Rivan Aji Wahyu Dyan Syafitri
Departemen Perencanaan Wilayah Dan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemodelan Pertumbuhan Lahan Terbangun Sebagai Upaya Prediksi Perubahan Lahan Pertanian di Kabupaten Karanganyar Rivan Aji Wahyu Dyan Syafitri; Cahyono Susetyo
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1539.713 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.36453

Abstract

Perubahan lahan pertanian telah menjadi fenomena akan dampak dari perkembangan penduduk. Di Kabupaten Karanganyar hingga tahun 2016 pertumbuhan penduduk mencapai 0,9% per tahun. Secara fisik konversi lahan pertanian yang terjadi dipengaruhi olah adanya perkembangan industri dan permukiman, dilalui jalan nasional dan dampak sprawl dari Kota Surakarta. Hal tersebut mengakibatkan tingginya perkembangan lahan terbangun sementara luas lahan yang tersedia relatif tetap. Menimbangan dari perubahan lahan yang terus berkembang maka diperlukan pemodelan spasial perubahan lahan berbasis prediksi guna meminimalisir dampak pada masa yang akan datang. Sehingga dalam penelitian ini akan membahas pemodelan pertumbuhan lahan terbangun sebagai upaya prediksi perubahan lahan pertanian di Kabupaten Karanganyar. Melalui teknik AHP (Analytical Hierarchy Process) dapat diketahui variabel yang berpengaruh terhadap alih fungsi lahan pertanian. Kemudian ditransformasi melalui simulasi dengan pendekatan Cellular Automata dapat diketahui prediksi perubahan lahan pertanian. Hasil penelitian menunjukkan prediksi perubahan lahan pertanian di Kabupaten Karanganyar hingga tahun 2038 seluas 2369.69 Ha, dengan pola pertumbuhan lahan terbangun yang cenderung pada kawasan perkotaan Kabupaten Karanganyar.
The Impact of Urban Configuration to the Urban Heat Island in East Surabaya Rivan Aji Wahyu Dyan Syafitri; Adjie Pamungkas; Eko Budi Santoso
IPTEK Journal of Proceedings Series No 6 (2020): 6th International Seminar on Science and Technology 2020 (ISST 2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23546026.y2020i6.11145

Abstract

Climate change that occurs due to urbanization has implications for increased intraurban heating, or usually called urban heat island (UHI). East Surabaya has the most potential to experience increased surface temperature. The urban area has different configuration characteristics and became the most fundamental impact of the phenomenon. However, East Surabaya in climate resilience response has not emphasized adaptation based on urban configuration spatially. While changing the shape of the urban that has been built is most difficult to restore and requires expensive costs. The purpose of this study is to find what’s characteristics urban configuration caused UHI significantly. So, it can be a reference to an adaptation to minimize UHI intensity from the best type of urban configuration. This study uses a positivist paradigm. Remote sensing using LiDAR and Landsat imagery became the main source of this research. With geographic information system (GIS), UHI in the urban and suburban areas of East Surabaya has a temperature difference of around 1,590C. Characteristics of urban configuration are in classifications 2 to 7. Classification 2 is the central area of activity, while classification 7 is a sub-urban area. Urban Configuration have an impact to the UHI intensity. Classification 3 has the biggest effect on UHI.