Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGARUH FINANCIAL STABILITY, NATURE OF INDUSTRY, RATONALIZATION, DAN CHANGE IN DIRECTOR TERHADAP FINANCIAL STATEMENT FRAUD Marliani, Nenda; Marliani, Nenda
Syntax Idea Vol 1 No 2 (2019): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk menambah pengetahauan mengenai pengaruh financial stability, nature of industry, ratonalization, dan change in director terhadap financial statement fraud. Penelitian ini dilakukan di perusahaan sub sektor logam dan sejenisnya yang tercantum pada BEI (Bursa Efek Indonesia)tahun 2013-2017. Populasi dari penelitian ini sekitar 16 perusahaan. Dengan digunakannya purposive sampling diperoleh jumlah sampel sebanyak 13 perusahaan. Metode deskriptif dan asosiatif adalah metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini. Sumber data diperoleh dari sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) secara simultan financial stability, nature of industry, ratonalization, dan change in director berdampak serius terhadap financial statement fraud, (2) secara parsial financial stability dan nature ofindustry berdampak positif dan bermakna untuk financial statement fraud, (3) secara parsial rationalization dan change in director berpengaruh tidak berarti untuk financial statement fraud.
PENGARUH FINANCIAL STABILITY, NATURE OF INDUSTRY, RATONALIZATION, DAN CHANGE IN DIRECTOR TERHADAP FINANCIAL STATEMENT FRAUD Marliani, Nenda; Marliani, Nenda
Syntax Idea Vol 1 No 2 (2019): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk menambah pengetahauan mengenai pengaruh financial stability, nature of industry, ratonalization, dan change in director terhadap financial statement fraud. Penelitian ini dilakukan di perusahaan sub sektor logam dan sejenisnya yang tercantum pada BEI (Bursa Efek Indonesia)tahun 2013-2017. Populasi dari penelitian ini sekitar 16 perusahaan. Dengan digunakannya purposive sampling diperoleh jumlah sampel sebanyak 13 perusahaan. Metode deskriptif dan asosiatif adalah metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini. Sumber data diperoleh dari sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) secara simultan financial stability, nature of industry, ratonalization, dan change in director berdampak serius terhadap financial statement fraud, (2) secara parsial financial stability dan nature ofindustry berdampak positif dan bermakna untuk financial statement fraud, (3) secara parsial rationalization dan change in director berpengaruh tidak berarti untuk financial statement fraud.
Pengaruh Financial Stability, Nature of Industry, Rationalization, dan Change in Director terhadap Financial Statement Fraud Marliani, Nenda; Suharman, Harry; Fitriana, Fitriana
Syntax Idea Vol 2 No 1 (2020): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-idea.v2i1.123

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan, menguji hubungan dan mengetahui seberapa besar pengaruh financial stability, nature of industry, rationalization dan change in director terhadap financial statement fraud. Latar belakang dilakukannya penelitian ini karena financial statement fraud merupakan fraud yang paling sedikit terjadi namun kerugian yang diakibatkan cukup besar, banyak kasus financial statement fraud yang terjadi dalam dunia bisnis, serta adanya inkonsistensi hasil penelitian terdahulu. Sampel pada penelitian adalah 119 perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif. Metode analisis data menggunakan analisis regresi data panel dengan mengggunakan software eviews 9. Hasil penelitian membuktikan bahwa: (1) rata-rata perusahaan yang menjadi sampel merupakan perusahaan yang memiliki rasio perubahan asset 0,08, rasio perubahan piutang 0,002, rasio total akrual terhadap total asset -0,02, rata-rata tidak melakukan pergantian direksi, dan memiliki nilai f score 0,21, (2) semakin tinggi financial stability, nature of industry, rationalization dan change in director maka semakin tinggi financial statement fraud, (3) Besarnya pengaruh secara bersama adalah 38,0694%, (4) semakin tinggi financial stability maka semakin tinggi financial statement fraud, (5) Besarnya pengaruh 8,25%, (6) semakin tinggi nature of industry maka semakin tinggi financial statement fraud, (7) Besarnya pengaruh 1,23%, (8) semakin tinggi rationalization maka semakin tinggi financial statement fraud, (9) Besarnya pengaruh 4,95%, (10) adanya change in director ataupun tidak maka tidak akan berpengaruh terhadap financial statement fraud, (10) Tidak terdapat pengaruh yang berarti, karena pengaruhnya sangat kecil yaitu 0,07392%, sehingga dapat dikatakan tidak berpengaruh.
PENGARUH FINANCIAL STABILITY, NATURE OF INDUSTRY, RATONALIZATION, DAN CHANGE IN DIRECTOR TERHADAP FINANCIAL STATEMENT FRAUD Nenda Marliani
Syntax Idea Vol 1 No 2 (2019): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v1i2.17

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk menambah pengetahauan mengenai pengaruh financial stability, nature of industry, ratonalization, dan change in director terhadap financial statement fraud. Penelitian ini dilakukan di perusahaan sub sektor logam dan sejenisnya yang tercantum pada BEI (Bursa Efek Indonesia)tahun 2013-2017. Populasi dari penelitian ini sekitar 16 perusahaan. Dengan digunakannya purposive sampling diperoleh jumlah sampel sebanyak 13 perusahaan. Metode deskriptif dan asosiatif adalah metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini. Sumber data diperoleh dari sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) secara simultan financial stability, nature of industry, ratonalization, dan change in director berdampak serius terhadap financial statement fraud, (2) secara parsial financial stability dan nature ofindustry berdampak positif dan bermakna untuk financial statement fraud, (3) secara parsial rationalization dan change in director berpengaruh tidak berarti untuk financial statement fraud.
Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Bandung Tahun 2016-2020 Nenda Marliani
JSMA Vol 14 No 1 (2022): JSMA (Jurnal Sains Manajemen dan Akuntansi)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STAN IM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37151/jsma.v14i1.84

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Bandung berdasarkan hasil perhitungan rasio-rasio keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deksriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan realisasi anggaran. Teknik analisis data yang digunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata rasio kemandirian keuangan daerah berada pada kriteria rendah dengan pola hubungan konsultatif. Rata-rata rasio derajat desentralisasi berada pada kriteria kurang. Rata-rata rasio efektivitas PAD sudah sangat efektif. Rata-rata rasio efisiensi belanja sudah termasuk kategori efisien.
Pengaruh Financial Stability, Nature of Industry, Rationalization, dan Change in Director terhadap Financial Statement Fraud Nenda Marliani; Harry Suharman; Fitriana Fitriana
Syntax Idea Vol 2 No 1 (2020): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v2i1.123

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan, menguji hubungan dan mengetahui seberapa besar pengaruh financial stability, nature of industry, rationalization dan change in director terhadap financial statement fraud. Latar belakang dilakukannya penelitian ini karena financial statement fraud merupakan fraud yang paling sedikit terjadi namun kerugian yang diakibatkan cukup besar, banyak kasus financial statement fraud yang terjadi dalam dunia bisnis, serta adanya inkonsistensi hasil penelitian terdahulu. Sampel pada penelitian adalah 119 perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif. Metode analisis data menggunakan analisis regresi data panel dengan mengggunakan software eviews 9. Hasil penelitian membuktikan bahwa: (1) rata-rata perusahaan yang menjadi sampel merupakan perusahaan yang memiliki rasio perubahan asset 0,08, rasio perubahan piutang 0,002, rasio total akrual terhadap total asset -0,02, rata-rata tidak melakukan pergantian direksi, dan memiliki nilai f score 0,21, (2) semakin tinggi financial stability, nature of industry, rationalization dan change in director maka semakin tinggi financial statement fraud, (3) Besarnya pengaruh secara bersama adalah 38,0694%, (4) semakin tinggi financial stability maka semakin tinggi financial statement fraud, (5) Besarnya pengaruh 8,25%, (6) semakin tinggi nature of industry maka semakin tinggi financial statement fraud, (7) Besarnya pengaruh 1,23%, (8) semakin tinggi rationalization maka semakin tinggi financial statement fraud, (9) Besarnya pengaruh 4,95%, (10) adanya change in director ataupun tidak maka tidak akan berpengaruh terhadap financial statement fraud, (10) Tidak terdapat pengaruh yang berarti, karena pengaruhnya sangat kecil yaitu 0,07392%, sehingga dapat dikatakan tidak berpengaruh.
Analisis Laporan Keuangan untuk Menilai Kinerja Keuangan PT Astra International Tbk Tahun 2017-2021 Nenda Marliani; Ferdiansyah; Intan Pramesti Dewi; Ridwan Herdiansyah
JSMA Vol 15 No 1 (2023): JSMA (Jurnal Sains Manajemen dan Akuntansi)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STAN IM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37151/jsma.v15i1.114

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja keuangan PT Astra International Tbk Tahun 2017 sampai 2021 berdasarkan hasil perhitungan likuiditas, solvabilitas, profitabilitas dan aktivitas. Likuiditas dihitung dengan current ratio, solvabilitas dihitung dengan debt to equity ratio, profitabilitas dihitung dengan return on assets, aktivitas dihitung dengan total asset turnover. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan teknis analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata current ratio adalah 135%, nilainya berada dibawah standar industri yaitu 200%. Sehingga kondisi likuiditas perusahaan berdasarkan current ratio dapat dikatakan kurang baik. Rata-rata debt to equity ratio adalah 84%, nilanya berada dibawah standar industri yaitu 90%. Maka kondisi solvabilitas perusahaan berdasarkan debt to equity ratio dapat dikatakan baik. Rata-rata return on assets adalah 7%, nilanya berada dibawah standar industri yaitu 30%. Sehingga kondisi profitabilitas perusahaan berdasarkan return on assets dapat dikatakan kurang baik. Rata-rata total asset turnover adalah 0,6 kali, nilainya berada dibawah standar industri yaitu 2 kali. Maka kondisi aktivitas perusahaan berdasarkan total asset turnover dapat dikatakan kurang baik.
PREDIKSI KINERJA KEUANGAN PT ASTRA INTERNATIONAL TBK DENGAN REGRESI LINIER DAN EXPONENTIAL SMOOTHING Patah Herwanto; Nenda Marliani; Rosida Rosida
Jurnal Teknologi Informasi dan Elektronika (INFOTRONIK) Vol 8, No 1 (2023): Vol 8 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/infotronik.2023.8.1.2734

Abstract

Kinerja keuangan suatu perusahaan dapat diprediksi dengan menggunakan berbagai metode, salah satunya adalah regresi linear dan exponential smoothing. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kinerja keuangan PT Astra International Tbk dengan menggunakan metode regresi linear dan exponential smoothing, serta menggabungkan kedua metode tersebut untuk memperoleh prediksi yang lebih akurat. Data keuangan PT Astra International Tbk dari tahun 2012-2021 digunakan dalam penelitian ini. Hasil prediksi dengan regresi linear menunjukkan bahwa rasio current ratio memiliki MAPE paling rendah, sedangkan exponential smoothing menunjukkan bahwa rasio debt to equity ratio memiliki MAPE paling rendah. Dalam penggabungan kedua metode, MAPE terendah diperoleh pada prediksi total asset turnover. Dalam pembahasan, faktor-faktor yang memengaruhi kinerja keuangan PT Astra International Tbk dibahas untuk masing-masing rasio keuangan yang diprediksi. Kesimpulannya, penggabungan antara regresi linear dan exponential smoothing dapat meningkatkan akurasi prediksi kinerja keuangan, dan hasil prediksi dapat digunakan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan investasi.
Sistem Analisis Laporan Keuangan Dan Prediksi Kinerja Keuangan PT Astra International Tbk Dengan Model ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) Herwanto, Patah; Marliani, Nenda; Rosida, Rosida; Herdyansyah, Ridwan
Media Jurnal Informatika Vol 15, No 2 (2023): Media Jurnal Informatika
Publisher : Teknik Informatika Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/mji.v15i2.3755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis laporan keuangan dan prediksi kinerja keuangan PT Astra International Tbk dengan model ARIMA. Data yang digunakan adalah data keuangan PT Astra International Tbk dari tahun 2012 hingga 2021. Hasil prediksi menggunakan model ARIMA menunjukkan proyeksi Current Ratio (CR) sebesar 138,17, Debt to Equity Ratio (DER) sebesar 70,44, Return on Assets (ROA) sebesar 6,87%, dan Total Asset Turnover (TOA) sebesar 0,68. Evaluasi model prediksi dilakukan dengan menghitung nilai Mean Absolute Error (MAE), Root Mean Square Error (RMSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model ARIMA memberikan prediksi yang cukup akurat untuk rasio keuangan CR, DER, dan TOA, namun kurang akurat untuk rasio keuangan ROA. Dalam pengukuran tingkat kesalahan prediksi, nilai MAE dan RMSE untuk semua rasio keuangan memiliki nilai yang rendah, sedangkan nilai MAPE menunjukkan kesalahan prediksi yang rendah hingga sedang. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model ARIMA dapat digunakan sebagai alat bantu dalam melakukan prediksi kinerja keuangan perusahaan. Namun, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menggunakan model lain atau mengombinasikan beberapa model untuk meningkatkan akurasi prediksi kinerja keuangan perusahaan.