Haryo Sulistyarso
Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Arahan Penyediaan RTH Publik untuk Menyerap Emisi Gas CO2 Kendaraan Bermotor di Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Studi Kasus: Kawasan Perdagangan dan Jasa Mayestik – Barito) Nadira Dwiputri Lase; Haryo Sulistyarso
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.336 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24008

Abstract

Kawasan perdagangan dan jasa Mayestik – Barito di Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan merupakan kawasan yang ramai akan pengunjung. Belum terintegrasinya transportasi umum di Jakarta memicu penggunaan kendaraan motor pribadi yang tinggi sehingga emisi gas, salah satunya gas CO2, yang dikeluarkan juga tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan arahan RTH publik lahan horizontal untuk mereduksi gas CO2 kendaraan bermotor di kawasan perdagangan dan jasa Mayestik – Barito. Untuk mencapai tujuan tersebut terdapat beberapa proses, yaitu perhitungan kendaraan bermotor, perhitungan emisi gas CO2 menggunakan software Mobilev 3.0, melakukan perhitungan matematis kebutuhan RTH tambahan untuk menyerap emisi, dan menyediakan arahan. Teknink analisis untuk menentukan arahannya secara deskriptif dengan menambahkan dan mengoptimalkan lahan potensial dan mempertahankan RTH eksisting. Hasil yang diperoleh adalah emisi yang dikeluarkan di kawasan studi sebesar 4,729 ton/tahun, dimana untuk menyerap keseluruhan emisi membutuhkan 2.8 Ha. Akan tetapi, untuk mendekati angka 2.8 Ha dapat menambahkan lahan potensial RTH di Jl. Barito seluas 1 Ha dan jalur hijau di Jl. Kyai Maja seluas 1.6 Ha, sehingga emisi yang belum tereduksi sangat minim. Sedangkan pengoptimalan lahan RTH dapat dilakukan dengan cara pemilihan vegetasi pereduksi gas CO2.
Arahan Peningkatan Kualitas Lingkungan Kawasan Permukiman Kumuh Berat di Kelurahan Ciketingudik dan Sumurbatu Kota Bekasi Anindita Wilandari; Haryo Sulistyarso
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.57 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25189

Abstract

Salah satu wilayah permukiman kumuh berat di Kota Bekasi terletak di sekitar TPST (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu) Bantargebang yang termasuk ke dalam wilayah administrasi Kelurahan Ciketingudik dan Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang. Kekumuhan yang ada dapat dilihat dari kualitas lingkungan yang menurun serta ketersediaan infrastruktur yang tidak memadai. Berdasarkan isu tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan arahan yang tepat untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman kumuh di wilayah tersebut. Terdapat tiga metode yang digunakan yaitu (1) Delphi, untuk menganalisis variabel penyebab kumuh, (2) AHP (Analytical Hierarchy Process), untuk menentukan prioritas peningkatan kualitas variabel penyebab kumuh, dan (3) Deskriptif kualitatif, untuk menentukan arahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jaringan air bersih merupakan prioritas tertinggi dalam peningkatan kualitas lingkungan dengan arahan sebagai berikut : (a) Penutupan sumur bor yang tercemar di RW 01 Sumurbatu RT 01 – 07. Penutupan dapat dilakukan dengan cor semen, (b) Revitalisasi sumur artesis yang telah tidak berfungsi di RT 01/03 dan 02/04 Sumurbatu, dan (c) Pengadaan HIPPAM di RW 04 Ciketingudik, RW 01, 03 (RT 02 dan 05), 04 Sumurbatu
Arahan Penataan Kawasan Permukiman Kumuh di Kelurahan Kuin Utara Kota Banjarmasin sebagai Upaya Pembentukan Identitas Kawasan Muhammad Ahrishar; Haryo Sulistyarso
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.742 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.36424

Abstract

Fenomena kumuh yang terdapat di Kelurahan Kuin Utara sesuai dengan adanya penetapan SK Walikota Banjarmasin No. 460 Tahun 2015 menjadikan kawasan yang merupakan cikal bakal pertumbuhan Kota Banjarmasin ini mulai kehilangan jati dirinya. Hal ini cukup memprihatinkan mengingat Kampung Kuin merupakan kawasan tradisional yang masih terdapat bentuk kehidupan budaya sungai yang masih dijalankan oleh masyarakat setempat. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka pada kawasan permukiman di Kelurahan Kuin Utara yang umumnya didominasi oleh permukiman tepi sungai perlu diketahui faktor apa saja yang menjadi penyebab kumuh ditinjau dari karakteristik ruang kawasan permukimannya dalam permasalahan pudarnya estetika kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan penataan kawasan permukiman kumuh di Kelurahan Kuin Utara sebagaimana berupaya memberikan karakter khusus terhadap potensi yang dimiliki kawasan ini sehingga akan membentuk kawasan yang beridentitas. Adapun beberapa tahapan analisa yang dilakukan yaitu penentuan faktor yang berpengaruh dalam permasalahan permukiman kumuh serta faktor yang dapat membentuk citra kawasan melalui analisis Delphi, kemudian identifikasi dan analisis kondisi eksisting untuk mengetahui permasalahan dan potensi yang dimiliki kawasan, dan merumuskan arahan penataan secara deksriptif kualitatif. Dari hasil analisa, terdapat empat faktor yang mempengaruhi permasalahan permukiman kumuh dan pembentukan citra kawasan. Arahan penataan kawasan yang telah dirumuskan secara umum meliputi perbaikan dan peremajaan fisik bangunan yang berorientasi terhadap sungai, peningkatan kualitas lingkungan permukiman tepi sungai, dan pengembangan sarana prasarana kawasan yang dapat menunjang perkembangan kawasan sebagai kampung wisata.