M. Fuad Hasan
Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudharto,SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang 50275, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SIMULASI ANTENA MIKROSTRIP BIDANG SEGIEMPAT TUNGGAL DENGAN SOFTWARE MATLAB Hasan, M. Fuad; Darjat, Darjat; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.46 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.805-809

Abstract

Abstrak Antena mikrostrip cukup pesat perkembangannya terutama dalam hal desain. Antena mikrostrip memiliki banyak kelebihan antara lain desain antena yang ringkas, praktis, ringan terutama pada komunikasi nirkabel, tetapi antena ini juga memiliki beberapa kekurangan, seperti gain yang rendah dan bandwidth yang sempit. Penelitian tentang bidang (patch) antena mikrostrip telah mengalami kemajuan pesat pada saat ini. Kebutuhan akan fungsi yang berbeda mengharuskan antena mikrostrip mempunyai karakteristik yang berda dalam hal frekuensi kerja, ukuran atau dimensi, efisiensi, gain,dan impedansi karakteristik. penelitian ini merancang suatu program simulasi yang akan digunakan untuk menganalisis pengaruh frekuensi kerja, bahan substrat, dan ketebalan substrat terhadap dimensi atau ukuran dan  karakteristik antena mikrostrip bentuk segiempat tunggal dengan beberapa varian yaitu varian 5 bahan substrat (Bakelite, FR4 Glass Epoxy, RO4003, Taconic TLC dan RT Duroid), varian level frekuensi (2,25 GHz, 2,3 GHz, 2,4GHz, dan 3,35 GHz), serta varian ketebalan substrat (3 mm, 1,575 mm, 0,787 mm, dan 0,508 mm) untuk jenis bahan substrat RT duroid.  Program dirancang dengan menggunakan software matlab. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, bahan RT duroid antena mikrostrip bentuk segiempat tunggal memiliki kinerja paling bagus karena menunjukkan efisiensi sebesar 0.93326 % dan gain sebesar 14.3904 dBi. Kata kunci : Antena Mikrostrip bidang segiempat, Frekuensi, Substrat.  Abstract Microstrip antena dependence rapid development, especially in terms of design. Microstrip antena has many advantages, such as compact antena design, practical, lightweight, especially in wireless communication, but it also has some shortcomings, such as low gain and narrow bandwidth. Research on patch microstrip antena has boomed this time. The different functions require specific microstrip antena characteristics in terms of operating frequency, size or dimensions, efficiency, gain, and impedance characteristics. This research is aimed to design a simulation program that will be used to analyze the influence of the working frequency, substrate material, and substrate thickness to the dimensions and characteristics of a single rectangular shape microstrip antena with multiple variants, 5 different substrate materials (Bakelite, FR4 Epoxy Glass, RO4003, Taconic TLCand RT Duroid), various frequencies (2.25 GHz, 2.3GHz, 2,4GHz, and 3.35GHz), as well as variants of the substrate thicknesses (3 mm, 1.575mm, 0.787mm, and 0.508mm) to RT Duroid types of substrate materials. Based on the results of tests RT Duroid based single rectangular shape microstrip antena has the best performance because it indicates an efficiency of 0.93326% and a gain of 14.3904 dBi. Keywords: Microstrip Patch Antenas, Frequency, Substrat.
Pengaruh Sistem Informasi Manajemen Dan Kualitas Pelayanan Administrasi Sekolah Terhadap Kepuasan Orang Tua Peserta Didik SMP Islam Plus Hidayatut Thullab Hasan, M. Fuad; Arisyahidin, Arisyahidin
Otonomi Vol 24 No 1 (2024): Otonomi
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/otonomi.v24i1.5262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh system informasi manajemen dan kualitaspelayanan administrasi sekolah terhadap kepuasan orang tua wali murid SMP Islam Plus HidayatutThullab Semen Kediri. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan data dalampenelitian ini berbentuk primer yatu data yang didapatkan dari sumber pertama atau secaralangsung dari sekolah untuk dijadikan bahan penelitian. Teknik pengumpulan data pada penelitianini menggunakan kuesioner, Populasi dari penelitian ini adalah orang tua wali murid kelas 9 denganjumlah total 174 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan oleh peneliti adalah AccidentalSampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa system informasi manajemen dan kualitaspelayanan administrasi sekolah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan orang tuawali murid SMP Islam Plus Hidayatut Thullab Semen kediri
Jenis dan Model Evaluasi Pendidikan di Lingkungan Pesantren Arrosyad, Fahmi Hasbi; Hasan, M. Fuad
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 2 (2025): Transformasi Pemikiran Islam di Era Digital
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic  boarding  schools  (pesantren)  are  the  oldest  Islamic  educational institutions in Indonesia, facing major challenges in balancing tradition with the demands  of  modernity.  The  typological  diversity  of  pesantren—ranging  from purely  Salafiyah,  modern  (Khalafiyah),  to  integrated  pesantren—creates variations in curriculum management and evaluation systems. This study aims to analyze  the  types  and  models  of  educational  evaluation  in  pesantren  through  a qualitative  literature  review  approach.  The  findings  reveal  that  Salafiyahpesantren  emphasize  authentic  and  qualitative  evaluation  based  on  mastery  of classical  Islamic  texts  (kitab  kuning)  and  students’  moral  development,  while modern  pesantren  adopt  formal  evaluations  in  accordance  with  government standards. Integrated pesantren, meanwhile, apply a dual evaluation system that balances  formal  academic  achievement  with  the  depth  of  religious  knowledge. These findings highlight that integrating traditional and formal evaluation models is crucial to ensuring educational accountability while preserving the authenticity of pesantren.