Akira Nuril Shafira
Departemen Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Narasi ‘Blindness’ pada Perancangan Pusat ‘Edutainment’ Berbasis Multisensori Akira Nuril Shafira; Arina Hayati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.61505

Abstract

Blindness atau ketunanetraan merupakan salah satu bentuk disabilitas fisik yang hingga saat ini masih cenderung dipandang negatif, terutama di lingkungan masyarakat. Pemahaman negatif ini timbul karena masyarakat pada umumnya memiliki pola pikir, mendefinisikan, serta memperlakukan penyandang disabilitas berdasarkan konsep normalitas yang berimplikasi pada sikap ableisme terhadap penyandang tunanetra yang memiliki keterbatasan penglihatan. Oleh karena itu, penyandang tunanetra harus menghadapi berbagai macam bentuk hambatan ketika berada di lingkungan dan bangunan. Arsitektur dan lingkungan terbangun yang mewadahi aktivitas pengguna seringkali dirancang dengan elemen visual sebagai fokus utamanya, sehingga menimbulkan terjadinya sebuah fenomena yang disebut bias visual pada arsitektur atau ocularcentrism. Paper ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman ‘blindness’ secara narasi di lingkungan binaan doteralam dalam konsep perancangan bangunan edukasi dan entertainment (Edutainment). Konsep perancangan bangunan ‘Edutainment’ adalah memberikan peluang pengguna mengalami arsitektur berbasis multisensory untuk berbagai aktivitas, antara lain belajar, bermain, serta bersosialisasi. Disamping itu, pengguna dapat memaknai ruang arsitektur dengan mengunakan semua indera selain indera penglihatan.