Multazam Akbar Junaedi
Departemen Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesetaraan Program Arsitektur berdasarkan Aktivitas Manusia Multazam Akbar Junaedi; Defry Agatha Ardianta
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.742 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.33869

Abstract

Arsitektur dalam sebuah sistem fungsi sosial seharusnya memikirkan setiap irisan dari segala sistem yang ada dalam lingkungan. Sehingga seharusnya dalam ilmu arsitektur tidak ada hierarki desain dalam rancangan bangunan arsitektur. Dengan pembacaan tersebut permasalahan yang diangkat adalah diferensial lingkungan sosial dalam aspek fisik dan non-fisik pada koridor Tunjungan, Surabaya. Pendekatan Arsitektur dan Perilaku Manusia, menjadi kacamata analisa masalah pada konteks lingkungan dan sosial. Variabel waktu dan kepemilikan ruang di definisikan sebagai acuan dalam menentukan program yang akan dirancang. Sehingga pergerakan penduduk dan non-penduduk Tunjungan dirasa cukup mewakili masalah fisik maupun non-fisik pada konteks, yang kemudian digunakan sebagai dasar olahan formal dan teknis pada rancangan arsitektur. Konsep Equality and No-Segmentation menjadi konsep besar yang digunakan dalam rancangan arsitektur. Memberikan kesetaraan pada subjek penduduk dan non-penduduk Tunjungan dalam kepemilikan ruang di konteks rancang. Sehingga tidak ada lagi kesenjangan desain dalam program arsitektur antara manusia, yaitu penduduk dan non-penduduk di Koridor Tunjungan, Surabaya.
Luigi Moretti sebagai Pionir Arsitektur Parametrik Junaedi, Multazam Akbar; Susanto, Angeline; Akbar, Fikri Sulaiman Kurnia
ATRIUM: Jurnal Arsitektur Vol. 10 No. 3 (2024): ATRIUM: Jurnal Arsitektur
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/atrium.v10i3.267

Abstract

Title: Luigi Moretti, The Pioneer of Parametric Architecture Parametric Architecture is a movement with new values that has evolved into a stylistic architectural choice. According to several experts, parametric architecture is a design method that uses generative computation with parameters as controls. Luigi Walter Moretti was the first Italian architect to conceptualize Parametric Architecture. This paper aims to provide new insights into Luigi Moretti's thoughts, which form the foundation and initial means for developing parametric architecture. Moretti's parametric thinking can be examined through a literature review of his published ideas. One of Moretti's significant contributions to Parametric Architecture is his article published in Moebius, which outlines eight formulas for defining Parametric Architecture. Additionally, it can be studied through case studies of key architectural works by Moretti, including Casa Il Girasole in Rome, Stadio Secondo le Curve di Equiappettibillita Visiva, and the Watergate Complex. These key works illustrate how Moretti used parametric as a design method, involving multiple parameters as design controls. By studying Luigi Moretti's ideas and his parameter-based design method, this paper aims to provide new insights into the origins of Parametric Architecture's development.