, M.E; DWININGSIH, S.; HARYANTO, .
Jurnal Tanah dan Iklim (Indonesian Soil and Climate Journal) No 19 (2001): Desember 2001
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jti.v0n19.2001.%p

Abstract

Nitrogen fertilizer is unstable, and it is predicted that large amount of it is lost through run-off, volatilization, and leaching processes. Information of nitrogen movement is needed in order to increase the efficient use of fertilizer, so that the N dosage and time of fertilizer application could be given precisely. Nitrogen movement through volatilization and from standing water and leaching could be observed by means of laboratory study using plastic pot which has been especially designed, and soil samples was taken after 1, 4, 7, 14 and 28 days of incubation. The green house experiment was held using IR-64 rice variety to see the sorption of nitrogen. The movement of nitrogen in standing water of Entisols until da showed that the concentration of NH4-N was higher than NO3-N, and afterwards NO3-N was higher than NH4-N. NH4-N concentration on Inceptisols until days-28 was higher than NO3-N. However, the NH4-N concentration on Vertisols until days- 28 was lower than NO3-N. The movement of nitrogen on Entisols and Inceptisols showed that the NH4-N concentration until days-28 was higher than NO3-N, however the NH4-N concentration on Vertisols until days-7 was lower than NO3-N. Nitrogen losses from fertilizer in standing water of Vertisols was found 31,7% at days-1 and 28,8% at days-4. The N uptake by crop was found the highest on Inceptisols (78,0%) and the lowest on Entisols (17,2%).
ASOSIASI PARTISIPASI PEMAKAI DENGAN KEPUASAN PEMAKAI DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI (STUDI PADA PENGGUNA SIMAWeb FE UNDIP) Haryanto, .; Raharjo, Baskoro Puji
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol 1, No 1: EDISI DESEMBER 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jinah.v1i1.313

Abstract

Partisipasi pengguna telah banyak dipuji oleh komunitas MIS sebagai sarana untukmeningkatkan kepuasan pengguna dalam pengembangan sistem. Klaim ini, bagaimanapunjuga, belum konsisten secara substansi dalam literatur empiris. Dalam upaya untukmenjelaskan hasil samar-samar tersebut, pengaruh dari lima faktor kontingensi -kompleksitas tugas, kompleksitas sistem, pengaruh pemakai, pengguna-pengembangkomunikasi, dan dukungan manajemen puncak - pada hubungan antara partisipasi pemakaidan kepuasan pemakai diselidiki. Seperti disarankan dalam literatur, penelitian ini mengujihipotesis bahwa faktor kontinjensi yang spesifik harus membantu dalam mengidentifikasisituasi dimana partisipasi pengguna akan memiliki kepuasan yang kuat. Analisis dari 100civitas Akademika FEB UNDIP menunjukkan bahwa partisipasi pengguna memiliki hubunganlangsung dengan kepuasan pengguna. Selain itu, lima faktor kontingensi ditemukan untukmemainkan peran kunci dalam hubungannya dengan kepuasan pengguna. Lima faktorkontingensi (kompleksitas tugas, kompleksitas sistem, pengaruh pemakai, penggunapengembangkomunikasi, dan dukungan manajemen puncak) terbukti menjadi moderatorkuasi. Artinya, kekuatan dari hubungan partisipasi-kepuasan tergantung pada tingkatfaktor-faktor. Kompleksitas tugas, kompleksitas sistem, pengaruh pemakai, penggunapengembangkomunikasi, dan dukungan manajemen puncak adalah berhubungan positifdengan kepuasan pengguna terlepas dari tingkat partisipasi. Hasilnya membantumenjelaskan hubungan antara partisipasi pemakai dan kepuasan pemakai denganmenyarankan sifat hubungan dalam kondisi set yang berbeda. Implikasi relevan denganpengembang sistem dan akademisi berusaha untuk menjelaskan bagaimana, kapan,mengapa, dan di mana partisipasi pengguna diperlukan.Kata kunci: Partisipasi pengguna, teori kontingensi, kepuasan pengguna, user-pengembangkomunikasi, kompleksitas sistem, kompleksitas tugas, pengguna pengaruh
ASOSIASI PARTISIPASI PEMAKAI DENGAN KEPUASAN PEMAKAI DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI (STUDI PADA PENGGUNA SIMAWeb FE UNDIP) . Haryanto; Baskoro Puji Raharjo
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 1 No. 1: EDISI DESEMBER 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jinah.v1i1.313

Abstract

Partisipasi pengguna telah banyak dipuji oleh komunitas MIS sebagai sarana untukmeningkatkan kepuasan pengguna dalam pengembangan sistem. Klaim ini, bagaimanapunjuga, belum konsisten secara substansi dalam literatur empiris. Dalam upaya untukmenjelaskan hasil samar-samar tersebut, pengaruh dari lima faktor kontingensi -kompleksitas tugas, kompleksitas sistem, pengaruh pemakai, pengguna-pengembangkomunikasi, dan dukungan manajemen puncak - pada hubungan antara partisipasi pemakaidan kepuasan pemakai diselidiki. Seperti disarankan dalam literatur, penelitian ini mengujihipotesis bahwa faktor kontinjensi yang spesifik harus membantu dalam mengidentifikasisituasi dimana partisipasi pengguna akan memiliki kepuasan yang kuat. Analisis dari 100civitas Akademika FEB UNDIP menunjukkan bahwa partisipasi pengguna memiliki hubunganlangsung dengan kepuasan pengguna. Selain itu, lima faktor kontingensi ditemukan untukmemainkan peran kunci dalam hubungannya dengan kepuasan pengguna. Lima faktorkontingensi (kompleksitas tugas, kompleksitas sistem, pengaruh pemakai, penggunapengembangkomunikasi, dan dukungan manajemen puncak) terbukti menjadi moderatorkuasi. Artinya, kekuatan dari hubungan partisipasi-kepuasan tergantung pada tingkatfaktor-faktor. Kompleksitas tugas, kompleksitas sistem, pengaruh pemakai, penggunapengembangkomunikasi, dan dukungan manajemen puncak adalah berhubungan positifdengan kepuasan pengguna terlepas dari tingkat partisipasi. Hasilnya membantumenjelaskan hubungan antara partisipasi pemakai dan kepuasan pemakai denganmenyarankan sifat hubungan dalam kondisi set yang berbeda. Implikasi relevan denganpengembang sistem dan akademisi berusaha untuk menjelaskan bagaimana, kapan,mengapa, dan di mana partisipasi pengguna diperlukan.Kata kunci: Partisipasi pengguna, teori kontingensi, kepuasan pengguna, user-pengembangkomunikasi, kompleksitas sistem, kompleksitas tugas, pengguna pengaruh