Bagus widhi Dharma
Universitas Mahasaraswati Denpasar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PANJANG ELEKTRODA, RESISTIVITAS TANAH DAN FREKUENSI ARUS PETIR TERHADAP IMPEDANSI PENTANAHAN ELEKTRODA BATANG NI Made Seniari; Bagus widhi Dharma
DIELEKTRIKA Vol 8 No 1 (2021): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v8i1.264

Abstract

Dalam system proteksi petir eksternal, fungsi elektroda pentanahan (grounding) dalam mengalirkan arus petir ke tanah adalah hal yang penting. Untuk dapat mengalirkan arus petir ke tanah dengan cepat di perlukan impedansi pentanahan yang kecil. Untuk itu dilakukan simulasi, sejauh mana panjang elektroda, resistivitas tanah dan frekuensi arus petir berpengaruh terhadap impedansi pentanahan. Perhitungan ipedansi pentanahan secara matematis sesuai teori rangkaian listrik, dan di olah menggunakan soft wear Octave on line. Hasil menunjukkan bahwa semakin panjang elektroda, impedansi pentanahan semakin kecil. Penurunan impedansi pentanahan rata-rata setiap penambahan panjang 0,5m adalah 18,65 % dan 37,23 %, pada resistivitas tanah (ρ) = 50 Ω/m dan 100 Ω/m. Penurunan nilai impedansi ini adalah penurunan nilai impedansi pentanahan pada panjang elektroda sebelumnya. Semakin tinggi resistivitas tanah, impedansi pentanahan semakin besar. Frekuensi arus petir tidak terpengaruh pada impedansi pentanahan. Kajian ini dapat digunakan sebagai perencanaan untuk pemilihan panjang elektroda, untuk mendapatkan nilai impednsi pentanahan yang ditargetkan