Muhammad Ahrishar
Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Arahan Penataan Kawasan Permukiman Kumuh di Kelurahan Kuin Utara Kota Banjarmasin sebagai Upaya Pembentukan Identitas Kawasan Muhammad Ahrishar; Haryo Sulistyarso
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.742 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.36424

Abstract

Fenomena kumuh yang terdapat di Kelurahan Kuin Utara sesuai dengan adanya penetapan SK Walikota Banjarmasin No. 460 Tahun 2015 menjadikan kawasan yang merupakan cikal bakal pertumbuhan Kota Banjarmasin ini mulai kehilangan jati dirinya. Hal ini cukup memprihatinkan mengingat Kampung Kuin merupakan kawasan tradisional yang masih terdapat bentuk kehidupan budaya sungai yang masih dijalankan oleh masyarakat setempat. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka pada kawasan permukiman di Kelurahan Kuin Utara yang umumnya didominasi oleh permukiman tepi sungai perlu diketahui faktor apa saja yang menjadi penyebab kumuh ditinjau dari karakteristik ruang kawasan permukimannya dalam permasalahan pudarnya estetika kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan penataan kawasan permukiman kumuh di Kelurahan Kuin Utara sebagaimana berupaya memberikan karakter khusus terhadap potensi yang dimiliki kawasan ini sehingga akan membentuk kawasan yang beridentitas. Adapun beberapa tahapan analisa yang dilakukan yaitu penentuan faktor yang berpengaruh dalam permasalahan permukiman kumuh serta faktor yang dapat membentuk citra kawasan melalui analisis Delphi, kemudian identifikasi dan analisis kondisi eksisting untuk mengetahui permasalahan dan potensi yang dimiliki kawasan, dan merumuskan arahan penataan secara deksriptif kualitatif. Dari hasil analisa, terdapat empat faktor yang mempengaruhi permasalahan permukiman kumuh dan pembentukan citra kawasan. Arahan penataan kawasan yang telah dirumuskan secara umum meliputi perbaikan dan peremajaan fisik bangunan yang berorientasi terhadap sungai, peningkatan kualitas lingkungan permukiman tepi sungai, dan pengembangan sarana prasarana kawasan yang dapat menunjang perkembangan kawasan sebagai kampung wisata.