Lusila Parida
STKIP Persada Khatulistiwa

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN MATEMATIKA Andri M.Pd; Natalia Rini; Lusila Parida
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2021): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v3i1.1129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran matematika di kelas IV SDN 2 Nobal Tahun Pelajaran 2020/2021. Bentuk penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 2 Nobal yang berjumlah 16 orang. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu soal tes, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan, hasil belajar siswa pada pelajaran matematika di kelas iV SDN 2 Nobal tergolong rendah. Maka dari itu, faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran matematika yaitu dipengaruhi oleh kemampuan matematis seperti, kemampuan pemecahan masalah matematis, kemampuan komunikasi matematis, kemampuan koneksi matematis, kemampuan representasi matematis.
Analisis Motivasi Belajar Siswa pada Masa Pandemi Covid-19 di Kelas IV SDN 17 SP.2 C Paoh Nurul Qariah; dwi cahyadi Wibowo; Lusila Parida
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1002.161 KB) | DOI: 10.57251/ped.v1i2.139

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu bidang yang berimbas pandemi covid-19. Pendidikan yang selama ini dilakukan secara tatap muka mau tidak mau harus dilakukan secara tidak langsung yang dikenal dengan istilah daring. Hal ini menyebabkan guru, murid, dan orang tua harus menyesuaikan diri dengan pola pembelajaran ini. Bagi sebagian guru yang tidak mahir dalam penggunaan teknologi akan merasa terkejut dan harus segera beradaptasi, demikian juga murid dan orang tua. Orang tua menjadi guru dirumah yang mengawasi pembelajaran anaknya, sedangkan guru sebagai penyampai materi pembelajaran. Sehingga mempengaruhi motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kegiatan pembelajaran pada masa pandemi (2) motivasi belajar siswa pada masa pandemi (3) upaya guru untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dikelas IV SDN 17 SP.2 C Paoh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Instrument penelitian berupa angket dan wawancara guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran pada masa pandemi covid-19 yaitu dengan menerapkan pembelajaran tatap muka, pembelajaran daring dan penugasan. Motivasi belajar siswa pada masa pandemi covid-19 termasuk kedalam kategori cukup baik dengan persentase 57,14%. Upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu dengan memberikan reward atau penghargaan lewat lisan dan nilai, memberikan tugas kelompok, menerapkan pembelajaran tatap muka, pembelajaran daring dan pemberian tugas.
PENGARUH SELF REGULATION DAN DESIGN THINKING MINDSET TERHADAP LEADERSHIP MINDSET GURU SEKOLAH DASAR Clara Ika Sari Budhayanti; Ivan Stevanus; Lusila Parida
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 17, No 1 (2026): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v17i1.6240

Abstract

ABSTRAKGuru berperan sebagai pemimpin pembelajaran yang memerlukan regulasi diri dan pola pikir desain dalam menghadapi tantangan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh regulasi diri dan pola pikir desain terhadap pola pikir kepemimpinan guru. Metode kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda digunakan pada 37 guru tiga sekolah dasar Yayasan Strada yang dipilih secara jenuh. Instrumen meliputi kuesioner regulasi diri, pola pikir desain, dan pola pikir kepemimpinan guru. Hasil menunjukkan regulasi diri tinggi (107,14), pola pikir desain sedang (121,41), dan pola pikir kepemimpinan tinggi (82,73). Regulasi diri dan pola pikir desain berpengaruh signifikan terhadap pola pikir kepemimpinan guru dengan kontribusi 59,4%. Sekolah perlu mengembangkan program penguatan regulasi diri dan pola pikir desain untuk meningkatkan kepemimpinan guru.Kata Kunci: Self-Regulation, Design Thinking Mindset, Teacher Leadership MindsetABSTRACTTeachers serve as instructional leaders who require self-regulation and a design thinking mindset to address educational challenges. This study aims to analyze the influence of self-regulation and design thinking mindset on teachers' leadership mindset. A quantitative method employing multiple linear regression analysis was conducted on 37 teachers from three elementary schools under the Yayasan Strada, selected through saturated sampling. The instruments included questionnaires on self-regulation, design thinking mindset, and teacher leadership mindset. The findings revealed that teachers demonstrated high self-regulation (mean = 107.14), moderate design thinking mindset (mean = 121.41), and high teacher leadership mindset (mean = 82.73). Self-regulation and design thinking mindset significantly influenced teacher leadership mindset, contributing 59.4% to its variance. Schools should develop professional programs that strengthen self-regulation and design thinking mindset to enhance teacher leadership capacity.Keywords: Self-Regulation, Design Thinking Mindset, Teacher Leadership Mindset