Sri Puji Hastuti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

WASTE MANAGEMENT PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG SEBAGAI BAGIAN DARI UPAYA PERWUJUDAN GREEN CONSTRUCTION (STUDI KASUS : PEMBANGUNAN GEDUNG–GEDUNG DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA) Hastuti, Sri Puji; Habsya, Chundakus; Lilo, Taufik
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 6 (2015): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.28 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) apa saja jenis limbah konstruksi yang dihasilkan proyek-proyek pembangunan gedung di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), (2) apa saja penyebab munculnya limbah-limbah konstruksi pada proyek-proyek pembangunan gedung di UNS, (3) apa saja dampak limbah konstruksi pada proyek-proyek pembangunan gedung di UNS, (4) apa saja upaya pengelolaan limbah yang dilakukan pihak-pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan gedung di UNS untuk mewujudkan green construction dan (5) seberapa efektif waste management yang dilakukan untuk mewujudkan green construction. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian pada proyek pembangunan Tempat Ibadah UNS Kentingan, gedung PTK UNS Pabelan, gedung Pascasarjana dan gedung Pusdiklat antara lain: (1) Jenis limbah konstruksi yang ditemukan pada keempat proyek sebagian besar di dominasi limbah padat. Sedangkan limbah cair dan gas relatif sedikit atau hampir tidak ada. (2) Penyebab munculnya limbah konstruksi pada keempat proyek diantaranya berasal dari perencanaan, pengadaan, penanganan, pelaksanaan dan residual. Residual menjadi penyebab yang paling banyak menghasilkan limbah konstruksi karena munculnya sisa-sisa penggunaan material konstruksi sulit untuk dihindari. (3) Dampak limbah konstruksi pada keempat proyek diantaranya mengotori lingkungan proyek, menyebabkan kebisingan, mencemari tanah, menurunkan kualitas air tanah serta mengganggu kesehatan manusia. (4) Upaya pengelolaan limbah konstruksi yang dilakukan keempat kontraktor proyek tersebut adalah menjual limbah konstruksi, menggunakan untuk urugan, memberikan kepada warga sekitar atau tukang dan mengalirkan limbah cair tidak beracun (non-B3) berupa genangan air semen ke drainase sekitar  proyek. Sedangkan  konsultan manajemen  konstruksi dan  konsultan  perencana  mengatakan bahwa yang lebih banyak berperan dalam upaya pengelolaan limbah adalah kontraktor. (5) Penilaian Waste Management Performance Evaluation Tool (WMPET) menunjukkan bahwa manajemen limbah konstruksi keempat proyek tersebut tidak efektif untuk mengurangi limbah konstruksi maupun meningkatkan kegiatan daur ulang  limbah  konstruksi.  Nilai  keefektifan  yang  didapat  sebesar  442,8  dari  1000  atau  44,28%.  Waste management yang dilakukan oleh pihak-pihak yang menangani proyek pembangunan gedung di UNS, terutama kontraktor, belum memenuhi kriteria green construction.Kata Kunci: waste management, limbah konstruksi, Sebelas Maret, green construction.
Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Melalui Literasi Keuangan di SD Negeri Tanak Embang Hastuti, Sri Puji; Fitriani, Mohamad Iwan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i3.2423

Abstract

Pendidikan dalam oprasionalnya tidak dapat dilepaskan dari masalah dana. Khususnya keuangan sekolah. Kepala sekolah dan bendahara sebagai perencana anggaran sekolah harus memahami manajemen keuangan sekolah, terutama dalam perencanaan, penggunaan dan pemanfaatan semua kebutuhan sekolah. Semakin baik kemampuan literasi keuangan pengelola keuangan maka semakin baik pula pengelolaan keuangan yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk optimalisasi pengelolaan keuangan pada lembaga pendidikan melalui literasi keuangan yang dilakukan oleh kepala sekolah dan bendahara selaku pengelola keuangan sekolah SD Negeri Tanak Embang.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mode studi kasus dimana pengambilan data dilakukan melalui observasi dan wawancara maupun dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi, wawancara dan dokumentasi hasilnya mengungkap bahwa pengelolaan keuangan SD Negeri Tanak Embang sudah baik dan sesuai dengan prinsip pengelolaan keuangan serta sesuai dengan juklak dan juknis Dana BOS. Dalam pengelolaan keuangan, kepala sekolah dan bendahara melibatkan banyak pihak termasuk guru dan komite sekolah.  Program-program sekolah berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi siswa dan guru khususnya dan kemajuan sekolah pada umumnya. Pengelolaan keuangan sekolah yang dimulai dari perencanaan, penggunaan atau realisasi, dan pertanggungjawaban atau pelaporan harus dilakukan sesuai dengan prinsip pengelolaan keuangan. Pengelolaan keuangan yang baik tentunya tidak mudah dan didapat dari peningkatan kompetensi melalui literasi keuangan. Literasi keuangan yang dilakukan oleh kepala sekolah dan bendahara SD Negeri Tanak Embang dilakukan melalui aktif berkonsultasi dengan pihak Dinas Pendidikan Daerah, membaca buku manajemen keuangan, googling dan menonton youtube.